> Ikolah kurangyo--kalau indak buliah disabuik 'kalemahan'-- urang awak, indak
> bisa manyabalahan antaro keyakinan agamo dan urusan kebudayaan. Kalau tabuik
> tu lah diubah...yo, apo lai daya tariknyo untuak pariwisata. Apolai kalau
> dihilangkan. Mulailah dewasa kito bapikia. Ka 'batangka' juo kito soal
> keyakinan ko?
>

Itulah bedanya orang Islam dan selainnya. Orang Islam tidak melupakan
agamanya dalam semua urusannya. Kalau orang Eropa itu kan agamanya
ditanggalkan ketika keluar rumah.

Komen: Tanggapan Iini jelas subjektif sekali! Kalau orang Islam (Saya juga 
orang Islam) membawa agamanya kemana2, pasti tak akan ada korupsi di negeri 
ini. Seorang mahasiswa saya yang buke 'kafir' bertanya kepada saya di kelas: 
"Kenapa di Indonesia yang lebih 90% Islam banyak korupsi? Kan mereka shalat 5 
kali sehari; tiap ambil wudhu dia berdoa membersihkan dirinya dari segala 
najis; korupsi itu juga najis kan?". Rupanya dia belajar theologi Islam juga. 
Saya terkejut dan kelabakan juga menjawabnya. 

> Padohal 7 abaik lamonyo urang Spanyol dipaksa jadi budak dek urang Islam.

Apa iya seburuk itu perlakuan orang Islam terhadap penduduk Spanyol?

Komen: Tanpa membaca buku, pakai  logika saja dulu: apakah di dunia ini ada 
invansi tanpa kekerasan? Tunjukkan dimana itu terjadi? Sedangkan tanah ulayat 
kito sajo direbut orang, sudah parang antara kampung kita. Orang Barat (atau 
bangsa apapun) yang melakukan invasi keluar wilayahnya, jelas akan diikuti 
dengan kekerasan.Tapi kalau masih mau bukti sejarah, buanyakkkk sudah buku yg 
ditulis mengenai ini. Persoalannya: kita Islam sering narsis dan mengganggap 
kita paling suci di dunia ini. Manusia yg beragama Islam tak lebih suci 
daripada manusia lain yang beragama Katolik, Budha, Hindu, Begu, Kaharingan, 
dll. Dan sebaliknya: kita orang Islam juga tak lebih buruk dari penganut agama2 
lainnya. Toh....SANAK????

> Kok dandam budaya co kito nan nyo paliharo, pastilah musajik tu lah lansuang 
> diruntuahkan...dilumaikkan
> jadi abu wakatu tantara Islam dipaksa mundur ke melintasi Gibraltar. Tapi
> kini nyo paliharo dek urang Spanyol....untuak turisme.... tiok hari antri
> urang masuak ka dalam 'musajik' tu. Sorang urang mambayia tiket ndak kurang
> dari 15 Euro.

Mereka balas dendamnya ke orangnya langsung. Ingat Spanish Inquisition?

K: kalau indak ado asok tantu indak ado api. Ini sudah hukum alam. Lihat saja 
politik dendam sejarah dalam mayarakat kita yang entah generasi kapan dari 
bangsa ini akan dapat 'memotongnya'. Meminjam pepatah Minang: "Batapuak indak 
sabalah tangan doh".

Alhamdulillah orang Minang pakaian tradisionalnya bukan seperti suku
Asmat. Kalau seperti suku Asmat mungkin akan dilestarikan pula supaya
bisa ditonton turis aurat anak-anak gadih tu demi pendapatan daerah.

K: Dalam soal budaya tak berlaku pengandaian, Sanak. Apa orang Papua senang 
disuruh pakai pakaian Minang nan basuntiang ameh bamego2 sabarek 3 kilo di ateh 
kapalo tu? Pakai tikuluak tanduak atau songket Silungkang? Saya jamin mereka 
akan gerah. Kit serba dilema: Jadi modern tidak juga, melihat kebudayaan 
sendiri kita juga ogah. Sampai hari ini kita mengalami terus meengalami dilema 
psikoloigis seperti yang dialami oleh tokoh HANAFI dalam Salah Asuhan-nya Abdul 
Muis.  
Soal dimensi sosial pakaian dan identitas, mungkin menarik membaca buku berikut 
inu (sumber: Katalog online KITLV Leiden)





Title: Outward appearances : dressing state and society in Indonesia / ed. by 
Henk Schulte Nordholt
Collaborator: Hendrik Gerard Christiaan Schulte Nordholt (1953-)
Year: 1997
Publisher: Leiden : KITLV Press
Series: Proceedings ; 4
Note: Met lit. opg., index
Extent: VIII, 371 p
Illustration: ill
Size: 24 cm
ISBN: 90-6718-118-8
Subject heading: clothing; fashion; colonial history; independence fighters; 
Indonesia


Request number: L PLAATSING IN LEESZAAL
Request info: Not lendable, photocopy only
Available, case leeszaal. Lending at the desk only


Request number: M 1998 A 6
Request info: Lendable
Available  Request




Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)



      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Selalu mematuhi Peraturan Palanta RantauNet lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-palanta-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount

-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke