Alikumsalam sanak amno., Mari kita kerucutkan wacana menjadi usulan kongkrit. Soal festval Tabuik itu proyek siapa? Setahu ambo sering menjadi proyek Pemda. Tapi tak jarang pula atas swadaya anak nagari, disaat pemda bilang tak ada anggaran. Mungkin suatu saat memang festival Tabuik ko sepenuhnya menjadi peristiwa wisata/budaya saja. Tak ada upacara seakan-akan ritual. Kan sudah banyak contoh Tabuik dihoyak dilua Piaman yang tanpa ritual-ritualan Asura. Nyatanya berjalan dengan baik termasuk yang di AS. Wacana pembentukan sebuah yayasan sedang berlangsung di milis piaman-laweh. Semoga ditahun depan sudah ada wujud kongkritnya. Insya Allah. Wassalam ajoduta
grm <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ada ungkapan yang menyatakan bahwa tidak ada solusi, berarti tidak ada masalah.Jadi setiap permasalahan baik itu masalah yang sederhana maupun yang kompleks, selalu ada jalan keluarnya. Dalam menyikapi masalah tabuik ini perlu kiranya untuk mengidentifikasi permasalah yang ada. jika melihat tabuik ini dari prespektif ASBK, maka banyak kita temukan inkorelasi antara tradisi tabuik ini dengan ajaran islam. buktinya tabuik yang dibuat dengan uang jutaan rupiah dibuang begitu saja kedalam laut, ini menunjukan kecendrungan sifat mubazir. padahal dalam islam sifat mubazir itu dilarang oleh agama. kemudian alasan pariwisata mampu mempertahankan eksistensi pesta tabik ini selalu ada. alasan ini dilandasi oleh prinsip ekonomi, dimana pengeluaran dari biaya produksi tabuik itu akan tertutupi oleh pemasukan dari wisatawan yang berkunjung. masalah kemudian ialah apakah wisatawan berminat untuk mengunjungi pesta tabuik tersebut. jangankan wisatawan dari luar, wisatawan lokal pun saya lihat masih kurang berminat akan pesta tabuik ini, realitasnya masih banyak orang minang yang non pariaman yang belum pernah menyaksikan tradisi tabuik. pada akhirnya promosi yang menjadi kambing hitam dari permasalahan ini. imabasnya dirasakan oleh kritikan masyarakat yang ditujukan kepada penyelenggara yakni pemda. Disamping itu tidak hanya kritikan yang ditujukan melainkan ada pula yang menyumbangkan masukan dalam tataran ide. seharusnya jika kita melihat tradisi tabuik ini dari sudut pandang normatif, maka cukuplah penelitan yang menjawabnya. namun bila melihat dari sudut pandang praktis maka sosial movement yang mampu menjawabnya. untuk itu, keberadaan PKDP yang dianggap sudah besar harus mampu sebagai garda terdepan dalam sosial movement ini. Dangan adanya sosial movement ini, mungkin di suatu saat ada sebuah lembaga independen yang mampu mengakomodir penyelenggaran tabuik pada khususnya dan melestarakan nilai-nilai budaya secara umumnya. Sehingga saat mendatang penyelenggaran tabuik ini bukan hanya tanggung jawab dari pemda saja, melainkan sudah beralih dari menjadi tanggung jawab masyarakat melalui lembaga tersebut. jadi solusi nyata terhadap masalah tabuik ini akan menjawab semua permasalahan seputar tabuik. tapi apabila tidak ada solusi nyata maka tidak ada masalah dalam penyelenggaran tradisi tabuik ini. Bila tidak ada masalah biarkan pesta tabuik ini hanya menjadi proyek tahunan dari dinas pariwisata dan pemda. apabila kita mengaggap ada permasalahan maka solusi nyatalah jalan keluarnya --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Selalu mematuhi Peraturan Palanta RantauNet lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-palanta-rantaunet - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
