Betawi mana aja gak masalah. Mau tulen, separo Betawi atau berjiwa Betawi..:)
Persoalan terbesar Jakarta itu kan karena terlalu menumpuknya manusia, barang dan uang di situ. Coba itu yg didistribusi-ulang dulu. Separo persoalan Jakarta insya Allah selesai. Kalau aku tanya teman2 yg udah makan sekolahan di luar negeri, kenapa masih mau2nya berdempet2 di Jakarta, rata2 jawabnya, "buat cari makan..":) Padahal bumi Allah ini luas dan mereka juga punya tool dan skill set untuk survive di mana saja (setidaknya menurutku). Tentang pindah ibukota, ada uda Adrianof Chaniago yg sudah mengkajinya. Wassalam fitr 2012/8/14 Akmal N. Basral <[email protected]> > Orang Betawi nyang mane Encang Fitr :) > > Ada banyak orang Betawi pengagum Si Jampang/Pitung, yang sedikit-sedikit > mengandalkan "ciat-ciat-jederrr-nyusruk-dah-lo-sono". Hanya sedikit orang > Betawi pengagum Muhammad Husni Thamrin (MHT) yang namanya diabadikan pada > nama gang (jalan kecil) di Jakarta sejak era 70-an. > > Kenapa saya berpendapat begitu, karena memang sedikit sekali warga Betawi > yang tahu bahwa ayah MHT, Haji Thamrin Mohammad Tabrie, meski punya > pesantren di Sawah Besar, tapi menyekolahkan anak-anaknya di Bible School, > Pasar Baru. MHT sejak TK sudah disekolahkan di situ, tahun 1900. Alasan > ayahnya menarik, kalau mau maju dalam ilmu-ilmu dunia sang anak harus > disekolahkan dalam sistem pendidikan Barat, bukan cara pendidikan Islam > (jangan lupa konteksnya, saat itu baik Muhammadiyah atau NU belum berdiri). > Belakangan > MHT dikenal sebagai singa podium yang lantang mengaum via Volksraad. > Wawasan nasionalismenya jauh mengatasi kebetawiannya. > > Jadi kalau ada imbauan "kembalikan Jakarte kepade orang Betawi", > mudah-mudahan itu juga anjuran agar orang Betawi paling nggak seimbanglah > dalam mencontoh para pahlawan mereka. Jangan menganggap nyang namenye > pahlawan ntu cuman Si Jampang/Pitung doangan, yang dikit-dikit ade masale > langsung "ciat-ciat-jederrr-nyusruk-dah-lo-sono". > > Salam, > > Akmal N. Basral > > Sent from my iPad2 > > On Aug 14, 2012, at 9:29 AM, Fitrianto <[email protected]> wrote: > > Slogan Jakarta kalau boleh usul adalah: > "Kembalikan Jakarte ke orang Betawi, pindahin ibukota ke > Kalimantan..."..hehe > > Wassalam > fitr > lk/37/kumamoto > > -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
