Ha ha ha ha dima bakeloknyo wacana tadi ko ha, dari Perang Paderi Kedua kok maloncek jadi sumbayang sambia badendang dan manari sambia batapuak tangan. Ado-ado sajo Inyiak Sunguik ko. Tapi jadi juolah parintang-rintang hari, intermezzo di antaro berita kanaikan harago BBM, he he. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: "sjamsir_sjarif" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 27 Mar 2012 08:17:21 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Bls: Tanggpan MN Tentang Perang Paderi Kedua. Nan bedo, kok nan suko badendang mangasuah anak, malenggang-lenggok pulo inyo malagukan Kaparinyo Cik Uniang Elly, babuai buyuang babauai ... :) Tambah bedo parah lai, kok bangkik suga pulo urang sabalahnyo taganggu sumbayangnyo dibantainyo pulo batapuak-tapuak tangan bajoget Tari Sijundai .. :) Salam, -- Nyit Sungut --- In [email protected], Lies Suryadi <niadilova@...> wrote: > > Masalahnya (lagi) adalah (meminjam alasan yg kedengaran agak klies): kita > jauh daicir di bawah kaliber Nabi Muhammad. Bahkan kita mungkin tak apa2 > dibanding Nabi Muhammad. Mako kok dapek, janlah manggendong anak pulo kito > sambia salat. > > Wassalam, > Suryadi > > > ________________________________ > Dari: Evy Nizhamul <hyvny07@...> > Kepada: "[email protected]" <[email protected]> > Dikirim: Selasa, 27 Maret 2012 4:53 > Judul: [R@ntau-Net] Bls: Tanggpan MN Tentang Perang Paderi Kedua. > > > Salam Pak Ahmad Ridha, > > Wah..... yang benar informasi Anda ini Pak Ridha. > Kalau memang demikian adanya, pantasan saja orang Arab tatkala saya saksikan > di Masjidil Haram - disaat mereka shalat - mereka berdiri sambil mengasuh > anaknya bahkan mengejar anaknya saat berlarian meninggalkan posisi shalatnya. > Bahkan pada saat shalat mereka membaca al Quran. (kalau yang terakhir ini > bolehlah....). > > Lalu apa maknanya disaaat kita shalat - yang bertemu dengan Tuhannya adalah > jiwa manusia itu sendiri yang merupakan alam (roh) yang berdiri sendiri. > Mengumpakan orang shalat khusuk adalah bagaikan balon yang terbang ke awang > awang. > Jika masih ada urusan yang diselesaikan saat shalat, bagaikan balon yang > dibanduli oleh benda yang mengikatnya. > > Sebagai seorang Ibu - pikiran saya akan menari nari - mengingat ingat apakah > kompor masih hidup, atau rumah takut dimasuki pencuri. > Jadi tolong diberi pencerahan lagi deh.... > > Wassalam, > > ~ 3vy Nizhamul~ > (Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan) > > > Dari: Ahmad Ridha <ahmad.ridha@...> > Kepada: [email protected] > Dikirim: Selasa, 27 Maret 2012 9:35 > Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] Tanggpan MN Tentang Perang Paderi Kedua. > > > Khusyu' tidak mesti bermakna melupakan segala sesuatu yang terjadi di > sekitarnya. Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam pernah mengimami shalat > sambil menggendong cucu beliau. Beliau Shallallahu 'alayhi wa Sallam ketika > shalat di rumah juga pernah membukakan pintu untuk 'Aisyah radhiyallahu 'anha. > > Allahu Ta'aala a'laam. > > Wassalaam, > -- > Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) > -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
