Sinar Harapan.

Disertasi Fadel Muhammad.

"Daerah harus berani mengambil sikap berlainan dengan pusat demi
kepentingan rakyat"

Yogyakarta - Ternyata faktor lingkungan makro atau
pemerintah pusat tak berpengaruh terhadap manajemen maupun kinerja
daerah Gorontalo, padahal pusat membuat undang-undang ataupun
peraturan pemerintah sehingga ada orang yang berpendapat Gorontalo
adalah negara sendiri.
Hal inilah yang terungkap dalam disertasi Fadel Muhammad
berjudul "Signifikansi Peran Kapasitas Manajemen Kewirausahaan
terhadap Kinerja Pemerintah Daerah" dengan promotor Prof Dr Miftah
Thoha, Prof Dr Mardiasmo. Fadel dinyatakan lulus dan berhak
menyandang gelar doktor dengan predikat cum laude.
Disertasi yang dipertahankan dalam ujian terbuka dan
berlangsung di Gedung Pascasarjana UGM, Sabtu (27/10), itu juga
dihadiri ratusan undangan. Tampak hadir Sutiyoso, Akbar Tandjung,
Muladi, Ginanjar Kartasasmita. "Berdasarkan ini, saya mengambil
kesimpulan, pemerintah daerah di era otonomi ini harus berani bikin
inovasi, bikin terobosan," kata Fadel yang Gubernur Gorontalo itu.
Fadel lantas memberi contoh konkret. Sebagai gubernur,
dirinya ingin mengembangkan pelabuhan di Gorontalo untuk mengekspor
jagung. Namun keinginan ini ditolak oleh pusat dengan alasan kalau
punya pelabuhan dan daerah tersebut tak punya pendapatan, pusat tak
akan memberi uang. Argumen pusat ini tak bisa dimengerti.
Meski demikian, Fadel justru berpikiran lain dan tak mau
ambil pusing. Dengan kewenangannya yang penuh dan mendapat
persetujuan DPRD, Fadel lantas mengalokasikan dana dari APBD untuk
membangun pelabuhan. Nyatanya, setelah pelabuhan ada, perekonomian
Gorontalo justru maju. Demikian pula pengembangan pelabuhan udara
yang oleh pusat diminta untuk dilebarkan, namun Fadel justru
memperpanjang landasan.
Contoh lain adalah kasus ekspor sapi. Gara-gara
Gorontalo mengekspor sapi ke Malaysia, Fadel mendapat surat teguran
dari Menteri Perdagangan yang diterima pada 20 Oktober lalu. Hal
yang sama juga terjadi ketika mengekspor jagung ke Filipina
sementara Jakarta masih mengimpor jagung. "Ini kan mereka (pusat-
red) berpikir sangat sentralistik. Dia tak punya hak marah kepada
saya. Dia hanya punya hak untuk terima urusan saja," kata Fadel.
Ia menjelaskan mengirim sapi ke Jakarta butuh empat
hari, sementara ke Filipina hanya delapan jam. Demikian pula soal
harga, menjual ke Filipina bisa lima kali lipat. "Jadi sebetulnya
bukan negara sendiri, tapi kita, daerah, harus berani mengambil
sikap berlainan dengan pusat demi kepentingan rakyat. Selama tidak
berani, maka daerah tak akan maju," katanya. Dengan kata lain, dalam
bahasa manajemen, Fadel ingin mengatakan perlunya daerah melakukan
inovasi dan terobosan supaya maju.
Pada bagian lain, ketika berbicara dengan wartawan,
Fadel mengungkapkan majunya Gorontalo juga tak lepas dari perubahan
mindset (cara berpikir) para birokrat; dari pola pikir birokratik
menjadi pola pikir enterpreuner.
"Dan untuk mengubah ini diperlukan biaya sekitar Rp 6
miliar. Selama ini, budaya di birokratik itu nggak ada. Yang ada
adalah loyal. Karena itu saya ubah, mereka harus inovatif, bekerja
teamwork dan untuk kesejahteraan rakyat serta harus bekerja agar
rakyat percaya pada mereka dan bekerja lebih cepat lagi," kata
Fadel.

Insentif untuk Karyawan
Dalam mengubah mindset itu, dirinya mengumpulkan
bawahannya dan memasukkan beberapa belalang ke dalam toples yang ada
di depannya. Beberapa belalang meloncat keluar dari toples. Dan itu
dilakukan beberapa kali, sehingga semua belalang (yang jumlahnya
sekitar 40 ekor) itu terbang semua, keluar dari toples.
Fadel pada kesempatan itu juga berharap agar pemerintah
berjiwa enterpreuner jika mau maju. Dan soal ini, Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono pun sadar. Tak hanya itu yang dilakukan Fadel
dalam menggairahkan kinerja para karyawannya. Ia memberikan insentif
karena gaji PNS tak mencukupi.


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke