Dalam wakatu barito nan bersamaan ado lo carito lain dari Sijunjung: http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=13287:teganya-ibu-jual-perawan-anak&catid=13:haluan-kita&Itemid=81
--- In [email protected], ajo duta <ajoduta@...> wrote: > > MUARO SIJUNJUNG, SUMBAR, KOMPAS.com-- > > Wali Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung Bakri > mengatakan, situs cagar budaya Surau Tinggi dalam kompleks pemakaman > Syekh Abdul Wahab di Jorong Calau dapat dijadikan pusat studi dan > kegiatan agama Islam di Sijunjung. > > "Perkembangan agama Islam di Sijunjung berawal dari daerah Calau itu, > sudah seharusnya surau tersebut dikembangkan menjadi sebuah sentra > kegiatan Islam seperti halnya Da'arut Tauhid di Bandung," katanya, di > Muaro Sijunjung, Rabu. > > Menurut Bakri, seluruh potensi dari segala segi telah cukup memadai di > kompleks surau itu. Dia menyebutkan, dari segi pendidikan pada surau > tersebut dapat dibangun sebuah pesantren modern. > > Pada pesantren tersebut diajarkan segala macam ilmu fiqih (hukum > Islam) dan tarbiyah (pendidikan) sehingga akan dihasilkan lulusan yang > berkompeten, namun memiliki pemahaman ajaran Islam yang tinggi. > > Dengan begitu, kata dia, di masa yang akan datang akan muncul pemimpin > yang arif dan bijaksana dari Sijunjung. Selain pesantren dapat juga > dilakukan kegiatan Islam lainnya, semisal jual beli halal atau > koperasi madani, katanya. > > Bakri menambahkan, alam dan lingkungan di sekitarnya juga sesuai > apabila akan dikembangkan sebagai objek wisata. Di sekitar kompleks > surau dan makam tersebut dibatasi oleh sungai Batang Kuantan serta > dipagari oleh bukit. > > Apabila ini ditata sedemikian rupa katanya, maka pemandangannya akan > terlihat bagus dan menarik minat pengunjung. "Surau calau selalu > banyak dikunjungi peziarah pada bulan sebelum Ramadhan dengan tujuan > untuk berdoa," katanya. > > Dia mengatakan pengunjung sering mengeluhkan sarana yang terdapat di > kompleks surau tersebut seperti belum adanya kamar mandi yang sesuai, > dan tempat berwudhu. > > Bahkan beberapa bangunan terlihat tidak terawat dan cenderung kotor. > "Sudah seharusnya pemerintah daerah tidak melupakan sejarah > daerahnya," katanya. > > Bakri berharap agar pemerintah melestarikan cagar budaya dan segera > melakukan pembangunan di Surau Calau ini, karena menurutnya, Surau ini > merupakan salah satu aset penting yang dimiliki kabupaten Sijunjung > saat ini. > > > Sumber : A > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
