Assalamualaikum

Saya pribadi sangat mendukung perkembangan film Indonesia. PAda awal 
kebangkitan film Indonesia dulu, pada sewaktu Ca bau Kan, Eliana-eliana, dan 
sebagainya, saya selalu berusaha dapat menonton di bioskop atau kalaupun akan 
membeli VCD nya, saya beli yang asli, tidak bajakan.
Tai pada perkembangannya, film Indonesia justru berkembang ke arah yang tidak 
menggembirakan, tema yang diangkat selalu bertema horor atau remaja yang 
ceritanya buat saya monoton. Saya merindukan film kolosal seperti Cut Nyak 
Dhien yang bertemakan sejarah dan kekayaan bangsa.
Saya pernah berangan-angan, kapan cerita/kaba Cindur Mato atau Kisah Perlawan 
Orang Minang di Padang Sibusuk dan Kiliran Jao terhadap ekspansi Majapahit di 
Ranah Minang dapat diangkat ke layar lebar.
Atau keruntuhan Dharmasyaraya pasca ekspedisi Pamalayu dan awal berdirinya 
Pagaruyung yang melibatkan banyak setting sejarah, seperti kerajaan Singosari, 
Majapahit, Dharmasyraya, PAlembang dan tentu saja Ranah Minang tercinta.
Tapi saya juga sadar bahwa film-film tersebut bukan film populer, tapi adalah 
film kolosal idela dan sedikit minang sentris yang akan butuh budget mahal. Dan 
pasti, akan banyak perdebatan sejarah tentang ini, terutama dari Jawa yang 
masih meragukan bahwa ibu dari raja-raja Majapahit adalah Orang Minang (Dara 
Pitok/Petak, putri kerajaan Dharmasyaraya yang dalam kitab negara kertagama di 
sebut Indeswari), dan Sriwijaya juga masih menyangkal bahwa Dapunta Hyang 
berasal dari Minangkabau (Minang Tamwan..)
Alhamdulillah, sines Indonesia akhirnya tertarik mengangkat Tuanku Imam Bonjol 
sebagai salah satu momentum pergerakan Islam dan modernisasi Islam di ranah 
Minang yang akhirnya mengangkat Minangkabau dengan Islam Intelektualnya.
Dan menurut saya, ini adalah kesempatan baik bagio pariwisata Sumatera Barat, 
akrena tentu saja akan banyak objek-objek sejarah dan alam yang di "shoot". Dan 
mudah-mudahan, proyek film ini tidak dianggap "rejeki harimau" oleh pihak 
manapun di Sumbatera Barat sehingga sineas-sineas maupun pelaku kreatif lainnya 
tidak "kapok" mengarahkan kamera dan mencurahkan ide kreatifitasnya di Sumatera 
Barat, Ranah Budo, the Motherland of Minangkabau. Amien...

Salam


Bot S Piliang
Denpasar

---




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke