On Dec 16, 2007 5:51 AM, R. Y. Perry Burhan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau di Qatar harago premium ~ Rp. 1750 per liter, atau ~ Rp 1500 di Arab > Saudi, tantu itu harago yang lah disubsidi dek pamarentah Qatar atau Arab > Saudi, apo pamarentah indonesia akan sanggup sarupo tu ? Tantu alun. Kalau > di Eropa harago premium ~ Rp. 16000,- tanpa subsidi pamarentah. > Itulah kenapa saya katakan tidak bisa dibandingkan seperti itu. Selama kita jadi net importir minyak maka tingginya harga minyak bumi dunia malah merugikan kita. Namun kabarnya mulai 2009 kita bisa kembali jadi net eksportir sehingga tidak lagi tertekan oleh tingginya harga minyak bumi itu (dan malah jadi diuntungkan). Lihat: http://hariansib.com/2007/11/15/2008-tahun-terakhir-indonesia-jadi-net-importir-minyak/ -- Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
