Naskah Tuanku Imam Bonjol merupakan suatu naskah perspektif Tuanku Imam Bonjol mengenai gerakan Padri yang didalamnyo terdapat pidato beliau yang paling terkenal pada hari Jumat di Musajik Nagari Alahan Panjang Pasaman yang akhirnyo, menurut Haddler melahirkan "Adat barsandi syara', syara’ barsandi adat.
Naskah itu pernah didiskusikan di palanta karena hilang dari peredaran. Konon kabarnya terakhir terlihat pada sekitar tahun 2000. Ambo mambaco bahwa naskah itu dalam tulisan Jawi, berupa Photocopian saat ini tersimpan di Perpustakaan Universitas Barkelay USA. Setelah ambo cubo tanyo, naskah itu yang tahu memang si Jeffrey Hadler penulis buku “Sengketa Tiada Putus”. Pak Jeff iko ternyata punya murid di jurusan sejarah UNAND. Mungkin baik kalau naskah Imam Bonjol itu kembali di copy. Mungkin saat kini relefan baliak di diskusikan. Salam Andiko sutan mancayo -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
