Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Hendra Messa ST.

Saya salut atas info dari ungkapan & analisa teman Pak Hendra yang disampaikan 
dibawah ini.

Saya juga sepemikiran dengan beliau, makanya saya yang awam dengan cara saya, 
banyak bertanya kepada Bapak Ir. Yulnofrin Napilus (se-almamater dengan pak 
Hendra, sama2 jebolan ITB) via Palanta tentang misal PT Supreme 
(empunya/Investornya urang Sumando kita)

https://service.gmx.net/de/cgi/g.fcgi/mail/print?folder=inbox&uid=U3RlcNdzESBNZCdWxmwmpe5yIJhw5Eb5&header_query=muljadi&allfolders=false&CUSTOMERNO=10693705&t=de194501194.1351752312.10710927

Sayang tak ada Jawaban sedikitpun dari beliau,walaupun saya minta tolong ke Pak 
Dutamardin agar membisikan kpd beliau, begitu juga secara malereang via Orang 
Dapua Palanta, nihil sama sekali tak ada tanggapan atas pertanyaan saya yang 
ba-lapik2 ini.

Begitu juga dengan Aqua milik NESTLE,
https://service.gmx.net/de/cgi/g.fcgi/mail/print?folder=inbox&uid=YWl1M4cnTTEzaSNN0GRLMBg3JldB4ZIG&header_query=nestle&allfolders=false&CUSTOMERNO=10693705&t=de194501194.1351752312.10710927

Yang ada dan saya sangat berterima kasih sangat ke bapak Adha Jamil, satu2nya 
yang berkomentar.

Demikian juga dengan tentang Shinkanzen kereta api express Jepang, Jembatan 
Selat Sunda etc.

Permisi mohon diri, karena ada telefon dari client, mau berkunjung ke-projekt, 
seterusnya ber akhir pekan bezuk anak sulung yang berUlTah kuliah 250 km dari 
gubug kami.

Wassalam,
Muljadi Ali Basjah.

Ada sedikit komentar yang GENERAL tentang GeoThermal/PT Supreme dari Pak  H. 
Ir. Darwin Chalidi ahli pertambangan minyak (se-almamater dengan pak Hendra 
Messa ST, Pak Ir Yulnofrin Napilus sama2 jebolan ITB)

-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Thu, 1 Nov 2012 13:17:10 +0800 (SGT)
> Von: Hendra Messa <[email protected]>
> An: milis ia itb <[email protected]>, 
> "[email protected]" <[email protected]>
> CC: kalam milis <[email protected]>, migas_indonesia milis 
> <[email protected]>
> Betreff: [R@ntau-Net] mental miskin & hilangnya jati diri ( kekayaan jiwa vs 
> kekayaan alam )

> Rekan sekalian, 
> 
> sebuah ungkapan yg menarik dari seorang teman, mengenai betapa banyak
> orang  tak suka
> bila perusahaan asing mengeruk kekayaan alam negeri kita , betapa kita
> sebagai
> anak negeri, hanya jadi penonton yg hanya mengais sisa2 nya sajah, protes
> dilakukan dimana2 dg berbagai cara.
> 
> Namun bila ada lamaran dari perusahaan asing tsb, semua org
> berebut ingin melamar kerja disana, 
> 
> bila ada project kerjasama dg persh asing
> tsb, smua pejabat pemerintah, mulai dari lurah sampai petinggi negara
> ingin
> ikutan, supaya kebagian juga..:-))  
> Kalau sudah pada kenyang kebagian,  akhirnya jadi diam seribu bahasa
> 
> Pada waktu lain, timbul lagi protes di berbagai  tempat, saat sudah
> kenyang , akhirnya diam lagi,  dan begitu
> lah seterusnya
> 
> Namun ada juga yg benar2 dg niat mulia ingin bangsa nya
> maju, mandiri dalam mengelola kekayaan alam anugrah dari Yang Maha Kuasa
> ini,
> ia
> tak bisa di patahkan dg godaan dunia, 
> Akhirnya dipakai lagi deh, teori lama jaman penjajahan inlander, baheula,
>  “divide et impera”, di adu domba  dg sesama teman nya ( yg sudah
> dikenyangkan ),
> akhirnya ia dikeroyok teman2 nya sendiri, habis juga deh…
> 
> Belajar dari sejarah Indonesia dan memahami karakter psiko sosial
> khas Indonesia spt itulah para penasihat perusahaan asing  yg beroperasi
> di negeri  ini, tahu sekali bagaimana cara “memainkan” nya,
> sehingga mereka tetap langgeng sejak jaman baheula sampai saat ini…
> “Sungguh terlalu” ,kata bang Rhoma Irama.., 
> “yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin” , lagu bang
> Rhoma yg sangat digemari tukang ojek yg biasa mangkal di bawah pohon
> mangga,
> perempatan jalan pasar jum’at
>  
> Mental yang miskin dan hilangnya jati diri , adalah hal
> pertama yg perlu di perbaiki dalam diri kita, 
> 
> kita perlu membangun kekayaan jiwa, sebelum bisa mengelola kekayaan alam ,
> 
> 
> "kekayaan yang sesungguhnya, ialah kekayaan jiwa"  ( kalam hikmah)
> 
> salam
> HM
> http://hdmessa.wordpress.com

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke