Insya Allah ambo sato badoncek pulo, bilo ka dicetak buku ko!! tolong agiahkan rekening nan manarimonyo.
Salam, Darwin Chalidi, 63, Tangsel 2012/11/30 Dasriel Noeha <[email protected]> > Sebagai salah seorang penyumbang tulisan pada rencana Buku Bunga Rampai > Kisah PRRI, saya terkaget, membaca dialog ttg hal diatas. Saya menyikapinya > begini: > 1) Saya masih bertanya kapan mau diterbitkan. > 2) Badoncek utk biaya penerbitan adalah ide bagus, saya akan ikut > 3) Kepada pihak yang berselisih paham, mohon sabar > 4) Tolong pak Ab kembali koordinasikan penerbitan buku ini menyangkut; > kapan, penyunting, penerbitnya, biaya, dan buka kacio badoncek > > demikian yang terasa di hati saya, > wass, > DAN > > *Dari:* Akmal N. Basral <[email protected]> > *Kepada:* "[email protected]" <[email protected]> > *Cc:* "[email protected]" <[email protected]> > *Dikirim:* Jumat, 30 November 2012 6:55 > *Judul:* Re: Bls: [R@ntau-Net] Alihguna Re:Crowd funding? Re: Manulih > Cerpen Basamo? BR PRRI > > > Betul Mak Asmun, > selama ini saya juga mencoba mendukung kegiatan apa pun yang dilakukan > sanak palanta untuk kemajuan ranah, meski kehidupan penulis, sudah bukan > rahasia lagi, jauh dari berkelimpahan. Program sapi Simmental Marapalam via > sanak Armen, saya ikut. Produk-produk dari sanak lain via RN, saya beli > (Reni yang tahulah). Betapa untuk madu yang sebetulnya cukup sebotol bagi > sekeluarga (karena juga sudah ada stok sebelumnya) saya beli jauh lebih > banyak untuk saya bagi-bagikan pada tetangga saya yang Minang juga. Dll. > Bagi saya, dengan cara itulah kita membuhul persaudaraan antarsanak dan > mendukung program-program RN secara RIIL - siapa pun yang mencetuskannya. > > Itu juga yang membuat saya mendukung Buku PRRI meski saya tak tahu asal > muasalnya, dan problem penyelesaian buku ini, uniknya, baru terungkap > setelah secara kebetulan saya menginisiasi program penulisan cerpen. > Rupanya, yang baru saya ketahui, sudah dua tahun proyek buku PRRI berjalan, > dengan hasil akhir belum jelas (pada awal November lalu). > > Karena itulah saya gulirkan ide crowd funding. Tapi selain sambutan dari > Reny, bundo Nismah, dan Rina, tak ada sama sekali respon lain dari TIM INTI > buku PRRI di sini, bahkan hanya, misalnya untuk sekadar "terima kasih atas > idenya" (meskipun itu basa-basi, tak apalah). Kini hampir sebulan berlalu, > tak ada reaksi apa pun di milis. > > Lebih aneh lagi, ketika dua malam lalu saya, Reny, dan da Jepe yang > membincangkan bagaimana solusi penyelesaian buku PRRI di BB Group Palanta > RN (semata-mata karena kami peduli), malah hal itu dipelintir oleh seorang > anggota tim inti buku PRRI yang menyampaikan SECARA TERTUTUP kepada dua > anggota inti lainnya lagi bahwa ide crowd funding/badoncek jadi "bahan > galak-galak di BBG". (Kalau jadi bahan "galak-galak", kenapa saya dan Reny > yang kehidupannya biasa-biasa saja, malah termasuk dua dari HANYA empat > orang yang menuliskan nama untuk crowd funding?). > > Di situlah keadilan Allah tegak, karena salah seorang tim inti yang > dikirimkan "pelintiran opini" itu (tidak tergabung dengan BBG) justru > memforward lagi kepada saya dan Reny. Subhanallah! Mudah sekali bagi Allah > untuk mengelupas apa yang disembunyikan hati manusia, apalagi dengan niat > untuk memburuk-burukkan orang lain yang ingin membantu. > > Yang lebih menyedihkan, orang yang memelintir chat kami (saya, Reny, Jepe) > di BBG sebetulnya saat itu online juga tapi DIAM SAJA seakan-akan itu bukan > hal penting. (Mungkin karena merasa sudah kebanyakan uang, dan bisa > menghandel sendiri penyelasaian buku PRRI, sehingga tidak dibutuhkan > partisipasi orang di luar -- "di subarang" istilah Mak Asmun -- ya silakan > saja. Alhamdulillah kalau begitu). > > Orang yang memelintir chat kami itu sebetulnya tahu sekali bahwa pada saat > yang sama, terjadi pembicaraan paralel antara Reny dan Jepe tentang sebuah > proyek lain di Kalimantan, yang disampaikan Jepe dengan gaya khasnya yang > penuh "bagarah", sehingga struktur chat berselang-seling antara topik > serius buku PRRI dengan topik garah Kalimantan. Dan tidak susah membedakan > keduanya. > > (Sudah saya copy paste transkrip lengkap posting soal itu kepada tim ini > buku PRRI agar tahu duduk soalnya secara proporsional) > > Bagi Mak Abraham dan Rina yang menerima email "pelintiran awal" -- > meminjam istilah Reny: email pemecah belah menjurus fitnah -- (bahkan Rina > pun sempat terpengaruh dengan menjawab; "Biarlah orang-orang yang mencemeeh > ... dst ...". Lihatlah betapa mudahnya opini terbentuk), saya ingin > tegaskan posisi saya: saya tidak marah dengan kejadian ini. > > Untuk apa saya marah jika niat saya dan Reny, ibaratnya seperti orang yang > sedang melihat sebuah kapal hendak karam, lalu kami mendekat ingin > memberikan pertolongan, tapi oleh seorang penumpang kapal malah disebarkan > kabar ke sesama penumpang bahwa kami hanya "menjadikan bahan galak-galak", > bisa terus membantu. > > Jadi saya tidak marah. Alhamdulillah hari ini pun saya sedang Puasa Daud, > yang sudah Allah mudahkan bagi saya melakukannya dua tahun terakhir. Yang > saya lakukan adalah constructive criticism. Tawasau bil haq. > > Saya hanya kasihan melihat Reny yang begitu bersemangat untuk membantu > penyelesaian buku PRRI (setelah chat di BBG, Reny mengontak saya sehingga > kami chat berdua sampai jam 1 pagi, khusus membahas buku PRRI saja karena > Reny bilang "kasihan Wak da jo para penulis yang lamo menunggu .. dst ...), > justru dizalimi secara telak. > > Yang bagi saya cukup "lucu" adalah bagaimana orang yang memelintir chat > itu setelah mendapat penjelasan panjang dari Reny dan Jepe, hanya > memberikan jawaban pendek yang sangat apologetik. "Minta maaf karena saya > sedang galau." > > Galau? > > Jadi kami harus bilang "wow" dan koprol gitu? > > Terakhir, meminjam lagi kalimat Mak Asmun, "Salamaiek bajuang." (Kalau > bisa disertai pikiran positif terhadap orang lain, akan lebih baik). > > Harap maklum jika kata-kata saya lebih tajam dari belati. Sebab saya > percaya pada adagium ini, "True friend stabs you from the front." > > Hanya pengecut yang menusuk sahabatnya dari belakang. > > Salam, > > Akmal Nasery Basral > > > > > Sent from my iPad > > On Nov 29, 2012, at 8:30 PM, asmun sjueib <[email protected]> wrote: > > Aww. Datuk Soda dan Palanta n.a.h. kiranya banyak hal nan memang paralu > dikarajokan. Walaupun ambo ado disubarang bukan berarti indak satuju jo > rencana tsb. justeru ambo ingin supayo upayo nan alah ado labieh > ditingkatkan sehingga Bunga Rampai PRRI dapeik diterbitkan sebagaimana > mustinyo. Salamaiek bajuang. Wassalam. Haasma Depok > *Dari:* Abraham Ilyas <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Dikirim:* Kamis, 29 November 2012 14:37 > *Judul:* Re: [R@ntau-Net] Alihguna Re:Crowd funding? Re: Manulih Cerpen > Basamo? BR PRRI > > Dunsanak di Palanta n,a.h. > > Meskipun terlambat, ambo mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang > sebesar-besarnya untuk dukungan nyata dari angku Akmal N. Basral yang > disambut oleh secara spontan pula oleh Bundo Nismah, Reni dan Rina untuk > menerbitkan buku Buku Rampai PRRI, . > > Ya, .... penerbitan ini memang masih dalam *proses usaha* (karena dalam > TOR tidak disebutkan sumber biaya), ..... dan karena kata pengantar serta > editing/koreksi akhir yang sangat kita harapkan oleh Prof. DR. Mestika Zed > dijanjikan pada akhir Desember 2012. > > Tanpa mengurangi penghargaan terhadap Ibu dan Bapak di atas, ada pula info > tentang PRRI di FB: Arbi Syafri yang mengirim permintaan ke Reni Nuryanti > (penulis buku: "Perempuan Berselimut Konflik") > 16 November sbb.: > > aslkm...mbak reni. (Reni Nuryanti) > > saya arbi syafri tanjung (mhsw pascasarjana Ilmu sejarah UNAND). > Kami bermaksud akan mengadakan satu acara pada *Februari 2013* yaitu > Mengkaji Ulang PRRI. > *Rencananya kegiatan tersebut berupa seminar dan pameran uang PRRI, surat > kbar masa PRRI, serta buku2 yang berhubungan dengan PRRI. * > > Bersediakah mbak, untuk mengirim alamat lengkap/nomor kontak informan yang > tertera dalam lampiranbuku mbak"Perempuan Berselimut......"serta duplikat > surat2 kabar yang tertera di daftar pustaka buku tersebut > Sebelumnya terimaksih > -------- > Komentar dari ambo (FB: Datuk Soda) menanggapi rencana > > Assalamulaikum Wr. Wb. > Sehubungan dengan rencana pameran PRRI bulan Februari 2013, maka saya > ingin mengetahui lebih lanjut rencana tsb. > > Apabila jadi diterbitkan buku berjudul *"Bunga rampai Kisah PRRI, kalah > dalam Pertempuran, menang dalam Perjuangan"* maka kegiatan ini bisa kita > laksanakan. > > Salam > > Abraham Ilyas > > -- > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > > > > -- > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > > > -- > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > > > > -- > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > > -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
