Kato basambuik. Kalau Anda hendak mengomentari juga, komentari ttg konsep serta pendekatan yang saya pakai. Bukan bagaimana praktek serta penyimpangan yang berlaku selama ini dengan konsep lain yang telah ada sebelumnya. Itu saja. MN
________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, March 28, 2012 5:12 PM Subject: Re: [R@ntau-Net] Jwb thdp Taufiqrasyid /TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" He..he..karena pertama sekali tadi Bpk minta komentar makanya saya komentari kebobrokan BUMD sekarang Karena masalah ini Bapak yang memulai untuk mengetengahkan saya kira Bapak sudah siap dengan konsepnya. Kami para membaca tinggal menchalangenya saja lagi berdasarkan pemahaman kami masing2 Jadi rasanya kurang elok kalau kami mengetengahkan pula konsep kami disini. Cukup konsep Bapak saja yang kita kunyah2 bersama dulu Soal nama gak masalah pak. Taufiqurrahman adalah fullname ambo. Kok Taufiq Rasjid ditambah namo rang gaek --TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ________________________________ From: Mochtar Naim <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 28 Mar 2012 17:16:45 +0800 (SGT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Cc: MOCHTAR NAIM<[email protected]> Subject: Re: [R@ntau-Net] Jwb thdp Taufiqrasyid /TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" Sdr Taufiq, Ketika kita membicarakan konsep, yang dilihat adalah feasibility dan keabsahan serta soundness dari konsep itu. Tidak praktek pelaksanaannya ketika konsep itu dijalankan. Karena praktek itu sendiri ditentukan oleh banyak faktor selain dari konsepnya itu sendiri. Nah, sekali lagi, kalau Anda kurang sependapat dengan saya dalam hal konsep itu, yang sifatnya adalah komunal dan kooperatif di tingkat desa, seperti yang juga dilakukan di negara2 yang sudah saya sebutkan itu, coba Anda tampilkan konsep alternatif lain yang menurut Anda lebih feasible dan workable. Jangan seperti cara Anda itu, yang ditampilkan konsepnya tapi yang disorot praktek pelaksanaannya. Sekali lagi, coba Anda tampil dengan konsep alternatif yang Anda inginkan. Kalau memang ada. Tadi saya salah sebut. Bukan Taufiqurrahman, tapi Tafiqrasyid. Sebuah nama yang indah. MN ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, March 28, 2012 3:11 PM Subject: Re: [R@ntau-Net] Jwb thdp Taufiqurrahman /TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" Pak MN Seperti yang saya sampaikan sebelumnya saya melihat, kemungkinan kontrol/audit systemsnya yang tidak jalan. Sebab beberapa profesional yang sukses dibisnis swasta, sewaktu diberi kesempatan mengelola BUMD. BUMDnya rontok juga Termasuk disini menjadikan BUMD sebagai ATM penguasa Begitu juga sejumlah proses kerja BUMD masih seperti birokrasi yang rumit. Tidak cepat dan taktis mengejar peluang bisnis. Sehingga BUMD banyak yang hanya jadi rekanan Pemerintah saja, karena ada fasilitas khusus. Untuk bisnis lain diluar kurang mampu bersaing Saat ini baru itu yang saya lihat --TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ________________________________ From: Mochtar Naim <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 28 Mar 2012 15:38:50 +0800 (SGT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Cc: MOCHTAR NAIM<[email protected]> Subject: Re: [R@ntau-Net] Jwb thdp Taufiqurrahman /TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" Sdr Taufiq, dkk Kita berfikir dan berencana bukan utk di hari sekarang saja, tapi juga utk di hari besok dan besok-besok, kalau semua2 keburukan itu sudah kita atasi. Atau kita berjalan sambil kita mengatasi dan memperbaiki berbagai kesalahan dan keburukan yang kita bikin dan lakukan itu. Kalau tidak, kita tidak akan bisa membedakan mana yang konsep teori mana yang praktek. Itu baru BUMD, atau BUMN, ataupun Koperasi, yang selama ini prakteknya juga begitu. Bayangkan kalau kita juga berfikir seperti itu dengan kita melihat praktek pelaksanaan ajaran Islam di bidang apapun. Karena praktek kehidupan dari ummat Islam yang kita lihat adalah buruk, Sdr Taufiq tentu juga akan mengatakan, jangan mikirin ttg konsep ajaran Islam itu karena orang Islamnya buruk, jelek, korup, bangsat -- maksudnya bansaik, miskin --dsb. Kalau cara berfikir Sdr Taufiq itu yang diturutkan, tentu semua menjadi buruk, karena tidak memisahkan antara teori dengan prakteknya itu. Teori dilihat dari segi prakteknya. Bukan begitu agaknya, Sdr Taufiq. Bedakan dan pisahkan. Tugas kita pertama-tama adalah, dengan berdasarkan pada pedoman hidup kita, baik secara beragama maupun secara bernegara, sesuai dengan prinsip-prinsip yang kita anut itu. Di bidang ekonomi, misalnya, kita memikirkan bagaimana kita menjabarkan konsep ekonomi menurut pasal 33 UUD1945 yang juga sejalan dengan prinsip ekonomi Islam, sehingga semua itu ditujukan untuk sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat dengan cara yang adil dan dengan kerjasama yang setara dan saling menguntungkan. Maka muncullah konsep BUMN di tingkat nasional, BUMD di tingkat Desa, dan mungkin juga BUM apapun di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota. Misalnya. Sdr Taufiq tahu bahwa di Jepang, Korea dan Cina, sebagaimana juga di Malaysia sekarang, mereka mendahulukan ekonomi kerakyatan ini, sehingga rakyat mereka menjadi makmur. Kita kan sebaliknya. Semua tanah, air dan alam seisinya diserahkan pada para konglomerat dan kapitalis multinasional itu, sehingga rakyat kita tetap miskin dan melarat. Konsep BUMD adalah satu upaya utk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Jepang, Cina dan Malaysia itu. Nah, sekarang, tugas Sdr Taufiq memikirkan bagaimana supaya BUMD itu bisa jalan untuk tujuan sebesar-besar kemakmuran rakyat itu. Coba saya dengar pula dari Anda dan anda-anda yang lainnya, bagaimana konsep Anda. MN280312 ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, March 28, 2012 10:51 AM Subject: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" Pak MN yth BUMD itu untuk saat ini mungkin hebat pada teori dan planning saja Karena pada umumnya BUMD itu tekor terus Apakah karena pengelola yang kurang beritikad baik atau kontrol dari Pemda sebagai Komisaris yang kurang ? Atau ada juga yang menanggap BUMD sebagai sapi perahan Pemda ? --TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ________________________________ From: Mochtar Naim <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 28 Mar 2012 11:19:58 +0800 (SGT) To: rantaunet rantaunet rantaunet<[email protected]>; [email protected]<[email protected]>; [email protected]<[email protected]>; Dr. Saafroedin Bahar<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Cc: MOCHTAR NAIM<[email protected]> Subject: [R@ntau-Net] TULISAN MOCHTAR NAIM DI KOMPAS 22 MARET 2012 "BANTUAN LANGSUNG TUNAI" Kawan2 di Dunia Maya, Kalau belum sempat baca tulisan saya di Opini Kompas, 22 Maret 2012, dengan judul "Bantuan Langsung Tunai," bisa baca sepenuhnya di Lampiran terlampir. Kasi komentar, ya. Mochtar Naim 280312 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
