Da Nof;

Jadi Da Nof masuak anggota BOD untuk PT. Supreme Energi nan mauruih Pambangkik 
Listerik tinago angek bumi tu?

Regards;
Sy Syarien


________________________________
 From: Y. Napilus <[email protected]>
To: Milis SMA1Bkt <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; RantauNet2 Milis <[email protected]> 
Sent: Thursday, July 19, 2012 8:38 AM
Subject: [R@ntau-Net] Irwan Prayitno: Panas Bumi mslh MINDSET
 

Dear All,
 
Dari acara diskusi panel geothermal kmrn di EBTKE Conex di JCC, Gubernur Sumbar 
menyampaikan keprihatinannya atas lambatnya perkembangan eksploatasi Panas Bumi 
di Indonesia. Stlh 30 tahun sejak Kamojang pertama kali, baru 1200 MW 
dari potensi yg diperkirakan 29.000 MW, 40% dari potensi dunia. Indonesia adl 
negara TERBESAR di dunia yg memiliki potensi panas bumi...! Tetapi ironisnya, 
baru 2% yg digunakan sbg sumber energi dari panas bumi ini utk pembangkit 
listrik. Sedangkan program pemerintah pengadaan 10.000 MW tahap I dan 10.000 MW 
tahap II tidak akan tercapai kalau tidak ada terobosan2 baru utk itu.
 
Irwan Prayitno yg ikut membidani UU Panas Bumi ini ketika menjadi Anggota DPR 
sangat prihatin dg hal ini. Beikut pernyataan beliau kemaren:
"Ini masalah MINDSET. Maaf kalau kita lihat dari sisi agama, kita ini 
sebetulnya KURANG BERSYUKUR thd karunia Tuhan. Potensi sedemikian besarnya, 
disia-siakan begitu saja. Energi panas bumi itu sudah disediakan oleh Tuhan 
jauh sejak sblm kita lahir. Tidak akan habis. Tidak merusak merusak lingkungan. 
Uang yg akan dipakai Investor pun juga bukan uang negara. Tidak ada cost 
recovery seperti eksploatasi minyak dan gas bumi. Yang akan diuntungkan juga 
kita semua, rakyat Indonesia. Terus kenapa kok terkesan dipersulit dan 
diperlambat izinnya...? Itu sama saja dg memperlambat kesempatan rakyat kita 
utk menikmati kesejahteraannya...!". Gubernur Sumbar kmrn juga menyatakan bahwa 
Propinsi Sumbar diharapkan bisa jadi SUMBER ENERGI HIJAU termasuk energi air, 
angin, laut, biomass disamping potensi panas bumi yang cukup besar. Dengan 
proses perizinan melalui satu pintu yg diterapkan di Sumbar, diharapkan bisa 
menarik lebih banyak lagi investor masuk ke Sumbar.
 
Catatan lain:
Menurut Dirjen EBTKE, Kardaya Warnika ketika diskusi panel hari pertama, jika 
kondisi penggunaan energi saat ini masih dilakukan seperti ini terus, 
diperkirakan 2019 kita akan murni jadi IMPORTIR ENERGI. Krn energi fosil kita 
akan habis dg peningkatan kebutuhan akan energi listrik yang meningkat terus. 
Bank Indonesia skrg sdg menyiapkan GREEN BANKING utk mendukung investasi di 
sektor EBTKE ini. Krn masih banyak bank yang masih ragu-ragu akan resiko utk 
mendukung investasi di sektor EBTKE ini.
 
Panas Bumi sering dikatakan sbg Energi Masa Depan. Ttp Surya Darma memberikan 
sedikit koreksi: Energi MASA KINI dan MASA DEPAN...! Krn kalau dikatakan hanya 
energi masa depan, kapan mau dipakainya...? 
 
Lihat jg KOMPAS Rabu 18 Juli 2012 hal.17:
Energi dg BBM 28%, Gas 23%, Batubara 40%, Panas Bumi 2% dan Air 7%. Harga pokok 
penyediaan listrik dg BBM sktr 35-40 sen Dollar per kWh, dg Panas Bumi masih 
9,7 sen dollar per kWh. Menteri ESDM, Jerowacik yg menyatakan mendukung 1000% 
EBTKE pd pidato pembukaan, segera menaikkan harga pokok utk panas bumi menjadi 
10 sen dollar per kWh utk Sumatera hingga 17 sen dollar per kWh seperti di 
Papua. 
 
Talabiah takurang mohon maaf sebelumnya. Tarimo kasih.
 
Wass,
Nofrins'79
 
 
Ki-ka: Dirut PLN (diwakili), Dirut PERTAMINA Geothermal Energy (Slamet Riyadi), 
Gubernur Sumbar (IP), Moderator (Suryadarma), Dirjen Kehutanan, ORMATS (topik 
Low/Medium Temperatur Geothermal) dan Sekrtrs Dirjen EBTKE (DR. Djadjang 
Sukarna)
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke