12 Pebruari 2012 22:35

Indonesia Negeri Mukjizat Ala Irman Gusman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perbedaan dan keberagaman telah menguji
masyarakat Indonesia, selama 13 tahun paska Reformasi, ujian terberat
membuat Indonesia.

"Indonesia negeri Mukjizat dengan lebih dari 17 ribu pulau ratusan
suku bangsa dan bahasa, dan kita bisa tetap bersatu dalam wadah Negara
Kesatuan Republika Indonesia," ujar Ketua DPD RI, Irman Gusman, saat
peluncuran otobiografi dan buku karangannya 'Jiwa yang Merajut
Nusantara' di Hotel Sahid Jakarta, Sabtu (11/2).

Setelah 13 tahun agenda Reformasi, Jelas Irman, seringkali demokrasi
Indonesia terjebak pada hal-hal yang prosedural. Dan ini telah
merugikan perjuangan masyarakat Indonesia selama Reformasi, yang
merindukan demokrasi yang substansial. Mengedepankan keadilan dan
kesejahteraan yang merata tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar
golongan. "Untuk mewujudkan demokrasi yang substansial tersebut
kesungguhan dan keseriusan bersama tingkatkan sinergi mengatasi
masalah bangsa," tegas Irman.

Dalam buku karangannya tersebut, Irman juga mengungkapkan, bahwa
perubahan bangsa menuju perbaikan adalah jerih payah tanpa kenal
lelah. Untuk mencapai kesempurnaan tidak ada kata putus asa, dan itu
pula lah yang menjadikan Indonesia terus berdiri kokoh hingga
sekarang. Yaitu, karena masyarakat Indonesia yang beraneka ragam ini
memiliki niat yang tulus terus bersama berusaha menuju perbaikan tanpa
mengenal putus asa. "Inilah negeri mukjizat dengan perbedaan tapi
menjadikan berkah bersama untuk bangsa Indonesia," jelasnya.

Wakil Presiden Boediono turut hadir dalam peluncuran buku dan
otobiografi Irman Gusman tersebut. Boediono dalam sambutannya menilai
Irman adalah sosok cerdas baik dalam berbisnis maupun politik. "Peran
DPD dalam menjaga pilar demokrasi untuk memperjuangkan kesejahteraan
yang merata bagi seluruh rakyat tetap dijaga oleh seorang Irman
Gusman," ungkap Boediono.

Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK) juga menyampaikan
penghargaannya bagi Irman Gusman. Menurut JK, Irman adalah sosok yang
pekerja keras. Ia telah memilih jalur politik dengan sisi non partisan
namun itulah yang membuatnya cukup dihargai oleh para politikus lain.
"Dia pekerja keras, dan sangat baik dengan semua relasi," ucap JK.

Jiwa yang merajut Nusantara adalah buku yang merekam jejak langkah
Irman Gusman, mulai dari pemikirannya, cerita masa kecilnya di Sumatra
Barat hingga kiprahnya dalam dunia perpolitikan tanah air. Peluncuran
buku ini sekaligus menandai 50 tahun usia Irman Gusman. Dalam acara
tersebut, beberapa tokoh nasional dan berpengaruh turut hadir,
termasuk Ketua MPR, Taufik Kiemas, Politisi Senior Golkar, Akbar
Tanjung, Surya Paloh, Adi Sasono dan beberapa pejabat pemerintah lain.

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke