--- hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalammualaikum Wr Wb bundo di As yth

Wa'alaikumsalamwarahmatullahiwabarakaatuh.

Alhamdulillah sudah mulai berubah, meskipun
kadang-kadang, akan ucapan salamnya dah mulai lengkap
dituliskan, dan ini yang terpenting.

Inilah bedanya orang yang sabar dengan tak sabar
menghadapi ocehan orang lain kediirnya.
Juga inilah bedanya orang yang banyak baca sejarah
rasulullah dan para sahabat bagaimana menghadapi
tanggapan-tanggapan semacam apapun.Dia akan tenang,
ngak akan sampai marah, apalagi sampai mati
tegang.naudzubillahimindzalik.

Rasulullah Shallallhu'alaihiwasallam mencontohkan pada
ummatnya bagaimana mengadapi ocehan-ocehan orang lain
kepadanya, tanggapan-tanggapan, ejekan, cacian makian.
Beliau sabar, paling yang disebutkan beliau adalah:"
ya Allah ma'afkanlah kaumku, karena mereka tidak
mengetahuinya". Beliau sangat sabar, dan bagi yang
mengikuti sunnah rasulullah akan meniru sikap semacam
ini, bagi yang tidak mau,silahkan saja.Rasulullah akan
tegas, boleh dikatakan marah, kalau yang diejek,
diocehkan diremehkan itu adalah masalah agama. Itu
saja.

Untuk bundo Nismah, terimakasih atas nasehatnya Bundo.
Kalau mengenai suami saya, silahkan bundo mengemail
beliau sendiri.Bagaimana sikap beliau terhadap Adat
Minang? Sungguh, beliau 100% setuju dnegan apa yang
saya sampaikan dimilist. Saya mengkritik adat Minang
masalah pusaka tinggi yang jatuh pada garis keturunan
padusi saja(walau itu sekedar hak garap, memang itu
pulalah yang saya kritik), juga adat Minang kawin
sesuku, walau sebahagiannya. 

Justru dari beliaulah saya banyak pemasukan. Silahkan
Ima tanya sama orang Minang, kepada siapa masalah kita
kelak dipertanggungjawabkan? Tanya saja itu, Adat itu
siapa yang menciptakannya. Kata orang Minang itu siapa
yang buat, Allahkah, atau manusia? Itu justru
kata-kata dari suami saya.Apalagi pepatah-pepitih
banyak dari beliau.

Dan bukan dari beliau saja,emails di japri justru
banyak yang sependapat dengan apa yang saya sampaikan
masalah kritikan saya terhadap warisan pusaka tinggi
dan kawin sesuku tersebut.

Wassalamu'alaikum. Rahima.

(Yang lebih mengutamakan keluarganya ketimbang
kuliyahnya, itu yang menyebabkan sampai berumur 38 thn
pun ia masih bersekolah, dah berumur 37 thn baru
magisternya dicapai,kelambatannya bukan karena tidak
naik tingkat, bahkan alhamdulillah disekolahnya
predikat , very good, exellent(mumtaz selalu ia raih,
tetapi keterlambatannya  karena menganggur untuk
urusin anak-anak dulu, alias dihentikan dulu sekolah
buat sementara baru kuliyah lagi.

 Berantam maksudnya bagi orang lain, tetapi bagi saya
pribadi adalah mencari kebenaran yang hakiki,
menyampaikan kebenaran yang datangnya dari Allah,
meski harus melalui tahapan-tahapan, ataupun cacian,
ejekan dllnya, cepat ataupun lambat, hal ini akan
berubah juga, dan itu realita.Itu sebabnya apapun
tanggapan yang ia terima sikapnya tenang dan
biasa-biasa saja, karena dia yakin Allah bersamanya,
ia akan selalu sabar, ngak akan naik pitam, apalagi
mati tegang, naudzubillahimindzalik).


>    
>   Takajuik hanifah mambaco tulisan bundo. Tabik suga
> bundo nampakno yeh ? 
>   Kalau ka hanifah tulisan gon bundo alamaikkan,
> langsuang mati tagak hanifah mah bundo.
>   Iko bundo saroman urang DAYAK, main pancuang sen.
> Ngeri juo mambacotulisan bundo kalau sadang bangih.
>    
>   Bundo, ndak usah ma etong doso urang dulu lah.
>   Cubo bundo etong doso bundo dulu.
>   Kama umua bundo, bundo habihkan ?
>   Contoh kawan lamo bundo nan bundo kecekan suko
> bagonceng jo laki2 samapi tajangkang.
>    
>   S1 di Indonesia lamono rato-rato 4 taun, 
>   S2  duo tahun. Kalu umua wakatu masuak S1 baru 19
> tahun, tantu sakitar umua 25 tahun alah manter du.
> Baa mangko alah gaek baru pulang? Sudahdun ndak
> sampai sataun cigin pulo baliak ... itupun di isi
> bacakak bakapanjangan.  
>   Baa manuruik bundo ?
>    
>   Hanifah INDAK RILAHKAN SALAMO IDUIK, ADAIK BUDAYA
> MINANG (tarutamo dudaya Banuhampu) DI LECEHKAN  DEK
> URANG INDAK BARADAIK. apo li di darahno mangalir
> bukan darah MINANG. Apapun alasanno. 
>   Sambuah urang santiang dan alim dari Banuhampu,
> salah surangno adolah uni IDA dosen IAIN Padang nan
> juo kaluaran Mesir. Baliau sabako jo hanifah.
>    
>   Udah dulu bundo. Tabulalak mato urang mambacvo
> tulisan awak.
>    
>    
>   Wass
>    
>    
>   Hanifah Danhuri
>


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca dan dipahami! Lihat 
di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur dan Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG!!! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
- Anggota yg posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg 
bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen akan mengikuti peratiran yang 
berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahul
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke