Angku Nofend St. Mudo sbg tambahan informasi mengenai PDRI ada tambahan sbb yg disampaikan oleh dusanak ambo Ada juga sepenggal info yg mungkin bisa memperkaya sejarah tsb, Ttg radio/RadioKomunikasi, Bahwa pd masa itu ada radio yg bersejarah disebut JBY6, perangkat ini sangat bersejarah krn konon dgn perangkat ini juga di siarkan informasi ttg perjuangan kemerdekaan Indonesia (PDRI), pd masa itu pihak musuh berusaha utk menangkap alat ini tetapi karena usaha yg patriotik dr pemuda2 Indonesia sekitar6 orang? Mrk berusaha berpindah pindah tempat agar tdk terditeksi oleh musuh, seperti di Halaban payakumbuh, terakhir mereka bersembunyi di Nagari Lubuk Jantan Lintau Buo, disini mrk lebih lama krn lokasi yg susah utk di capai musuh, dr sini siarkan info ttg perjuangan n kemerdekan RI, disitu saat ini ada tugu peringatannya. Sepengetahuan sy 4 th yg lalu masih hidup 2 org dr. 6 pemuda tsb diatas, tapi yg pasti satu dr mrk sy kenal dekat n saat ini msh sehat walafiat walau dgn umur yg sdh uzur, yaitu Bp Zahlul Dt Murun, rmh beliau di Bogor. Perangkat tsb mungkin msh disimpan sbg alat yg bersejarah di Bkt? Ato sdh dibawa ke Jkt? Juga dpt dicari info yg lengkap dr Instansi terkait di Batusangkar ato langsung ke tugu peringatan tsb n bisa ditanyakan sejarah ini kpd Walnagari LB Jantan. Wallahuallam bissawab?Tks
Sofwandi Tarmizi DtDjM Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 20 Dec 2012 10:38:03 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] PDRI: Kototinggi atau Bidaralam? Tambahan referensi dari wiki. Pemerintahan Darurat Republik Indonesia *Pemerintahan Darurat Republik Indonesia* *(PDRI)* adalah penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia periode 22 Desember<http://id.wikipedia.org/wiki/22_Desember> 1948 <http://id.wikipedia.org/wiki/1948> - 13 Juli<http://id.wikipedia.org/wiki/13_Juli> 1949 <http://id.wikipedia.org/wiki/1949>, dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara <http://id.wikipedia.org/wiki/Syafruddin_Prawiranegara> yang disebut juga dengan Kabinet Darurat<http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Darurat>. Sesaat sebelum pemimpin Indonesia saat itu, Sukarno<http://id.wikipedia.org/wiki/Sukarno> dan Hatta <http://id.wikipedia.org/wiki/Hatta> ditangkap Belanda pada tanggal 19 Desember <http://id.wikipedia.org/wiki/19_Desember> 1948<http://id.wikipedia.org/wiki/1948>, mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara. http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_Darurat_Republik_Indonesia Agresi Militer Belanda II *Agresi Militer Belanda II* atau *Operasi Gagak* terjadi pada 19 Desember<http://id.wikipedia.org/wiki/19_Desember> 1948 <http://id.wikipedia.org/wiki/1948> yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta <http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta>, ibu kota<http://id.wikipedia.org/wiki/Ibu_kota> Indonesia <http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia> saat itu, serta penangkapan Soekarno <http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno>, Mohammad Hatta<http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta> , Sjahrir <http://id.wikipedia.org/wiki/Sjahrir> dan beberapa tokoh lainnya. Jatuhnya ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia<http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintah_Darurat_Republik_Indonesia> di Sumatra <http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra> yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara <http://id.wikipedia.org/wiki/Sjafruddin_Prawiranegara>. Pada hari pertama Agresi Militer Belanda II, mereka menerjunkan pasukannya di Pangkalan Udara Maguwo<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Maguwo&action=edit&redlink=1> dan dari sana menuju ke Ibukota RI di Yogyakarta. Kabinet mengadakan sidang kilat. Dalam sidang itu diambil keputusan bahwa pimpinan negara tetap tinggal dalam kota agar dekat dengan Komisi Tiga Negara<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komisi_Tiga_Negara&action=edit&redlink=1> (KTN) sehingga kontak-kontak diplomatik dapat diadakan. http://id.wikipedia.org/wiki/Agresi_Militer_Belanda_II > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Wed, 19 Dec 2012 20:42:47 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] PDRI: Kototinggi atau Bidaralam? > > Saya agak bingung mengenai cerita ini, krn Aggresi Belanda dimana Sukarno > Hatta ditangkap Belanda tgl.19 Des'49, tapi dalam kisah ini disebutkan PDRI > dibentuk tgl.23 Des'48 kemudian kembali lagi dibawahnya dikisahkan > perjalanan Mr Syafruddin di bulan Januari 1949, jadi dr Des'49 mundur ke > Jan'49 yg benarnya yg mana Pak Nofend krn ini sejarah > > Lihat kisah ; Tanggal 27-28 Desember 1948 rombongan Syafruddin > meninggalkan Bangkinang menuju Taratakbuluh, menyeberangi Sungai Kampar, > terus ke Teluk Kuantan. Beberapa sadan ditinggalkan/ditenggelamkan ke dalam > sungai. Melewati kampung, Desa Lipatkain dan Muaralembu, jip berisi > peralatan Sender terbalik, masuk kubangan lumpur. Syafruddin berada dalam > jip itu, dan ia kehilangan kacamatanya. Syafruddin mendapatkan kacamata > “baru” dari seorang dokter bertugas di wilayah dilalui. Tanggal 29 Desember > 1949 perjalanan diteruskan ke Teluk Kuantan. ......??? > > Wass > HM. Roy Noviar Amiroeddiin > St. Tan Tuah > -- * * *Wassalam * *Nofend St. Mudo 36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
