2012/8/9 Muljadi Ali Basjah <[email protected]>

> Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Ibu2/Bapk2 sarato para Pambaco nan Budiman.
>

Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh,


> Iko ado saketek bahan bacoan, untuak introspeksi sorang2 nan manuruik ambo
> agak batali jo topik iko. Mudah2an bisa direnuangkan dan berfaedahlah
> handaknyo.
>
> "Belajar Toleransi dari Al-Azhar dan Mesir " oleh Bapak Fahmi Hasan
>

Pak Muljadi, sedikit catatan saja untuk bagian: "Berkuasanya dinasti Saud
yang mewajibkan ideologi salafi dan melarang adanya berbagai macam madzhab
itulah yang mendasari diutusnya komite Hijaz yang meminta agar raja Ibnu
Saud memberikan kebebasan untuk umat Islam non Salafi untuk menjalankan
ajaran empat madzhab di Makkah dan Madinah."

Saya sempat tinggal di Arab Saudi selama 2,5 tahun di Provinsi Timur
(asy-Syarqiyyah). Sekitar 30% populasi provinsi tersebut adalah Syi'ah.
Bahkan populasi mayoritas beberapa kota seperti Hasa adalah Syi'ah. Saya
juga bantu mengajar kegiatan praktikum dan cukup banyak mahasiswa yang
Syi'ah. Sebagian dosen juga Syi'ah. Yang Sunni pun beragam karena datang
dari berbagai negara. Ada banyak dosen dan mahasiswa dari India, Pakistan,
dan Bangladesh yang bermadzhab Hanafi. Yang berasal dari Afrika, banyak
bermadzhab Maliki. Begitu pula ketika berkunjung ke Makkad dan Madinah,
kita bisa mendapati orang dari pelbagai madzhab. Sehingga, cukup aneh jika
dikesankan orang di Saudi dipaksa untuk mengikuti madzhab tertentu.

Yang dibatasi adalah kegiatan penyebaran. Seseorang tidak boleh sembarangan
mengumpulkan orang untuk berceramah masalah agama. Kita bisa bandingkan
dengan Indonesia yang orang dengan mudah disebut ustadz dan menyebarkan
yang aneh-aneh.

Allahu Ta'aala a'laam.

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke