Hasil survey menyatakan bahwa pemekaran daerah khususnya pada daerah tingkat II 
tidak banyak manfaatnya bagi masyarakat terutama pada daerah yang miskin sumber 
daya alam.
Terbukti bahwa pemekaran daerah hanya akan memperkaya elite politik dengan 
menjadi anggota legislatif dan eksekutif.
Negara-negara di Eropa Barat yang GNP melebihi RI gencar-gencarnya dengan Uni 
Eropa, Indonesia malah mau peceh-pecah, apakah ini tanda bahwa kurangnya kerja 
sama diantara kita khususnya Minang (Sumatera Barat).
 
Wass.& Bgds.,

Herman Jambak
Corp.Affairs & Services Koperasi KOKARGA
Garuda Indonesia Building 7th Fl.
Jl. Gunung Sahari Raya 52, Jakarta 10610 Indonesia
Ph. (62-21) 4262058-4262060 Fax. (62-21) 4262061
E-mail: [EMAIL PROTECTED]  http://www.kokarga.com
Secretary of Board of Eldership Member Federasi Awak Kabin Udara Indonesia 
(FAKUI) & Indo-Beatlemania Club (IBC)
Private E-mail: [EMAIL PROTECTED]
+62811961908, +62818981259
http://www.saudagarminang.com http://www.indo-beatlemaniaclub.co.nr
Send : [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] 


----- Original Message ----
From: Azola Febrimon <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, January 2, 2000 1:17:18 AM
Subject: [SaudagarMinang] LangkahAwal Pembentukan Kabupaten Agam Tuo










  


    
            



 




Pertemuan sekitar 100 orang lebih masyarakat Agam Timur, 
yang terdiri dari Walinagari, ketua BPRN, ketua KAN, tokoh masyarakat dan 
pemuda, Senin (15/10) lalu di SMAN 1 Tilatang Kamang menghasilkan beberapa 
kesepakatan. Di antaranya menggalang apsirasi tentang Agam Tuo kedepan dan 
membentuk kepanitian pembentukan Agam Tuo, serta melahirkan tim sembilan yang 
akan menjembatani aspirasi masyarakat yang ada di Agam Tuo.

<!--[if 
!vml]--><!--[endif]-->Upaya perjuangan 
terealisasinya Kabupaten Agam Tuo sebagai hasil pemekaran Kabupaten Agam 
merupakan mata rantai keinginan masyarakat di Agam Tuo selama ini. Di mana 
keinginan pemekaran Kabupaten Agam sebenarnya telah diawali sejak bergulirnya 
reformasi, sejalan dengan keinginan warga untuk kembali menata kehidupan 
bernegara yang lebih demokratis. Sebelum dicanangkannya Otonomi Daerah yang 
ditandai dengan lahirnya UU 22 Tahun 1999, warga Agam Tuo atau Agam Timur yang 
tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) telah menyampaikan aspiranya kepada 
pihak pemerintah.

Hal ini kemudian semakin mengkristal dalam sebuah 
keinginan bersama seluruh warga, yang ditampung dan disalurkan oleh Badan 
Koordinasi Anak Nagari Agam Tuo yang kemudian berubah nama menjadi Lembaga 
Koordinasi Penampung dan Penyalur Aspirasi Anak Nagari Agamtuo (Limbago 
AGAMTUO) 
dengan surat pernyataannya No.03/BK-ANAT/ 9/1999 
tanggal 22 September 1999. Namun, dengan lahirnya UU 22 Tahun 1999, 
dikeluarkanlah oleh Pemerintah Pusat PP 84 Tahun 1999 yang ditandatangani BJ 
Habibie (Presiden RI yang sedang demisioner saat itu), dengan sendirinya 
beralihlah perhatian masyarakat untuk menyikapi segala akibat dari pelaksanaan 
PP tersebut. Sejalan sikap warga untuk menolak PP 84 1999 tersebut diharapkan 
pula adanya konsekwensi pemerataaan pembangunan dan dekatnya pelayanan 
pemerintah terhadap masyarakat, serta rentang kendali administrasi pemerintahan 
dalam upaya pembinaan yang bermuara pada pemberdayaan segala aspek kehidupan 
masyarakat.

Dari kenyataan yang dialami oleh masyarakat di Agam Tuo, 
ternyata persoalan-persoalan yang menyangkut hajat orang banyak tetap mengalami 
kekecewaan, sehingga wacana dan aspirasi yang telah dimulai oleh Limbago 
Agamtuo 
semenjak 1999 untuk pemekaran Kabupaten Agam kembali mengemuka sebagai 
alternatif atau solusi guna kemaslahatan anak nagari berada di pinggiran Kota 
Bukittinggi dan yang tersebar di pedusunan 
nagari-nagari di Agam Tuo. Karena, ibarat kata pepatah ”Mengharap hujan dari 
langit, air di tempayan ditumpahkan” adalah suatu kenyataan pahit yang 
dirasakan 
rakyat Kabupaten Agam khususnya yang mendiami sekitar kawasan lereng Gunung 
Merapi, Singgalang maupun di kaki dan punggung Bukit Barisan.

Setidaknya, 
hal ini ditandai dengan pertemuan Wali Nagari, BPRN, KAN dan tokoh masyarakat 
lainnya dengan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Agam pada 5 
Januari 
2007 di Kantor Pusat Pelayanan Masyarakat Jl. Veteran 79 (Jirek) Bukittinggi. 
Suatu hal yang menjadi agenda penting saat 
itu sekaligus menjadi landasan selanjutnya lahirnya ”Panitia Terbentuknya 
Kabupaten Agamtuo” sekarang ini adalah, adanya keinginan bersama peserta 
pertemuan untuk pemekaran Kabupaten Agam. Dasar pikiran dari kronologis sejarah 
perjuangan ke arah pemekaran Kabupaten Agam atau terbentuknya Kabupaten Agamtuo 
ini, adalah atas pertimbangan beberapa permasalahan yang sangat urgen. 
Signifikansi dari beberapa persoalan kedaerahan itu setidaknya adalah spirit 
Otoda, di mana titik tolak demokratisasi dan percepatan pembangunan di tanah 
air 
adalah mendekatkan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.

Dalam 
kenyatannya, dengan kepindahan Ibukota Kabupaten Agam ke Lubuk Basung sama 
sekali justru bertolak belakang dengan fungsi Otoda tersebut. Sehingga untuk 
urusan pemerintahan harus mengeluarkan ongkos, dan waktu yang sangat tersita. 
Belum lagi resiko dalam perjalanan. Hal serupa juga sangat dirasakan kalangan 
Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama para guru Sekolah Dasar (karena Guru SD 
umumnya tersebar di pelosok pedusunan karena penyebaran SD Inpres pada masa 
Orde 
Baru) untuk berurusan segala sesuatu yang berhubungan dengan tugas dan 
kesejahteraannya ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Agam di Lubuk Basung 
kesulitannya juga sangat dirasakan sekali.

Pada sisi lain, Pemkab Agam 
telah membuat kantor perwakilannya dengan nama kantor ”Pusat Pelayanan 
Masyarakat” di Jalan Veteran 79 (Jirek) Bukittinggi, yang diperuntukkan untuk 
melayani berbagai 
keperluan masyarakat dan PNS di Agam Timur. Namun kenyataannya, tidaklah 
menyelesaikan masalah di samping tidak adanya tata aturan hukum di 
Indonesia yang mengatur 
untuk adanya pemerintahan perwakilan/perwalia n pada Pemkab/Pemko atapun 
semacam 
Kantor Pembantu Bupati seperti pada zaman Orde Baru. Sebaliknya, justru karena 
tidak ada landasan hukum tersebutlah maka kantor tersebut bernama ”Pusat 
Pelayanan Masyarakat” dan bukan kantor ”Perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam”, 
meskipun kantor tersebut difungsikan sebagai perwakilan Pemkab Agam untuk 
wilayah Agam Timur, namun karena keterbatasan SDM, Sarpras dan sebagainya, 
akhirnya masyarakat terpaksa juga berurusan ke pusat kota kabupaten di Lubuk 
Basung.

Demikian pula halnya dengan adanya pelimpahan wewenang bupati 
terhadap camat-camat, juga tidak dapat melayani masyarakat secara maksimal, 
karena kepastian realisasi suatu urusan tersebut juga tergantung di tangan 
dinas 
terkait di Lubuk Basung. Apalagi kalau urusan dan keperluan masyarakat tersebut 
harus langsung ditangani Bupati. Misalkan SIUP, SITU dan sejenisnya, ternyata 
kekuatannya di mata hukum masih lemah, meskipun tidak dikatakan ‘tidak laku’ 
sebagai dasar pijakan mengembangkan bisnis masyarakat. Sebaliknya, dengan 
jauhnya rentang kendali untuk pembinaan kecamatan dan nagari-nagari oleh 
dinas-dinas terkait tidaklah maksimal. Begitu juga efektifitas dan efisiensinya 
juga sangat jauh dari yang diharapkan. 



Daratan Kabupaten Agam luasnya mencapai 2.230,30 km atau 
5,29 persen dari luas Sumatera Barat 42.229,04 km, terdiri dari perbukitan dan 
dataran rendah yang sangat mempengaruhi pola hidup 
masyarakatnya.

Berdasarkan Social-History, masyarakat Agam terdiri dari 
masyarakat Agam Tuo (Kecamatan Baso, IV Angkat Candung, Candung, Tilatang 
Kamang, Kamang Magek, Palupuh, Banuhampu, Sungai Puar, IV Koto dan Malalak) 
sebagai penduduk asli daerah darek dan penduduk yang berada di wilayah Barat. 
Sehingga dalam kultur Timur Minangkabau adanya ungkapan antara 
daerah ‘darek’ dan ‘rantau’. Jadi secara kultur yang menjadi ciri di Kabupaten 
Agam antara masyarakat darek di Agam Tuo dan masyarakat rantau di belahan Barat 
adalah subkulutur Minangkabau yang tidak dapat disamakan dan dipersamakan. 
Kondisi ini juga mempunyai pengaruh kepada karakter dan SDM nya.

Secara 
sosial Politik, istilah Agam Barat dan Agam Timur sebagai penunjuk batas 
geografi di Kabupaten Agam selama ini telah menjadi sebuah isu politik. 
Hal ini antara lain ditandai cara penetapan daerah 
pemilihan legislatif dalam Pemilu dan Pilkada di Agam. Misalnya bagi kandidat 
Bupati dan Wakil Bupati dalam mencari pasangan, jika Bupati-nya berasal dari 
Agam Timur maka biasanya dia akan mencari Wakilnya dari Barat, dan sebaliknya 
guna mengakomodir perolehan suara.

Secara tidak langsung, disadari atau 
tidak, isu yang telah berubah ujud menjadi dikotomi tersebut pada awalnya 
sebagai konsumsi politik untuk mendapatkan dan mempertahankan legitimasi 
kekuasaan dan politik itu sendiri telah berakibat terjadinya defresiensi di 
tengah keberagaman dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten 
Agam.

Setidaknya, isu Agam Barat dan Agam Timur tersebut telah membawa 
dampak kecemburuan sosial kepada aspek keadilan pada dinas-dinas dan instansi 
pemerintah di Kabupaten Agam. Pemerataan pembangunan dan terutama pula pada 
aspek sosial ekonomi karena bersentuhan langsung dengan potensi hidup dan 
kehidupan masyarakat. Permasalahan lain yang menjadi pendorong semangat 
pemekaran Kabupaten Agam ini adalah keberadaan wilayah Agam Tuo pada posisi 
silang dan sebagai gerbang arus masuk dan keluarnya masyarakat dari Sumatera 
Utara, Riau dan Jambi.

Sementara dari sisi sosial ekonomi, daerah Agam 
Tuo sejauh ini alamnya tidaklah banyak mengandung bahan mineral atau bahan 
tambang lainnya, namun masyarakatnya lebih banyak hidup sebagai petani, 
peternak, saudagar yang ditopang oleh ‘home industri’ berupa kerajinan konveksi 
dan sulaman/bordiran serta produk makanan ringan. Sehingga terkenallah 
Bukittinggi dari sisi sentra kerajinan rumah tangganya 
ke se-antero nusantara bahkan sampai ke negeri jiran dan manca 
negara.

Dari data statistik yang menghidupi Kota Bukittinggi dari sisi ekonomi dan 
perdagangan tersebut 
85 persen adalah penduduk yang berasal dari Agam Tuo, dan hasil produksi rakyat 
Agam Tuo sendiri. Prospek pertumbuhan perekonomian ini secara tidak langsung 
sangat didukung oleh letak Agam Tuo berada pada posisi silang antara 
Padang-Pekan Baru, Padang Medan, dan Medan-Jambi serta kota-kota kecil di 
sekitarnya, seperti Padang Panjang, Solok, 
Payakumbuh, Bangkinang, Lubuk Sikaping dan Binjai.

Sedangkan dari sektor 
lapangan kerja, dengan berdirinya Kabupaten Agamtuo sudah dapat dipastikan akan 
terbukanya lapangan pekerjaan baru dan atau setidaknya akan dibutuhkan 
penambahan tenaga kerja (SDM), yang diasumsikan akan semakin tumbuh dan 
berkembangnya para investor dalam membangun ekonomi. Terjaminnya rasa aman 
masyarakat karena dekat dengan pihak keamanan dengan fungsinya sebagai 
pengayom, 
pembina sekaligus sebagai wadah kontrol terhadap masalah-masalah yang akan 
merongrong keberlangsungan NKRI.

Maka, pertemuan kelompok penggagas 
dengan Wali Nagari, BPRN, KAN, Cerdik Pandai dan Pemuda, Senin (15/10) di SMA 1 
Tilatang Kamang menyimpulkan tetap menolak pemberlakuan PP 84 Tahun 1999 
tentang 
pemekaran Kota Bukittingi ke sebahagian wilayah Kabupaten Agam (Agam Timur). 
Kemudian menginginkan lahirnya Kabupaten Agamtuo sebagai hasil pemekaran 
Kabupaten Agam, dan segera dibentuknya sebuah kepanitiaan sebagai satu-satunya 
wadah yang akan memperjuangkan pemekaran Kabupaten Agam dan berdirinya 
Kabupaten 
Agamtuo dengan nama ”Panitia Kerja Pembentukan Kabupaten Agamtuo”.




Kunjungi halaman depan Yahoo! 
Indonesia yang baru!


    
  

    
    __._,_.___
    
    
              
          
            Messages in this topic           (1)
        
        
          
            Reply           (via web post)
          | 
        
          Start a new topic        
          
 
    
    
    
                Messages  
            |    Files  
            |    Photos  
            |    Links  
            |    Database  
            |    Polls  
            |    Members  
            |    Calendar  
    
  
    

                
              

    
    
    
    
      
       

      Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 

      Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch 
format to Traditional 


      
        Visit Your Group 
       |
      
        Yahoo! Groups Terms of Use       |
      
        Unsubscribe       
    
     
  
 

  
  
  
  
    
    
    
    
              Recent Activity

        
                
       7

      New Members

    
  
            
            
            
            
            
        
            
        Visit Your Group      
    
 
              
    
              
              
                      Yahoo! Finance
 
It's Now Personal
 
Guides, news,
 
advice & more.
                   

                    
                      Fitness Edge
 
on Yahoo! Groups
 
Learn how to
 
increase endurance.
                  

                    
                      Yahoo! Groups HD
 
The official Samsung
 
Y! Group for HDTVs
 
and devices.
                  

          

    
  
   
  .


    


__,_._,___




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Jika anda, kirim email kosong ke >>:
berhenti >> [EMAIL PROTECTED]
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED]
digest: >> [EMAIL PROTECTED]
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke