Kereta Api Hantam Mobil Berisikan Satu Keluarga

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Sebuah mobil Avanza bernomor polisi BM 1493
ditabrak kereta api wisata yang memiliki rute Kota Padang – Kabupaten
Pariaman, Jumat (2/3) di sebuah perlintasan liar yang tidak memiliki
palang.

Kasatlantas Polresta Padang Kompol Andiyatna, di Padang, Jumat,
mengatakan peristiwa tersebut adalah akibat "human error", diduga
pengendara mobil tidak mendengar bunyi klakson kereta api saat
melintas.

Kecelakaan yang terjadi tepat di Jalan Punai Raya, Kelurahan Lubuk
Buaya, Kecamatan Koto Tangah, tersebut terjadi sekitar pukul 15.30
WIB, dimana mobil avanza berisi satu keluarga ini hendak mencari rumah
saudara mereka yang akan diwisuda pada Sabtu (3/3) di Universitas
Negeri Padang (UNP).

"Kecelakaan tersebut harus menjadi pekerjaan rumah bagi PT KAI agar
memantau setiap perlintasan kereta api yang ada di kota ini, agar
tidak terjadi lagi," ujar Andiyatna.

Dia menambahkan, beruntung dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban
jiwa, namun bagian depan mobil yang dihantam kereta api tersebut
mengalami rusak parah.

Berdasarkan keterangan sopir avanza Iwan (36), dia bersama dengan enam
anggota keluarga lainnya baru datang dari Kota Pekanbaru, hendak
mencari rumah saudaranya yang akan diwisuda. Setelah berputar di
sekitar kawasan tersebut, dan saat hendak kembali menuju jalan utama,
karenaa tidak mendengar klakson kereta api tabrakan tidak bisa
dihindari.

"Saat kami berniat menuju ke jalan utama, dan dari arah Tabing datang
kereta penumpang, tapi klaksonnya tidak terdengar, dan langsung
menghantam bagian depan mobil, sehingga nenek yang duduk di belakang
terkena serpihan kaca, dan tante langsung pingsan," ujar Iwan.

Saat ini dua orang korban yaitu Saibah (75) yang mengalami luka
dibagian kepaa dan Siti (47) yang mengalami luka memar dibagian kaki
dilarikan ke RS Siti Rahmah untuk mendapatkan perawatan.

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke