Assalamu'alaikum, Da Nanang,
pentingnya kereta api secara jangka panjang untuk Sumbar, telah menjadi concern bersama di milis ini sejak awal, ketika Pak Chaidir (Semoga Allah memberikan kesehatan kepada beliau) dan Pak Saaf menggelontorkan ide MPKAS hingga terbentuknya. tidak lama setelah terbentuk, sebenarnya ada satu langkah penting yang belum terlaksana, yaitu dilakukan simposium, yang tujuan akhirnya terutama membuat grand design perkeretaapian sumbar, tentunya dikaitkan dengan jaringan kereta sumatra. kalau dari konsep awal, rasanya sudah cukup banyak yang kita peroleh dari Pak Chaidir. sementara menunggu simposium itu, ternyata MPKAS bergerak begitu cepat, sehingga ada kekhawatiran tersendiri di milis ini, untuk langkah selanjutnya. di antara perkembangan yang kurang baik, yaitu pengoperasian kereta reguler padang-pariaman yang tanpa perencanaan baik dan juga tanpa diduga MPKAS. hal ini cukup menggelisahkan da Nof juga waktu itu. concern MPKAS rasanya, kalau gak salah, dalam membangkitkan kereta api sumbar ini, pertama mengaktifkan jalur kereta yang sudah lama menganggur untuk pariwisata. langkah ini tidak mendapat penolakan dan justru disambut antusias, kecuali concern yang besar pada aspek keselamatan. langkah lanjutannya cukup bervariasi, yang terkait kereta barang dan kereta angkut orang. untuk yang ini, Da Nof dan Pak Kurnia yang lebih jelasnya. kita berharap langkah-langkah perkeretaapian sumbar ke depan adalah langkah yang terukur sehingga mempercepat momentum kebangkitan kereta api sumbar. mohon maaf kalau ada kekeliruan wassalam erwin z pecinta kereta On Friday 01 February 2008 13:41, asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang wrote: > Masalah kereta api mau kita bawa kemana, kalau kita berpikir itu jangka > pendek memang tidak ada yang diuntungkan, tetapi kalau kita berpikir > panjang banyak permasalahan yang akan terpecahkan. Kita bisa membayangkan > berapa banyak uang negara yang habis untuk perawatan jalan, kalau tidak > salah anggaran yang terbesar adalah untuk PU Bina marga. Kalau boleh > bertanya apa yang didapat pemerintah oleh truk-truk tangki dari Pasaman > Barat, truk Batu Bara dan truk yang punya roda banyak yang melintasi > Sumatera Barat. Apakah Bapak Ibu dapat menikmati pemandangan jalan dari > Padang ke Solok saat berada di belakang Truk-truk besar tersebut, bagaimana > kita mau memajukan parawisata kalau truk-truk tersebut menebarkan maut > dijalan raya. Pasti pihak-pihak yg punya truk bilang, truk kami belum lunas > atau sebahagian alasan lainnya? Jawabnya itu resiko bisnis, jangan mau > untungnya saja. Pemerintah sebagai regulator yang mempunyai kepentingan > disini, butuh sebuah kebaranian dari Gubernur untuk menentukan keputusan > iini. > > Semuanya terpecahkan oleh KERETA API, tiada macet, tiada perawatan jalan > yang bocor luar biasa dll. > > Kalau Suamtera Barat ingin maju, HARUS DIHIDUPKAN LAGI KERETA API. Kalau > tidak percaya, banyak kajian ilmiahnya sama Bp. Khaidir > > Semoga cepat sembuh bapak. > > > Nanang --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
