Terimakasih Tan Ameh atas forwarding beritanya Menurut hemat saya, Pak Endang Sumiarsa ada benarnya sejauh menyangkut urgensi pembangunan jalur kereta api (komuter) Padang - Bandara Minangkabau waktu ini, karena biayanya yang mahal dan masih ada alternatif angkutan masal yang lain. Walaupun ini merupakan investasi publik, efisiensi dalam alokasi sumber-sumber ekonomi (yang selalu terbatas) yang lazimnya diukur dengan Economic IRR, perlu menjadi pertimbangan utama.
Tapi mengapa masalahnya baru diangkat sekarang, karena menurut berita Antara 01/10/2011, jalur ini bahkan dijadwalkan sudah beroperasi dalam tahun ini (2012)? Masih menurut berita Antara tersebut, pengerjaan jalur tersebut dilakukan bersamaan dengan pembukaan jalur Indarung - Solok untuk kereta barang. Nah, IMHO, jalur ini sangat penting dibuka guna mengurangi tekanan terhadap jalan raya Padang-Solok lewat Sitinjau Laut. Lebih-lebih dengan akan segera dilaksanakannya pembangunan pabrik baru PT Semen Padang (Indarung IV), yang tentunya akan memerlukan tambahan pasokan batu bara dari Sawahlunto yang produksinya juga akan ditingkatkan dengan investasi dari China. Yang tidak kalah pentingnya tentunya ialah rehabilitasi jalur KA Padang -Solok lewat Padangpanjang baik untuk angkutan barang dan penumpang/wisata, bukan Padang - Bukittinggi- lewat Padangpanjang seperti yang disarankan Pak Endang Sumiarsa, karena rehabilitasi jalur Padangpanjang-Bukittinggi memerlukan biaya ekonomi yang besar karena sudah beratnya alihfungsi lahan di jalur tersebut. Contohnya jalur dari Simpangtigo (Bak Air) ke pasar Padangpanjang sekarang sudah menjadi jalan raya yang mempunyai fungsi penting dalam sistem transportasi Kota Padangpanjang. Mungkin hal serupa terjadi di kota Bukittinggi Wallahualam bissawab Wassalam, HDB-SBK (L, 69-) ==== [R@ntau-Net] Bandara Minangkabau belum perlu jalur kereta Mon Jul 16, 2012 10:28 pm (PDT) . Posted by: "tasrilmoeis" AP II Anggap Bandara Minangkabau Belum Perlu Jalur Kereta Zulfi Suhendra - detikfinance Selasa, 17/07/2012 12:06 WIB http://images.detik.com/content/2012/07/17/4/120824_bandara.jpg Jakarta - Pembangunan jalur kereta api di Bandara Minangkabau belum dirasa penting oleh pihak Angkasa Pura II (AP II). Arus penumpang di bandara Sumatera Barat ini dianggap tak padat. Direktur Umum Angkasa Pura II Endang Sumiarsa mengatakan traffic untuk --- -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
