Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ibu Evy Nizhamul, Pak Ahmad Ridha sarato dunsanak yang terhormat.

Dalam konteks ini ada baiknya kita mengharapkan (sekiranya dapat dipenuhi oleh 
Pak Ahmad Ridha) untuk menghadirkan hadist yang disebutkan oleh beliau beserta 
dengan penjelasannya secukupnya agar kita bersama dapat pula mengerti secara 
konfrehennsif bagaimana bentuk dan kasusnya nabi menggendong cucunya ketika 
shalat dan bagaimana pula bentuk dan kasusnya ketika nabi membukakan pintu 
untuk Aisyah juga ketika sedang shalat?

Dua cerita yang dikemukakan oleh pak Ahmad Ridha tersebut di atas merupakan dua 
bentuk peristiwa yang berbeda dan lebih jauh juga di dalamnya juga ada cerita 
yang berbeda.

Ketika nabi menggendong cucunya waktu mengimami shalat tersebut, perlu juga 
dijelaskan oleh pak Ahmad Ridha, apakah pada waktu itu cucunya tersebut berusia 
satu minggu atau dua minggu (antara 7 - 15 hari) atau sudah berumur 12 bulan 
sampai dengan 18 bulan. Usia cucu yang bebeda tsb tentu memerlukan pula cara 
mengendong atau memomong yang berbeda. Itu yang pertama.

Yang kedua. Ketika nabi membukakan pintu untuk Aisyah ketika sedang mengerjakan 
shalat, posisi nabi ketika mengerjakan shalat tersebut ada dimana? Apakah 
misalnya nabi sedang mengerjakan shalat berada di ruang tengah, kemudian 
berjalan ke pintu meninggalkan tempat shalatnya untuk membukan pintu bagi 
Aisyah yang hendak masuk...??? Kita tunggu penjelasannya lebih lanjut dari pak 
Ahmad Ridha. Terima kasih.

Wassalam,

Ambiar Lani (60/L)
Jakarta-Bekasi.



________________________________
 From: Evy Nizhamul <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Tuesday, March 27, 2012 9:53 AM
Subject: [R@ntau-Net] Bls: Tanggpan MN Tentang Perang Paderi Kedua.
 

Salam Pak Ahmad Ridha,

Wah..... yang benar informasi Anda ini Pak Ridha. 
Kalau memang demikian adanya, pantasan saja orang Arab tatkala saya saksikan di 
Masjidil Haram - disaat mereka shalat - mereka berdiri sambil mengasuh anaknya 
bahkan mengejar anaknya saat berlarian meninggalkan posisi shalatnya. Bahkan 
pada saat shalat mereka membaca al Quran. (kalau yang terakhir ini 
bolehlah....).

Lalu apa maknanya disaaat kita shalat - yang bertemu dengan Tuhannya adalah 
jiwa manusia  itu sendiri yang merupakan alam (roh) yang berdiri sendiri. 
Mengumpakan orang shalat khusuk adalah bagaikan balon yang terbang ke awang 
awang. 
Jika masih ada urusan yang diselesaikan saat shalat, bagaikan balon yang 
dibanduli oleh benda yang mengikatnya. 

Sebagai seorang Ibu - pikiran saya akan menari nari - mengingat ingat apakah 
kompor masih hidup, atau rumah takut dimasuki pencuri. 
Jadi tolong diberi pencerahan lagi deh....

Wassalam,
 
~ 3vy Nizhamul~
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)


Dari: Ahmad Ridha <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Selasa, 27 Maret 2012 9:35
Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tanggpan MN Tentang Perang Paderi Kedua.
 

Khusyu' tidak mesti bermakna melupakan segala sesuatu yang terjadi di 
sekitarnya. Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam pernah mengimami shalat 
sambil menggendong cucu beliau. Beliau Shallallahu 'alayhi wa Sallam ketika 
shalat di rumah juga pernah membukakan pintu untuk 'Aisyah radhiyallahu 'anha.

Allahu Ta'aala a'laam.

Wassalaam,
-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke