Assalamualaikum w.w. Dinda Prof Suheimi,
Terima kasih atas posting Dinda yang telah menunjukkan ajaran Islam tentang
perlunya kita berfikir positif. Izinkan saya menambah a la kadarnya beberapa
pengalaman mengenai indahnya -- dan pentingnya -- berfikir positif ini, sebagai
berikut.
1) Bung Karno pernah bercerita bahwa beliau dipenjara oleh rezim kolonial
Belanda, beliau satu sel dengan seorang hukuman lain, seorang Belanda, di
penjara Sukamiskin, Bandung. Sang Belanda ini begitu merasa tercekam dengan
hukumannya itu, sehingga menjadi stress berat, putus asa, sakit, dan akhirnya
meninggal. Lain dengan Bung Karno, yang menafsirkan hukumannya itu secara
positif, yaitu sebagai kesempatan untuk merenungkan fikiran dari tokoh-tokoh
besar dunia, sehingga tidak ada masalah bagi beliau dipenjara atau tidak.
Beliau selamat.
2) Saudara-saudara kita di pulau Jawa sudah lama mempraktekkan berfikir
positif ini. Jika mereka tergelincir dan luka, misalnya, mereka akan berkata:
"Untung hanya luka, tidak patah". Mereka menamakan cara berfikir positif ini
sebagai 'ilmu bejo'.
3) Dalam bentuk kecil-kecilan, saya banyak sekali tertolong oleh cara
berfikir positif tersebut dalam menghadapi demikian banyak cobaan dan hambatan
dalam hidup ini, sehingga saya bukan saja dapat mengatasinya tetapi justru
dapat memanfaatkan cobaan dan hambatan itu sebagai motivasi untuk maju lebih
lanjut. Oleh karena itu, secara sadar saya menganut cara berfikir positif yang
ternyata islami ini dalam menjalani hidup, dan mengajarkannya secara
berkelanjutan kepada sanak saudara dan anak cucu saya, yang ternyata juga telah
merasakan manfaatnya.
4) Dalam rangka berminang-minang, jika ada buku yang berjudul :
"Minangkabau di Tepi Jurang" (Jakarta, 2003) dan "Minangkabau yang Gelisah"
(Bandung, 2003), saya justru menulis "Masih Ada Harapan" (2004).
Jika para sanak ingin mengetahui lebih dalam masalah 'positive thinking' ini
saya anjurkan untuk membaca antara lain buku klasik Dr Dale Carnegie mengenai
hal itu.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Indahnya Berpikiran positif
Oleh : K Suheimi
Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya
mendengar Radio Classy dengan judul Indahnya Berpikiran positif
dan uang logam.
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin, sebulan yang lalu kebetulan
melahirkan di Rs Bunda. Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca
saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati.
Dan saya tersentak sewaktu mendengar resonansi jiwa dari Radio Classy.
Yanti dengan manis mengubah satu kisah, dan kisah ni disampaikan oleh Adi
dengan penuh perasaan. Saya kira ceritra ini bagus untuk kita simak bersama,
begini kisahnya
Ada seorang manager sebuah restoran ternama, yang selalu bersemangat dan
punya hal positif untuk dikatakan,, Dimata karyawannya , si manager adalah
seorang motivator alami,, Jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk,
dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi
positif dari situasi yang tengah dialami,,
Suatu hari , seorang karyawannya bertanya kepadanya ,
"tuanÂ… saya tidak mengerti! , bagaimana anda bisa berpikiran positif
sepanjang waktu,,
Mendengar pertanyaan karyawannya , simanagerpun menjawab ,
"Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari
ini,, Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam
suasana yang jelek,, Aku selalu memilih dalam suasana yang baik,, Tiap kali
sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari
kejadian itu,,
Beberapa tahun kemudian, restaurannya dirampok oleh tiga orang bersenjata,,
saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah
memutar nomor kombinasi,, Para perampok panik dan menembaknya, Untungnya, ia
cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit,,
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, si
manager dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih
berada di dalam tubuhnya,,
Melihat keadaan itu , si karyawan pun kembali menanyakan apa yang dia
pikirkan saat terjadinya perampokan,,
Mendengar hal itu , sang managerpun menjawab
"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci
pintu belakang, Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai,
aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau
mati,, Aku memilih untuk hidup,,"
"Apakah anda tidak takut?" tanya si karyawan
"anda tahu , para ahli medisnya sangat hebat,, Mereka terus berkata bahwa aku
akan sembuh,, Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat
ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut,, Mata mereka mengatakan
kalau aku akan mati,, Karena itu aku katakan kepada mereka , kalau Aku memilih
untuk hidup,, Jadi aku minta mereka mengoperasiku sebagai orang hidup, bukan
orang mati',,"
Classy people , Satu hal yang benar-benar milik kita yang tidak bisa
dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidup , sehingga jika kita bisa
mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah,,,
Untuk itu saya teringat akan sebuah Firman suci_Nya dalam Al_Qur'an;
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. (QS. 90:10)
Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. (QS. 90:11)
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (QS. 90:12)
(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, (QS. 90:13)
atau memberi makan pada hari kelaparan, (QS. 90:14)
kepada) anak yatim yang memberi kerabat, (QS. 90:15
atau orang miskin yang sangat fakir. (QS. 90:16)
Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar
dan saling berpesan untuk berkasih sayang. (QS. 90:17)
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan
kanan. (QS. 90:18)
Padang 29 nov 2007
Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---