TUNGGULAH DIA DENGAN SENYUMAN


Gempa yang terasa  kuat dan lama di kota Padang

Yang terjadi tanggal 11 April 2012

Ternyata berpusat di Aceh  dengan kekuatan 8,5 SR

Info gempa yang berpotensi tsunami

Telah membuat gelisah dan panik

Para warga yang merasa berada dilokasi tidak aman

Termasuk aku dan para tetangga

Kemana mau menyelamatkan diri

Menurut info, jalanan jalur evakuasi sudah macet



Setelah kondisi aman

Aku teringat SMS Bapak Kecilku dan diskusi kami

1.     Aku tak perlu diundang atas kedatanganku

Aku tidak perlu diantar atas kepergianku

     Aku adalah Malaikat Maut…

     Kenapa engkau tangisi atas kematian saudaramu?

     Apakah aku berbuat dzolim kepadanya?

     Aku tidak mengurangi umurnya

     Aku tidak mengurangi jatah rizkinya

     Aku hanya mencabut ruh yang sudah habis  waktunya

     Tiap hari aku menjumpaimu

     Kenapa engkau masih lalai…

     Padahal engkau belum tahu pasti kapan aku menjemputmu



2.    Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau berleha-leha

Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau bercanda ria

Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau tertawa

Perlukan aku MENJEMPUT KEMATIANMU saat kau lupa

Ingat pesanku, aku selalu memantau kehidupanmu

Subhanallah …



Usai membaca SMS itu

Aku teringat pesan guruku

“Tunggulah Dia dengan senyuman”

Aku tanya Bapak Kecilku

Apa beliau berani menunggu Dia dengan senyuman



Beberapa waktu kemudian

Kuterima lagi SMS Bapak Kecilku

Supaya bisa menyambut malaikat maut dengan senyuman,

Biasakan membaca doa

ALLAHUMMA INNI AS ALUKA TAUBATAN NASHUHA,

WA TAUBATAN QABLAL MAUT,

WA RAAHATAN ‘INDAL MAUT.

WA MAGHFIRATAN  BA’DAL MAUT…

Artinya

YA ALLAH AKU MEMOHON KEPADA ENGKAU TOBAT NASHUHA,

DAN TOBAT SEBELUM MATI,

GEMBIRA KETIKA MATI ,

DAN DAPAT AMPUNAN SESUDAH MATI



Bapak kecilkupun melengkapi SMS nya

Jln menuju Surga  itu tidak selamanya lurus

Ada tikungan yang bernama “COBAAN”

Ada bundaran yang bernama “KEBINGUNGAN”

Ada tanjakkan yang bernama “GODAAN”

Ada lampu merah yang bernama “PERINGATAN”

Ada lampu kuning yang bernama “KEWASPADAAN”

Engkau akan mengalami ban kempes yang bernama ‘HUJATAN”

Tetapi bila engkau memiliki ban serap bernama “KESABARAN”

Asuransi yang bernama “IMAN”

Pengemudi yang bernama “KETAQWAAN”

Engkau akan sampai ketempat tujuan yang bernama “SURGA SEJATI”



Akupun mengucapkan

Subhanallah

Alhamdulillah

La illa haillallah

La haula wala quwwata illa billah



Aku ingat lagi nasehat guruku

Tidak akan mungkin seseorang menjadi taqwa kalau belum ikhlas

Ketika seseorang sudah DUDUK pada SABAR

Maka dia tidak pernah marah dengan hati

Jika dia harus marah, maka dia marah pakai fikiran

Dia akan kaya dengan ilmu



Ketika aku melihat wajah panik dilayar kaca

Wajah ketakutan menghadapi tsunami

Tak obahnya wajahku kemaren itu

Aku jadi termenung dan berfikir

Siapa yang berani menunggu Dia dengan senyuman

Ketika  difikirin lagi

Bahwa penghuni surga adalah orang yang taqwa

Tentu hanyalah orang yang taqwa

Yang berani menunggu Dia dengan senyuman



Kucoba instrospeksi diri

Sudah sabarkah aku

Sudah ikhlaskah aku

Ah menghadapi isu tsunami saja aku masih takut

Takut nyawaku melayang oleh air bah

Seperti korban-korban tsunami yang kusaksikan di layar kaca

Pertanda gelar taqwa masih jauh dari ku

Semoga aku masih punya waktu untuk memperbaiki diri… amin





Padang, 12 April 2012





Hanifah Damanhuri

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke