Assalamu'alaikum Ww Saya cuma ingin bertanya ... apakah dana untuk pembangunan KA ke BIM ini... pitih sanang....alias tabungan.... atau pitih susah.... alias pinjaman ?
Kalau lai pitih sanang.... go a head....taruihkan... tapi kalau pitih susah.... jaan di pasusah lai dunsanak awak...., untuak ka BIM itu indak ka sampai 10 persen panduduak bagai do...... jadi dipikia-pikia bana dulu...jan jadi 'menara gading' Nan kaduo ambo sapandapek kok KA bisa maatesi banyak masalah tetapi bukan tidak membutuhkan biaya perawatan juga....... Untuk kajian ilmiah, bisa dicari yang lebih objektif nggak...... kalau saya karyawan pabrik loti Law , atau mantan karyawan pabrik roti Law.... roti Law adalah roti yang paling enak..... Wassalam Z Chaniago Pada tanggal 01/02/08, asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Masalah kereta api mau kita bawa kemana, kalau kita berpikir itu jangka > pendek memang tidak ada yang diuntungkan, tetapi kalau kita berpikir panjang > banyak permasalahan yang akan terpecahkan. > Kita bisa membayangkan berapa banyak uang negara yang habis untuk > perawatan jalan, kalau tidak salah anggaran yang terbesar adalah untuk PU > Bina marga. Kalau boleh bertanya apa yang didapat pemerintah oleh truk-truk > tangki dari Pasaman Barat, truk Batu Bara dan truk yang punya roda banyak > yang melintasi Sumatera Barat. > Apakah Bapak Ibu dapat menikmati pemandangan jalan dari Padang ke Solok > saat berada di belakang Truk-truk besar tersebut, bagaimana kita mau > memajukan parawisata kalau truk-truk tersebut menebarkan maut dijalan raya. > Pasti pihak-pihak yg punya truk bilang, truk kami belum lunas atau > sebahagian alasan lainnya? Jawabnya itu resiko bisnis, jangan mau untungnya > saja. Pemerintah sebagai regulator yang mempunyai kepentingan disini, butuh > sebuah kebaranian dari Gubernur untuk menentukan keputusan iini. > > Semuanya terpecahkan oleh KERETA API, tiada macet, tiada perawatan jalan > yang bocor luar biasa dll. > > Kalau Suamtera Barat ingin maju, HARUS DIHIDUPKAN LAGI KERETA API. Kalau > tidak percaya, banyak kajian ilmiahnya sama Bp. Khaidir > > Semoga cepat sembuh bapak. > > > Nanang > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
