Knkn Hendra Messa nn baik n sanak palanta nn budiman!
Selain informasi dari knkn re ughang Indonesia nn bakarajo di Qatar n Abu
Dhabi,JB juo dapek info dari berbagai sumber.
Dibandingkan dengan mereka nn bakarajo di SA,mereka nn bakarajo di Qatar n
Abu Dhabi lebih baik posisi n peranannya ditempat mereka bakarajo seperti nn dd
infokan.
Di SA cq Jeddah n Madinah cq Super market Bin Dawood,io jaatuah kadalam aia
mato JB,hampia sagalo 'kasir'no ughang Philipina,selain mereka(gadis2) ini
lincah- agak genit senek-mereka sangat fasih berbahasa Inggeris n cekatan.
Nalar Diplomat JB bereaksi dengan melobby gadis kasir ini n mendapat info
bahwa nn mamungut kertas2 sampah n membersihkan selokan toko adolah pekerja2
Ina.
Untuk keseimbangan info,JB melobby pulo pekerja kasar spt nn disabuik oleh
gadis kasir nn ughang Philipina tu.Ternyata betul,mereka TKI dari Ina.Merantau
ke SU dengan tingkat pendidikan nn minim n sangat lugu!
Antah dek bantuak n gaya JB,dalam melakukan diplomasi perlobbyian ini,baik
si gadis kasir ataupun pekerja Ina itu, indak tahu/kenal bahwa JB adolah ugang
Ina n Minang lagi, sehingga maksud berjalan mulus.I am very proud n apresiation
concerning your position n others Hendra from Ina in your company.Good luck n
succes!
Tapi,Alhamdulillah,sewaktu JB melaksanakan Umroh beberapa thn nn lalu,para
kasir di Toko Bin Dawood di Jeddah n Madinah adalah anak2 muda Ina tamasuak
penjaga keamanan kasir n tkng bungkus barang2 nn dibeli pengunjung.
Indak tahu JB doh kebijakan managemen Bin Dawood memperkerjakan TKI ini di
kasir itu.
Itulah commen JB Hendra,selamat bertugas,n sukses.
JB,DtRJ,mantan kuli di Deplu,kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: Hendra Messa <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 17 May 2012 03:19:43
To: rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: [email protected]<[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Re : belajar dari keragaman budaya, kisah dari Abu Dhabi
Assalamu alaikum pak Zubir Amin,
tarimo kasih komentarnyo,
btw, lah lamo indak basuo, terakhir sempat silaturahmi ka rumah Ajo di "parak
limau" ( kebun jeruk) , hampir 8 thn yg lalu.
alun tasampai juo, rencana ambo ingin belajar ilmu komunikasi gaya diplomat
dari Ajo Buyuang, Zubir Amin...he..he.he
mak Ajo, alhamdulillah di Abu Dhabi, siko keadaan orang Indonesia lebih
dihargai,
karena banyak juga yg jadi pekerja trampil, operator, teknisi, engineer, bahkan
manajer.
di grup pers Adnoc, persh minyak Abu Dhabi, semacam pertamina di Indonesia,
banyak org Indonesia yg bekerja disana
karena kinerja yg baik, dapat apresiasi bagus dari persh dan org2 arab setempat.
utk rekruitmen tenaga kerja baru di grup Adnoc di UAE dan juga di Qatar, spt
Qatar petroleum , Qatar Gas, mereka mengutamakan org Indonesia,
selain dinilai kerjanya bagus, juga karena sesama muslim, itulah kelebihan awak
dibanding org India atau filipina di timur tengah ko.
kecek nyo, urang india banyak hota, saketek karajo, urang indonesia, tak banyak
omong, tapi kerjaan beres
( btw, mengingat karakter org India tsb, ambo jadi galak2 surang, dipikia2 ,
ampia samo juo, yo karakter urang minang...he.he.he.. )
beda sekali dengan kondisi di Saudi Arabia, dimana banyak org Indonesia jadi
pekerja rendahan, pembantu rumah tangga, supir dll,
sampai kerja yg tak jelas, yg membuat kita sendiri suka sedih melihatnya,
sering malu sendiri pula jadinya.
Malah kita sendiri kalau ke sana ( spt pergi haji atau umroh) seringkali spt
tak dihargai pula oleh org lain
karano itulah kalau ambo pai umroh lewat jalur darat dari Abu Dhabi siko,
kalau basuo yo urang2sinan dibawa mahota bahasa arab pasar sajo atau bahaso
urdu yo urang pakistan/india.
dan ambo kecekkan tingga di Abu Dhabi, baru inyo menghargai awak.
btw, pak Zubir Amin, di UAE ada beberapa diplomat nyo nan urang awak juo,
antara lain Konjen RI di Dubai, pak Mansyur Pangeran, mungkin lai kenal Ajo ?
salam hormat utk Ajo Buyuang dan keluarga, semoga sehat wal afiat selalu
HM
[email protected] May 16 10:12AM
Kalau orang Indonesia kebanyakan menjadi apa di Dhubai n Abu Dhabi, Hendra?.
Mudah-mudahan tidak menjadi tukang pungut sampah kertas ditoko-toko
Super Market Bin Dawood di Jeddah,Madinah,seperti nn JB jumpai beberapa
tahun nn lalu disana.
Namun demikian,thread Hendra ada mempunyai makna tersendiri.Selamat bertugas.
JB,DtRJ,di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: Hendra Messa <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 16 May 2012 17:58:44
To: rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] belajar dari keragaman budaya, kisah dari Abu Dhabi
Saat naik bis kota di Abu Dhabi ataupun naik kereta metro di Dubai, satu
hal yg unik ialah kita bisa mendengarkan ring tone dengan beragam
melody, saat handphone salah seorang penumpang berdering. Sekali waktu
tiba2 berdering ring tone dengan irama lagu2 india, saat lain kita bisa
mendengarkan rentak irama negeri arab, lagu2 barat popular sampai irama
music yg tak kita kenali sama sekali, pokoknya beragam ring tone bisa
kita dengarkan dari para penumpang di kendaraan umum tersebut yang
terdiri dari orang berbagai bangsa. Abu Dhabi dan Dubai, kota besar di
UAE, adalah kota yg multikultur, orang berbagai bangsa kita temui
disana, menurut berita dari salah satu media massa setempat, ada sekitar
200 kebangsaan berbeda tinggal dan bekerja di negara UAE.
Kita akan bisa merasakannya saat sampai disana, bahkan sejak di Airport,
kita bertemu para pegawai imigrasi berpakaian jubah , orang arab
emirati setempat, para porter org india, pekerja cleaning service orang
Bangladesh, org Filipina yg jadi penunggu toko2 free tax di airport,
para supir orang2 pakistan, dan para penumpang dari berbagai kebangsaan
lain nya. Itu baru di airport, saat sampai ke tempat2 umum lain nya di
tengah kota seperti di mall, di sekolah, bahkan sampai saat sholat di
mesjid pun, kita akan bertemu dengan orang berbagai bangsa.
Berdasar pengalaman datang ke Jakarta dari daerah, kita sering dihantui
ketakutan akan kriminalitas atau gangguan dari kelompok2 tertentu,
Sehingga saat datang ke kota besar di negara lain, pikiran khawatir spt
itu masih ada. Ternyata keadaan nya lain sekali, walau berada di tempat
asing dengan orang2 asing dari berbagai negara sekalipun, kita bisa
aman, dan orang2 nya pun baik dan menghargai kita.
Bergaul dg orang berbagai bangsa, mendengar cerita2 mereka tentang
bangsa dan negaranya, kita seolah2 sedang mengembara ke berbagai penjuru
dunia, mengenal kondisi alamnya, mengenal perjuangan hidupnya, banyak
pelajaran berharga juga bisa diraih. Tiap2 negara memiliki cerita2 unik
tersendiri pula.
Silahkan baca selengkapnya pada link berikut ;
http://hdmessa.wordpress.com/2012/05/16/ragam-budaya-kisah-dari-abu-dhabi/
salam
HM
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/