Terima kasih infonya Mak Ngah. Saya sudah lama mendengar nama prof Kahin ini dan rasanya juga pernah membaca tulisannya.
Saya kebetulan seorang yang memasuki masa remaja (teenager) waktu peristiwa PRRI serta ikut merasakan dan menyaksikan penderitaan, kesedihan, dan ketakutan yang menimpa keluarga orang tua dan masyarakat. Ibu saya melahirkan anak kembar ketika ayah saya tidak tahu di mana berada karena bersembunyi berbulan-bulan di hutan di lereng gunung Sago. Adik nenek saya hilang ketika berjualan obat-obatan dan tidak pernah kembali. Tetangga ada yang meninggal karena kawat berduri yg dialiri listrik di penjara. Di sisi lain, sebagian masa PRRI sangat menyenangkan karena para mahasiswa pada pulang kampung dan membantu mengajar di SD, sehingga pendidikan dan kesenian seolah mengalami Renaissance. Juga beberapa penjual makanan kecil dari Payakumbuh pulang kampung, sehingga kami bisa menikmati berbagai penganan yang enak-enak. Salam, Fashridjal M. Noor Sidin L 64 Bdg Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "sjamsir_sjarif" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 24 May 2012 14:02:35 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Kenangan Masa Kanak-kanak Untuk mempelajari Sejarah Latar Belakang "Kenangan Masa Kanak-kanak" Angku Lembang Alam ini, buku Kahin adalah salah satu buku yang sine qua non, buku yang tidak boleh tidak Harus dibaca dan diteliti oleh semua penyetudi peminat sejarah PRRI. Buku itu adalah hasil reset selama 40 tahun oleh pengarang suami isteri, keduanya ahli Sejarah Indonesia terkenal, pernah tinggal di Indonesia. http://thenewpress.com/index.php?option=com_title&task=view_title&metaproductid=1548 Buku lama itu masih dapat dipesan dari penerbitnya dengan harga resmi (mahal), namun banyak sumber-sumber distrib buku-buku lain yang tgelah menjual jauh lebih murah, apalagi used books yang dapat dijangkau harganya dari pembaca dan peminat. Saya tidak tahu apakah terjemahan buku itu ke dalam Bahasa Indonesia sudah pernah diterbitkan. Salam, -- MakNgah --- In [email protected], fashnoor2006@... wrote: > > Mak Ngah yth. > Konon peristiwa Bay of Pigs itu berujung pada konfrontasi Amerika Serikat vs > Uni Soviet yg bisa mencetuskan Perang Dunia ke 3. Itu menurut pers Barat. > Memang peristiwa PRRI itu sangat menyedihkan, seperti halnya Civil War di > Amerika Serikat di mana yang memberontak, walaupun tujuannya berbeda dg PRRI, > juga dikalahkan. > Sekedar manambah info > Salam > Fashridjal M. Noor Sidin > L 64 Bdg > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: "sjamsir_sjarif" <hambociek@...> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 24 May 2012 11:46:54 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [R@ntau-Net] Kenangan Masa Kanak-kanak > > Ado lo ciek lai Angku Abraham: > 17 April 1961 – Bay of Pigs Invasion: A group of CIA-financed and -trained > Cuban > http://simple.wikipedia.org/wiki/April_17 > Peristiwa Bay of Pigs ko sangat menggemparkan urang di Amerika, tapi > Peristiwa PRRI nan labih barek dan gadang mularatnyo ka Urang Minangkabau > indak diketahui urang doh (Baco Buku Kahin Subversive as a Foreign Policy). > > Salam, > --MakNgah > --- In [email protected], Abraham Ilyas <abrahamilyas@> wrote: > > > > Ambo minta izin untuak mamasuakkan catatan tanggal nan ditulihkan Mak Ngah > > tsb. ke dalam ephemerids website nagari. > > Ruponyo pada tanggal nan samo dengan tahun yang berbeda ado peristiwa > > penting untuk diingat oleh anak kamanakan, ...sarupo nan alah ditulihkan > > yaitu > > > > tanggal *22 Februari* pada tahun *1841* terjadi perang Batipuah melawan > > Belanda dipimpin oleh Kalirajo dan Jua Imbang, perlawanan tsb. meluas ke > > Pykumbuah, Agam lainnyo, Salimpaung, Kytanam dll. sedangkan 22 Februari > > tahun *1958*, kota Bukittinggi dibom dari Udara oleh AURI. > > > > dan pada *17 April tahun 1823* tentara Belanda mundur dari puncak Marapalam > > saat perang Padri setelah gagal memasuki Lintau sedangkan pada tg. 17 April > > *1958* kota Padang diduduki Tentera Pusat/Soekarno -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
