Sanak,

Setiap dapek berita bencana di kampuang, nan tapikia apo nan bisa awak
lakukan utk membantu sanak kito nan jadi korban musibah.

Awak di palantako ada 2 usaho mewujudkan kepedulian. Pertamo Dana
Abadi RF dan nan terakhir Yayasan Palanta RN. Tapi nampak kepedulian
ko alun menjadi kenyataan. Baru berupa plan no action.

Baa gak hati?

On 4/10/12, [email protected] <[email protected]> wrote:
>
> Berita Singgalang | Utama
>
> PUTING BELIUNG DI LIMAPULUH KOTA: Puluhan Rumah Rusak
>
> Tanggal 10 April 2012
>
> Muhammad Bayu Vesky
>
> LIMAPULUH KOTA – SINGGALANG Angin puting beliung melanda Limapuluh Kota,
> Senin (9/4) sore. Sebanyak 40 rumah dan sekolah di Congkong, Koto Kociak,
> Kecamatan Guguak rusak berat, sedang dan ringan.
>
> Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Tiga penduduk Ikua Parik,
> terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Suliki dan Rumah Sakit Achmad Muchtar
> Bukittinggi.
>
> Mereka menjalani perawatan tim medis karena mengalami pendarahan hebat
> setelah ditimpa pepohonan. Dua dari tiga korban, merupakan ibu dan anak,
> Yulita (51) dan Yessi (8). Sampai tadi malam, keduanya masih dirawat di
> Suliki.
> Satu korban lainnya, Yosi (34), ibu rumah tangga. Dia kritis dan dirujuk ke
> RSAM Bukittinggi. “Korban mengalami pendarahan hebat di bagian dalam.
> Sedangkan dua korban lainnya, sudah sadarkan diri,” tutur Iptu Ricky Pranata
> Vivaldi, Kapolsek Suliki menjawab Singgalang, tadi malam.
> Dijelaskan Kapolsek, total bangunan yang hancur di kawasan Ikua Parik,
> tercatat 10 unit. Sedangkan di wilayah hukum Polsek Guguak, meliputi Kubang
> dan Koto Kociak VII Koto Talago, sedikitnya 30 unit bangunan mengalami rusak
> berat dan ringan.
> “Totalnya 40 unit. Paling parah itu di Ikua Parik. Rumah warga di sini semi
> permanen,” kata dia.
> Tidak hanya merusak bangunan, puting beliung juga mematikan seekor sapi
> milik warga Ikua Parik. Sapi ditimpa pohon kelapa yang tumbang.
> Kapolsek mencatat, sedikitnya ada 20-an pohon bertumbangan akibat angin
> kencang. “Sudah dievakuasi, besok (hari ini-red) dilanjutkan bersama BPBD,”
> kata Riki didampingi anggota Komisi B DPRD Wendi Chandra Dt. Maradjo.
> Di kawasan Koto Kociak, 10 unit bangunan rusak ringan. Sedangkan di Nagari
> Kubang, 20 unit bangunan serta rumah rusak berat. “Saya datangi kedua
>
> lokasi. Di Kubang dan Koto Kociak, ada 30 bangunan yang rusak. Sebanyak 20
> rusak parah dan 10 sedang,” kata Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Harmen.
> Kerugian belum bisa ditaksir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
> masih melakukan pendataan. “Belum ada datanya. Kita mencatat dulu. Nanti
> dikabari,” sebut Edi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.
> Hanya saja, di kawasan Ikua Parik Suliki, menurut Kapolsek Ricky Pranata
> Vivaldi, kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
> Walinagari VII Koto Talago, Yon Hendri menyebutkan, akibat puting beliung,
> sejumlah rumah hancur. Warga mengungsi ke kediaman sanak familinya.
> Satu di antara korban yang mengungsi, Damhusni. “Rumah Damhusni hancur,”
> tutur Yon Hendri, didampingi sejumlah masyarakat Koto Kociak.
> Kepada Singgalang, Yon Hendri tidak menyangka, puting beliung mengamuk di
> nagarinya. Selama ini, menurut dia, bencana angin kencang tersebut tidak
> pernah terjadi. “Tadi sebelum Azan Maghrib, selepas hujan deras, angin
> tiba-tiba berputar. Orang-orang minta tolong. Lalu, sejumlah bangunan semi
> permanen hancur. Sebagian atap beterbangan,” pungkasnya. (*)
>
> 
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke