Sebenarnya sudah ada dan hampir selesai, yakni jalur Simala (Sicincin-Malalak). Saya baca di media lokal on-line masih terkendala pembebasan lahan. Jangka panjang tentu jalan tol Padang-Pekan baru. Semoga pemancangan tiang pertamanya sudah terlaksana sebelum penggantian Pemerintahan di tahun 2014
Wassalam, St Bandaro Kayo From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Rinaldi Sent: Monday, October 01, 2012 7:58 AM To: [email protected] Subject: RE: [padang-panjang] Nasib PP No 84 Makin Tak Jelas Pak Darwin. Kalau jalan dari Padang panjang ke B.Tinggi (khususnya Koto Baru dan Padang lua), setiap hari "Balai" macetnya bukan main, apa gk ada dari pemerintah untuk membuat jalan alternative? Jalan Bypass misalnya, atau relokasi pasarnya? Dulu dari padang panjang ke bukit tinggi Cuma butuh waktu 20 menit, sekarang 2jam ( macet kotobaru dan padang lua ) Thanks & Regards Rin@ldi Description: Description: Description: goGreen From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Darwin Bahar Sent: Friday, September 28, 2012 5:17 PM To: Palanta Rantaunet; [email protected]; [email protected] Subject: [padang-panjang] Nasib PP No 84 Makin Tak Jelas Jumat, 28 September 2012 01:54 http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content <http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&a%20m p;id=17912:nasib-pp-no-84-makin-tak-jelas&catid=1:haluan-padang&Itemid=70> &view=article&id=17912:nasib-pp-no-84-makin-tak-jelas&catid=1:haluan-padang& Itemid=70 PADANG, HALUAN - Nasib PP No 84 tahun 1999 tentang Perluasan Wilayah Kota Bukittinggi hingga kini masih belum jelas, apakah akan dilaksanakan atau tidak sama sekali. Sebab tenggat waktu dua pekan yang diberikan Pemprov Sumbar untuk pemetaan nagari mana saja yang masuk ke PP No 84 secara utuh dan mana yang hanya sebagian saja, tak kunjung tuntas. Keputusan untuk pemetaan kembali nagari yang masuk PP No 84 itu disepakati dala m rapat Kamis (30/8) lalu di Kantor Gubernur Sumbar, yang dihadiri Bupati Agam Indra Catri dan Sekdako Bukittinggi Yuen Karnova dan sejumlah instansi terkait lainnya. Bupati Agam Indra Catri yang dikonfirmasi Haluan Kamis (27/9), disela-sela Rapat Koordinasi (rakor) Gubernur Sumbar dengan Bupati/Walikota se-Sumbar di Padang, tak mau memberikan komentar sejauh mana hasil kerja tim pemetaan nagari ini. Saat didesak karena batas waktu yang diberikan Pemprov Sumbar sudah habis, Indra Catri justru mamburansang dan minta agar dihormati sikapnya yang tidak mau memberikan jawaban. Lalu minta untuk ditanyakan ke Walikota Bukittinggi. "Anda dari mana? Tolong hormati sikap saya yang tidak mau berkomentar soal itu," katanya dengan nada tinggi. Padahal dalam rapat yang digelar Kamis (30/8) lalu, Bupati Agam Indra Catri saat itu mengatakan sebenarnya tidak ada masalah dengan penerapan PP tersebut. Namun perlu diper-tanyakan kemauan masyarakat yang akan digabungkan ke Kota Bukittinggi. Sebab PP itu menggabungkan 10 kecamatan di Agam menjadi wilayah Kota Buki ttinggi. Jumlah ini terlalu banyak dan sangat luas sehingga perlu ditinjau lagi. (h/vie) ******************* IMPORTANT ! ******************************* The content of this email was found to contain potentially hostile or malicious content. For your protection, eSafes Content Security Server has modified this email and removed the dangerous content. ********************************************************************* * Found invalid IMG Tag, Objects Removed: IMG(1) __._,_.___ Reply to <mailto:[email protected]?subject=RE%3A%20%5Bpadang-panjang%5D%20 Nasib%20PP%20No%2084%20Makin%20Tak%20Jelas> sender | Reply to <mailto:[email protected]?subject=RE%3A%20%5Bpadang-panjang%5D% 20Nasib%20PP%20No%2084%20Makin%20Tak%20Jelas> group | Reply <http://groups.yahoo.com/group/padang-panjang/post;_ylc=X3oDMTJwbzlnbjRuBF9T Azk3MzU5NzE0BGdycElkAzQ2OTAxNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDM4MDY0BG1zZ0lkAzIwNzYEc2Vj A2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMzQ5MDUzMDk4?act=reply&messageNum=2076> via web post | <http://groups.yahoo.com/group/padang-panjang/post;_ylc=X3oDMTJlMzU1Y29qBF9T Azk3MzU5NzE0BGdycElkAzQ2OTAxNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDM4MDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA250 cGMEc3RpbWUDMTM0OTA1MzA5OA--> Start a New Topic Messages in this topic <http://groups.yahoo.com/group/padang-panjang/message/2074;_ylc=X3oDMTM0dmc0 NGNnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzQ2OTAxNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDM4MDY0BG1zZ0lkAzIw NzYEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMzQ5MDUzMDk4BHRwY0lkAzIwNzQ-> (2) Recent Activity: <http://groups.yahoo.com/group/padang-panjang;_ylc=X3oDMTJlamJucGd2BF9TAzk3M zU5NzE0BGdycElkAzQ2OTAxNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDM4MDY0BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc 3RpbWUDMTM0OTA1MzA5OA--> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkcWpzbDBsBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzQ2O TAxNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDM4MDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMzQ5MDUzMDk4> Image removed by sender. Yahoo! Groups Switch to: <mailto:[email protected]?subject=Change%20Delivery %20Format:%20Traditional> Text-Only, <mailto:[email protected]?subject=Email%20Delivery:%20Di gest> Daily Digest . <mailto:[email protected]?subject=Unsubscribe> Unsubscribe . <http://docs.yahoo.com/info/terms/> Terms of Use . Image removed by sender. __,_._,___ -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
<<image001.jpg>>
<<image002.jpg>>
<<image003.jpg>>
