AA iyo, diseling lo bouquet variasi warnawarni Bunga Angrek dengan lagu keroncong Tuti Maryati.
http://www.youtube.com/watch?v=YWkLiMv2bCg&NR=1&feature=endscreen -- MakNgah --- In [email protected], ajo duta <ajoduta@...> wrote: > > Nakan Renny nan sadang galau, > > Indak paralu galau dengan segala perbedaan nan ado. Itu sadonyo manusiawi > sajo. > Ado nan maraso paling benar, surgo inyo sajo nan punyo. Ado pulo nan santai > sajo. > Bia sajolah dan nikmati sajolah, sebagai suatu taman bungo. Beragam warna > ditaman > menambah keindahan. Pelangi itu indah karano berbagai warna. > > salam indak bagalau dari subarang. > > > 2012/8/7 Reni Sisri Yanti <resy_2000@...> > > > Apakah karna bulan puasa, sehingga tema2 yang bersebaran di Palanta ini > > bertemakan Islami ? > > sehingga bermunculan pendapat2 yang saling berbeda bahkan bernotasi > > memojokan seseorang ? > > dan semakin banyak bisik2 yang diterima dari palanta ini...yang menilai > > seseorang tersebut yang berbeda akhlak dan ilmu pengetahuan tentang agama > > yang sama2 dianut ? > > > > Ada apa ini ? kenapa kita saling siku menyiku ? saling cibir mencibiri ? > > > > Sudah bertanyakan anda pada diri anda ? dan sudah bercerminkah anda ? > > apakah anda adalah *maqom* *ma'rifat binafsihi *( sudah mampu memahami > > pribadimu secara sempurna).dan yang mampu memahami tentang kepribadiannya > > dan kelemahannya dihadapan Allah dan tidak memposisikan dirinya lebih baik > > dari dihadapan manusia dan dan apakah anda adalah manusia yang sudah > > memahami kemanusiannya ? > > > > Tanpa kita sadar ataupun tidak, kita sering menghakimi orang lain dengan > > kacamata kita. Menggangap pendapatan kita memiliki kedudukan yang sama > > dengan hukum Tuhan. Menyalahkan yang salah, seolah kita tak pernah berbuat > > salah. Mempermasalahkan kesukaan dan ketidaksukaan orang lain. Merasa > > memiliki hak untuk menilai sesuatu. Menyalahkan perbuatan, sikap, > > perkataan, tindakan, dan (mirisnya) termasuk jalan fikiran orang lain yang > > berbeda dengan kita. > > > > Cobalah sedikit berfikir , bahwa hak setiap manusia berjalan dengan > > apapun kehendaknya, selama ia tidak melintasi hak orang lain. yah begitulah > > manusia tetaplah manusia. Kita mengetahui tidak ada manusia tercipta > > secara sempurna. Lantas adilkah ketika kesalahan seseorang menjadi bahan > > cemoohan orang lain? Seolah dengan kesalahannya itu ia adalah makhluk > > paling berdosa di seluruh dunia yang seakan sah-sah saja untuk dihujat ? > > > > Sebenarnya keuntungan macam apa yang kita dapatkan dari menghakimi orang > > lain. Diluar dari segalanya, siapa kita sehingga merasa paling benar. Kita > > ini sama, bukan dewa atau malaikat. Apakah kita malaikat yang tak pernah > > melakukan dosa, tetap saja kita tak memiliki hak menandingi pekerjaan Tuhan > > yang satu itu.Jika saja Tuhan mau, Dia cukup menunggu waktu untuk membuka > > aib dan dosa kita, yang siapa tahu lebih besar dari orang yang kita anggap > > rendah dan berbeda dengan kita. > > > > Selama ia adalah manusia cukuplah Tuhan saja yang menjadi hakim untuk > > setiap tarikan nafas manusia dalam kehidupan ini. > > > > Renny.Bintara -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
