Evy, Terlampir saya kirimkan kembali tanggapan saya terhadap buku " Padusi " yang Evy tulis. Semoga bermanfaat.
Wassalam, SB. Dikirim dari iPad saya Mulai meneruskan pesan: > Dari: "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]> > Tanggal: 4 Januari 2012 06:13:32 WIB > Kepada: Evy Nizhamul <[email protected]> > Subjek: Masukan untuk buku "Padusi: Perempuan yang Mendaung Biduk ke Hulu". > Balas-Ke: "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]> > > > > Evy, > > > Saya sudah membaca buku Evy yang menarik itu, : “ Padusi: Perempuan yang > Mendayung Biduk ke Hulu”. Sungguh menarik untuk mengetahui pandangan > perempuan sendiri tentang adat dan kebudayaan Minangkabau, yang dirangkum > dalam 13 tema. Saya kurang tahu, apakah Evy yang pertama menulis buku > tentang adat dan kebudayaan Minangkabau dari perspektif perempuan, ataukah > sudah ada perempuan Minangkabau lainnya yang menulis terlebih dahulu tentang > adat dan kebudayaan Minangkabau ini. > Kesan pertama saya adalah Evy sangat bersungguh-sungguh untuk mendalami dan > mengritisi masalah-masalah klasik Minangkabau yang selama ini menjadi bahan > perdebatan, baik yang merupakan sistem nilai dan lembaga sosial yang bersifat > mendasar, maupun tentang cabang-cabangnya. Hal ini adalah positif dan perlu > dilanjutkan. > Di antara pendalaman dan kritik terhadap sistem nilai dan lembaga sosial > yang bersifat mendasar, antara lain tentang latar belakang dan manfaat > sistem kekerabatan matrilineal; matrilineal dan matriarkat; tentang warisan; > harta pusaka tinggi dan harta pusaka rendah; tentang kaba dan tambo; tentang > kekhawatiran tentang rumah gadang ketirisan; serta tentang orang Minang yang > pindah agama. > Sedangkan yang bersifat cabang-cabangnya adalah tentang hubungan peran > laki-laki dan perempuan, peran sosial perempuan Minang, tentang adat > badunsanak, tenrang punah, tentang abu di atas tunggul, tentang uang jemputan. > Sangat menarik bahwa Evy juga mencari solusi terhadap masalah kontemporer, > antara lain pendapat tentang manfaat Pohon Keluarga Minangkabau, yang > mencatat garis keturunan dari fihak ibu dan bapak, antara lain dengan > menggunakan software Family Tree. > Saya garis bawahi pendapat Evy tentang terjadinya perubahan sosial yang > terjadi dalam alam Minangkabau, serta implikasinya terhadap tema-tema yang > Evy bahas tersebut. Nampaknya memang perubahan sosial inilah yang menjadi > faktor penyebab utama dari perdebatan berkepanjangan yang terjadi dalam > masyarakat Minangkabau selama ini, yang mungkin akan berlanjut ke masa datang > kalau tidak dikaji dan tidak dirumuskan secara mendalam. Dapat saya sampaikan > bahwa menurut penglihatan saya sampai saat ini belum ada sebuah lembaga > penelitian adat dan kebudayaan Minangkabau, yang secara profesional > mengadakan penelitian berlanjut tentang perubahan sosial Minangkabau ini. > Sebagai akibatnya, sebagian besar tulisan tentang Minangkabau bukan saja > bersifat statis – tidak jarang dogmatis – tetapi juga bersifat fragmentaris. > Kesadaran terhadap terjadinya perubahan sosial di Minangkabau serta tentang > perlunya dibahas secara komprehensif dan integral terhadap adat dan > kebudayaan Minangkabau itulah yang mendorong diadakannya KKM/SKM GM 2010. > Seperti dapat Evy baca dalam kata sambutan Prof Dr Azyumardi Azra MA dalam > buku hasil kesepakatan SKM GM 2010 tersebut, bahwa yang dihasilkan SKM GM > 2010 tersebut sesungguhnya adalah suatu strategi kebudayaan Minangkabau yang > komprehensif yang kita perlukan. Kandungan kesepakatan dalam SKM GM itu akan > menjadi lebih afdhal sekiranya seluruh kalangan dapat hadir dan memberikan > pendapatnya dalam pertemuan besar yang dihadiri oleh kl 1.000 orang peserta > tersebut. Sayang, walau sudah berkali-kali diundang, beliau-beliau tiak > bersedia. > Saya sangat berterima kasih sewaktu Evy mengirimkan 16 butir saran terhadap > draft kesepakatan Kongres Kebudayaan Minangkabau (KKM) 2010 – yang kemudian > berganti nama menjadi Seminar Kebudayaan Minangkabau Gebu Minang (SKM GM) > 2010 – yang seluruhnya saya cantumkan dalam draft berikutnya. Dapat saya > sampaikan bahwa Pedoman Pengamalan ABS SBK yang dihasilkan SKM GM 2010 > mendapatkan sambutan baik dari masyarakat Minangkabau dan sudah mulai > disosialisasikan secara teratur. > Tentang adanya kelompok yang menyatakan dirinya mewakili seluruh orang Minang > di dunia untuk menentang KKM 2010, sampai sekarang masih merupakan teka teki > bagi saya apa sesungguhnya alasan mendasar penentangan yang dilakukan oleh > kalangan yang menolak KKM 2010 tersebut. Saya hanya dapat menduga saja, bahwa > sama sekali tidak ada alasan mendasar, yang terlihat dari sama sekali tidak > adanya reaksi mereka terhadap hasil SKM GM 2010. > Akhirulkalam, saya sarankan agar buku Evy ini disediakan untuk publik, dengan > menyediakannya di toko-toko buku, oleh karena isinya sangat bermanfaat untuk > mengetahui dinamika internal masyarakat internal Minangkabau. Jika mungkin, > isinya dikelompokkan dalam dua bagian, yaitu yang bersifat mendasar, dan yang > bersifat pelaksanaan. > Sedikit catatan, kelihatannya Evy lupa mencantumkan judul buku saya dalam > Kepustakaan, walau membahas bagian-bagiannya dalam buku Evy. Kalau mungkin > dicantumkan dalam edisi kedua yang akan datang. Satu lagi, agar mudah mencari > topic-topik tertentu, besar manfaatnya jika nanti mencantumkan indeks. > Sampai disini dulu. > > > > > > > > Wassalam, > Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo > (Laki-laki, Tanjung, masuk 75 th, Jakarta) > Taqdir di tangan Allah, syukurnya nasib di tangan kita. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
