Assalammualaikum wr wb Ibu Ifah puisi nan rancak dan dalam penuh arti , minta izin ambo forward ke group dam milis sabalah , Salam
Iqbal Rahman Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Hanifah Damanhuri <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 13 Apr 2012 18:51:01 To: rantaunet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] TUNGGULAH DIA DENGAN SENYUMAN TUNGGULAH DIA DENGAN SENYUMAN Gempa yang terasa kuat dan lama di kota Padang Yang terjadi tanggal 11 April 2012 Ternyata berpusat di Aceh dengan kekuatan 8,5 SR Info gempa yang berpotensi tsunami Telah membuat gelisah dan panik Para warga yang merasa berada dilokasi tidak aman Termasuk aku dan para tetangga Kemana mau menyelamatkan diri Menurut info, jalanan jalur evakuasi sudah macet Setelah kondisi aman Aku teringat SMS Bapak Kecilku dan diskusi kami 1. Aku tak perlu diundang atas kedatanganku Aku tidak perlu diantar atas kepergianku Aku adalah Malaikat Maut… Kenapa engkau tangisi atas kematian saudaramu? Apakah aku berbuat dzolim kepadanya? Aku tidak mengurangi umurnya Aku tidak mengurangi jatah rizkinya Aku hanya mencabut ruh yang sudah habis waktunya Tiap hari aku menjumpaimu Kenapa engkau masih lalai… Padahal engkau belum tahu pasti kapan aku menjemputmu 2. Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau berleha-leha Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau bercanda ria Perlukan aku mencabut ruhmu saat kau tertawa Perlukan aku MENJEMPUT KEMATIANMU saat kau lupa Ingat pesanku, aku selalu memantau kehidupanmu Subhanallah … Usai membaca SMS itu Aku teringat pesan guruku “Tunggulah Dia dengan senyuman” Aku tanya Bapak Kecilku Apa beliau berani menunggu Dia dengan senyuman Beberapa waktu kemudian Kuterima lagi SMS Bapak Kecilku Supaya bisa menyambut malaikat maut dengan senyuman, Biasakan membaca doa ALLAHUMMA INNI AS ALUKA TAUBATAN NASHUHA, WA TAUBATAN QABLAL MAUT, WA RAAHATAN ‘INDAL MAUT. WA MAGHFIRATAN BA’DAL MAUT… Artinya YA ALLAH AKU MEMOHON KEPADA ENGKAU TOBAT NASHUHA, DAN TOBAT SEBELUM MATI, GEMBIRA KETIKA MATI , DAN DAPAT AMPUNAN SESUDAH MATI Bapak kecilkupun melengkapi SMS nya Jln menuju Surga itu tidak selamanya lurus Ada tikungan yang bernama “COBAAN” Ada bundaran yang bernama “KEBINGUNGAN” Ada tanjakkan yang bernama “GODAAN” Ada lampu merah yang bernama “PERINGATAN” Ada lampu kuning yang bernama “KEWASPADAAN” Engkau akan mengalami ban kempes yang bernama ‘HUJATAN” Tetapi bila engkau memiliki ban serap bernama “KESABARAN” Asuransi yang bernama “IMAN” Pengemudi yang bernama “KETAQWAAN” Engkau akan sampai ketempat tujuan yang bernama “SURGA SEJATI” Akupun mengucapkan Subhanallah Alhamdulillah La illa haillallah La haula wala quwwata illa billah Aku ingat lagi nasehat guruku Tidak akan mungkin seseorang menjadi taqwa kalau belum ikhlas Ketika seseorang sudah DUDUK pada SABAR Maka dia tidak pernah marah dengan hati Jika dia harus marah, maka dia marah pakai fikiran Dia akan kaya dengan ilmu Ketika aku melihat wajah panik dilayar kaca Wajah ketakutan menghadapi tsunami Tak obahnya wajahku kemaren itu Aku jadi termenung dan berfikir Siapa yang berani menunggu Dia dengan senyuman Ketika difikirin lagi Bahwa penghuni surga adalah orang yang taqwa Tentu hanyalah orang yang taqwa Yang berani menunggu Dia dengan senyuman Kucoba instrospeksi diri Sudah sabarkah aku Sudah ikhlaskah aku Ah menghadapi isu tsunami saja aku masih takut Takut nyawaku melayang oleh air bah Seperti korban-korban tsunami yang kusaksikan di layar kaca Pertanda gelar taqwa masih jauh dari ku Semoga aku masih punya waktu untuk memperbaiki diri… amin Padang, 12 April 2012 Hanifah Damanhuri -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
