Pasti orang pariaman yach ?

Di silungkang ga ada uang jemput. Ga begitu menyusahkan. Uang baralek dan
tetek bengek lainnya bisa 50% - 50% alias patungan. Atau kalau ga sanggup
pihak perempuan terus terang saja ke pihak laki-laki. Kalau ga mau yach
udah, kata anak sekarang "emangnya gue pikirin"

Silungkang bisa dikatakan fleksibel .... sederhana ok, ramai hayooo ...

Kita malah senang banyak anak perempuan, jadi hartanya lebih banyak jatuh ke
perempuan hehehe. Ga kepikiran seperti itu ....

On Dec 10, 2007 2:38 PM, <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dunsanak dipalanta,
>
> Ambo diagiah tau kawan dari sebuah blog, silahkan iko ka jadi topik
> diskusi baru atau sekedar bahan bacaan.
>
> Keluhan amak2 di nagari awak satantang uang jemputan. Blognyo :
> http://shaphira.multiply.com/journal/item/100
>
> Atau lansuang koment ka blog itu,
>
> Salam
>
> Is.39+ 1 hr
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke