Tarimo kasih mak lembang.
Puisi yang berisi sangat lebih dari cukup untuk menjawab tanyo ambo :)

Wassalam,
Iraf




                                                                                
                           
                      Muhammad Dafiq                                            
                           
                      Saib                     To:      
[email protected]                         
                      <stlembang_alam@         cc:                              
                           
                      yahoo.com>               Subject: [EMAIL PROTECTED] 
BANGGA                                
                      Sent by:                                                  
                           
                      [EMAIL PROTECTED]                                         
                            
                      groups.com                                                
                           
                                                                                
                           
                                                                                
                           
                      12/14/2007 06:25                                          
                           
                      AM                                                        
                           
                      Please respond                                            
                           
                      to RantauNet                                              
                           
                                                                                
                           
                                                                                
                           





Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

Nan iko tulisan nan ambo buek limo anam tahun nan lapeh, ka panjawab tanyo
Rangkayo Iraf nan sadang batanyo-tanyo.....

Wassalamu'alaikum,

Lembang Alam

BANGGA


Betapa bangganya saya

Terlahir sebagai orang Minang

Bahkan lahir di kotasejuk di negeri yang elok itu

Negeri yang indah permai sungguhan itu

Negeri yang dari dulu bahkan sampai sekarang kini nangko

Masih seelok itu jua

Masih sebertuah itu jua



Negeri tempat terjadinya perang Paderi itu lho

Perang yang diprakarsai ulama-ulama yang ingin menegakkan syariat Islam

Semurni-murninya di Ranah Minang

Agar tak ada lagi kehidupan parewa

Agar tak ada lagi hampok dan tuak

Agar tak ada lagi sabuang ayam

Agar tak ada lagi kemusyrikan



Namun rupanya Allah Rabbul ‘alamiin berkehendak lain

Ulama-ulama yang teguh hati itu dikalahkan orang-orang kafir penjajah

Maka jadilah Ranah Minang termasuk bagian tanah jajahan

Tak sempat habis kehidupan parewa

Tak sempat habis hampok dan tuak

Tak sempat habis sabuang ayam

Tak sempat habis kemusyrikan



Bangga saya terhadap Minang masih begitu juga

Minang yang sarat dengan nilai-nilai lebih

Yang pernah melahirkan orang-orang cerdik pandai

Dari dulu bahkan sampai sekarang

Meski yang parewa tetap juga parewa seperti dulu

Meski yang bahampok masih juga bahampok seperti dulu

Entahlah kalau yang manyabuang ayam

Entahlah kalau yang musyrik



Saya tidak ingin menghitung-hitung

Orang-orang santiang yang pernah lahir di Minang sejak dulu sampai kini

Biarlah orang lain saja yang menghitung

Saya tidak ingin ikut-ikut berbangga-bangga karena orang-orang Minang yang
santiang-santiang itu

Saya tidak mau merasa bertuah karena orang santiang yang manapun karena
memang saya tidak ada urusan dengan mereka

Karena saya adalah saya, mereka adalah mereka

Dan kalau saya bangga jadi orang Minang bukanlah karena orang-orang
santiang banyak di Minang

Saya hanya bangga jadi salah satu putera Minang, hanya itu



Saya bangga jadi orang Minang meskipun lebih separuh umur saya saya rentang
di rantau di luar Minangkabau

Saya bangga, bukan sombong, waktu sejawat saya sejak dulu sampai sekarang
mengenal saya ‘ oh bapak yang orang Padang itu’

Saya bangga, bukan sombong, waktu tetangga saya sejak dulu sampai sekarang
mengenal saya ‘oh bapak yang orang Padang itu’

Saya bangga, bukan sombong, waktu jemaah mesjid dekat rumah saya sejak dulu
sampai sekarang mengatakan ‘ beliau inikan orang Padang’

Tidak sedikitpun saya dirugikan karena ke Padangan Minang saya dan tidak
ingin saya merugikan orang lain karena ke Minangan Padang saya



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke