Tarimo kasih Pak Tasril ateh kirimannyo nan bisa panambah wawasan.
 
Dedi N - 50"Berusaha untuk Qona'ah"


________________________________
 From: tasrilmoeis <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, March 13, 2012 3:02 PM
Subject: RE: [R@ntau-Net] PARA MENTERIPUN ,MASIH BINGUNG .........
 

 
Pak
Dedi, mungkin iko nan ditanyo
 
Tan
Ameh
 
BOGOR,
KOMPAS.com - Kadiv Humas dan Promosi KP3EI (Komite Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia), Edib Muslim, mengatakan penyatuan zona waktu di
Indonesia bisa berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi. "(Penyatuan zona
waktu) mudah-mudahan bisa mengangkat 20 persen PDB (Produk Domestik
Bruto)," ujar Edib, dalam workshop internalisasi MP3EI kepada insan pers,
di Bogor, Sabtu (10/3/2012).
Menjadi
satunya tiga zona ekonomi (WIB, WITA, dan WIT), Edib menuturkan, akan banyak
memberikan manfaat khususnya bagi sektor perekonomian. Misalnya saja, dengan
penyatuan zona waktu maka pelaku usaha di wilayah timur Indonesia bisa masuk ke
jam transaksi yang sama untuk melakukan transaksi perdagangan dengan wilayah
lain di Indonesia. Karena tadinya wilayah Indonesia Timur berbeda dua jam
dengan wilayah barat dan satu jam dengan wilayah tengah Indonesia.
Maksudnya,
kata Edib, akan ada ruang transaksi yang lebih banyak bagi sekitar 50 juta
masyarakat di kawasan tengah dan timur untuk bertransaksi dengan masyarakat di
wilayah barat.
Pada
sektor perbankan, misalnya, penyaluran kredit bisa bertambah seiring dengan
satunya zona waktu. Dalam 3 jam penyaluran kredit bisa mencapai Rp 100 miliar,
maka apabila ada penambahan jam transaksi karena penyesuaian waktu, jumlah
kredit yang tersalurkan pun bisa bertambah.
Kemudian,
satunya zona waktu bisa meningkatkan transaksi harian Bursa Efek Jakarta (BEJ)
karena naiknya volume dan jumlah transaksi harian. Ini bisa terjadi karena
adanya peralihan orientasi transaksi yang sebelumnya ke bursa Filiphina,
Australia dan Singapura ke BEJ. Lalu, usaha sekuritas pun bertumbuh di wilayah
timur.
"Sekarangkan
akses mereka (pelaku usaha di wilayah timur Indonesia) ke ekonomi (wilayah)
barat kecil sekali. Tadinya cuma 3 jam. BEJ (Bursa Efek Jakarta) cuma satu jam,
setengah jam pagi, setengah jam sore. Tapi kalau itu bisa sama-sama (waktunya)
kita joint, ya happy-lah," tambah Edib.
Manfaat-manfaat
tersebut nantinya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh sebab
itu, menurut Edib, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, berharap
penyatuan zona waktu ini bisa segera terlaksana.
Pemerintah
menargetkan penyatuan zona waktu ini bisa berlaku mulai 17 Agustus mendatang.
"Harapan kita, Pak Hatta juga mengharapkan lebih cepat lebih bagus. Karena
bisa nggak ini bisa mem-bouncing ekonomi kita yang sebentar lagi
tertekan karena (kenaikan harga) BBM dan sebagainya. Kalau ini bisa mengangkat
produktivitas nasional kenapa tidak," kata Edib Muslim. 
 
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Dedi
Nofersi
Sent: Tuesday, March 13, 2012 2:35 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] PARA MENTERIPUN ,MASIH BINGUNG .........
 
Kok diskusinyo manjadi hangek
mambahas masalah lintang dan bujur? 
Lintang jo bujur, manuruik ambo
indak paralu didiskusikan, itu alami.
 
Nan manggalitik adolah Indonesia
1 zona waktu akan maangkek PDB 20%. Baa kok bisa? Apo rahasionyo atau baa
strategynyo? Atau baa etong-etongannyo.
 
Barangkali ado nan bisa
manjalehan.
 
Dedi N - 50
"Berusaha untuk
Qona'ah"
 

________________________________
 
From:Herman
Moechtar <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, March 13, 2012 12:53 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] PARA MENTERIPUN ,MASIH BINGUNG .........
 
Betul pak. Peralihan waktu itu terjadi secara berangsur mengikuti elevasi atau 
posisi bumi megitari matahari,  yang tidak mungkin dilakukan. Saya cenderung 
Pemerintah menyelesaikan pekerjaan yang didepan matanya banyak Berantakan. 
Jangan bikin sensasi yang nantinya tidak bermanfaat, seperti cuti bersama yang 
ternyata tidak ada gunanya. Itu pak poin saya sebetulnya. Kenapa kita 
masalahkan waktu mengikuti secara ilmiah itu. Kita negara yang luas yang tidak 
mungkin memiliki waktu yang sama, kecuali DIPAKSAKAN.

Sebagai catatan, kita berada dikatulistiwa pada kawasan tropis. Wilayah itu
  sebenatrnya merupakan waktu yang tepat sebagai acuan waktu. Artinya merupakan
  wilayah yang waktunya terukur secara baik, yang dapat dijadikan sebagai acuan
  di tempat lain, seperti wilayah sub-tropis, temprate, dan polar. Tentu akan
  banyak yang perlu didiskusikan. Yang jelas, serahkan ke ahlinya. Kenapa kita
  jadi repot memikirkannya.

Wassalam,

Herman Moechtar

--- On Tue, 3/13/12, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote:

From: Ahmad Ridha <[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] PARA MENTERIPUN ,MASIH BINGUNG .........
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 13, 2012, 5:37 AM
2012/3/13 Herman Moechtar <[email protected]>
 
Itu betul tatalah waktu secara alami mengikuti astronomi seperti sekarang. 

Pak Herman, jika yang sekarang telah alami, bagaimana dengan wilayah
  perbatasan zona waktu? Perbedaan posisi pada bumi tidak signifikan, tapi kok
  waktunya berbeda satu jam?

Ataukah pada akhirnya merupakan kesepakatan?

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
  wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
  http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
  http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
  mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
  http://groups.google.com/group/RantauNet/ 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke