Ass. ww,
Terima kasih jawaban emailnya Bung Akmal, maafkan saya mengganggu. Saya bukan 
mengabaikan roman sejarah, Saya akui ini sangat banyak ditulis, tidak perlu 
jauh-jauh mengambil contohnya, pengarang Indonesia pun banyak yg menulis novel 
berlatar sejarah ini terutama novel2 karya Pramoedya Ananta Toer (saya senang 
membacanya), juga karya Ahmat Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk (luar biasa), juga 
karya pengarang muda Gus tf Sakai (Tambo) dan banyak lagi. Namun pertanyaan 
metodologis yang selalu menjadi perhatian sejarawanan adalah "apakah beda 
sejarah dan fiksi". Nah, kalau kita baca Deconstruction of History satu 
pernyatan yang enarik adalah "penulisan sejarah akan berhenti pada sebuah 
fakta, sementara fiksi bisa menerobos ketiadaan fakta". Maka dalam pandangan 
saya fiksi adalah fiksi dan sejarah adalah sejarah. Apabila ada roman sejarah 
maka ia tetap menjadi fiksi dan bukan karya sejarah. Berkaitan dengan itulah 
maka saya perlu "mengejutkan" (saya pikir Bung
 Akmal tidak terkejut ); apakah Bung Akmal menulis sejarah atau fiksi (novel)? 
Sebab dalam pandangan saya cara menulis fiksi dan sejarah tetap berbeda.

By the way, saya sungguh ingin membaca karyanya yg terbaru ini, apakah sudah 
beredar?

Wassalam
WNS


________________________________
 From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Sunday, January 20, 2013 2:24 AM
Subject: [R@ntau-Net] (OOT) Novel tentang kehidupan Buya Hamka, edar Feb 2013
 

Terima kasih Pak Wannofri NAH atas ucapan selamatnya. 

Menjawab pertanyaan Pak Wannofri apakah saya menulis novel atau menulis 
sejarah, awalnya membuat saya tertegun dan membaca pertanyaan bapak 
berkali-kali, karena saya tak percaya, apakah bapak memang belum pernah 
mendengar adanya genre "historical novel (novel sejarah)" sebelum ini yang 
memadukan perceritaan fakta sejarah dengan teknik naratif novel yang 
mengizinkan imajinasi bermain, seperti dijelaskan oleh -- sebagai contoh saja 
-- Encyclopaedia Brittanica di bawah ini tentang definisi 'Historical Novel' di 
bawah ini:

“ a novel that has as its setting a usually significant period of history and 
that attempts to convey the spirit, manners, and social conditions of a past 
age with realistic details and fidelity (which is in some cases only apparent 
fidelity) to historical fact. The work may deal with actual historical 
characters...or it may contain a mixture of fictional and historical 
characters. 
 ”

 
Perhatikan penjelasan "it may contain a mixture of fictional and historical 
characters" pada definisi di atas.

Tetapi karena Pak Wannofri merasa perlu menjelaskan lagi dengan kalimat "Sebab 
sebagai pengarang fiksi Bung Akmal mempunyai kebebasan di luar fakta, tetapi 
sebagai sejarawan tentu tertakluk dengan fakta", akhirnya membuat saya yakin 
Pak Wannofri belum familiar dengan konsep historical novel meski mungkin sudah 
membaca beberapa karya historical novel klasik seperti "The Name of The Rose" 
(Umberto Eco) atau yang lebih ikonik lagi "Romance of The Three Kingdom", karya 
yang lahir di abad ke-14 dari buah imajinasi Luo Guanzhong berdasarkan catatan 
faktual masa akhir Dinasti Han yang penuh pergolakan.

Jadi sejak abad ke-14 pun konsep historical novel sebagai karya yang memadukan 
setting sejarah, nama-nama faktual tokoh sejarah, kronologi sejarah, dengan 
plot yang "mencelat" dari catatan sejarah, bukan hal yang baru, apalagi aneh 
--- seperti cara Pak Wannofri menjelaskan "novel" dan "sejarah" yang 
seakan-akan "minyak" dan "air" yang tak bisa bersatu.

Eco dengan pengetahuannya yang sangat luas tentang era Medieval Europe dalam 
novel-novel sejarahnya (selain "The name of The Rose", juga "Foucault's 
Pendulum" atau "Baudolino") tak akan disalahartikan pembaca, apalagi 
dipertukarkan tempat, dengan para sejarawan "profesional" yang khatam era 
Medieval Europe seperti Alexis de Tocqueville atau Arnold Toynbee. 

Untuk membantu pemahaman Pak Wannofri tentang apa itu historical novel, sila 
kunjungi laman ini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Historical_novel

salam,

ANB
Cibubur



Pada Sabtu, 19 Januari 2013, wannofri samry menulis:

Selamat utk Buya masoed dan Bung  Akmal. Kalau dimaa bisa kkito bali buku ko 
Bung Akmal, kaau ado singgah ka padang atau k jakarta, ambo akan bali buku ko 
segera. Pertanyaan juo untuak Bung Akmal, Apakah yang Bung Akmal tulis sejarah 
atau novel? Sebab sebagai pengarang fiksi Bung Akmal mempunyai kebebasan di 
luar fakta tetapi sebagai sejarawan tentu tertakluk dengan fakta. Mohon 
penjelasannya. Ambo ingin juo mambaco buku Sang Presiden Prawira negara" (ambo 
cari di ustaka di siko tampaknyo alun sampai), kalau bisa ambo ingin manulih  
atas duo bukuko sekedar respon dari pembaca.
>
>
>Wassalam
>WNS 
>
>
>
>________________________________
> From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Saturday, January 19, 2013 8:21 AM
>Subject: [R@ntau-Net] Re: (OOT) Novel tentang kehidupan Buya Hamka, edar Feb 
>2013
> 
>
>Siap Uni. Nanti Renny nan bantu koordinasi.
>
>
>Salam,
>
>
>ANB
>
>Pada Sabtu, 19
 Januari 2013, Hanifah Damanhuri menulis:
>
>Pak Kusia...
>>
>>Uni iyo sato lo ciat...
>>Pakai tando tangan lo
>>
>>Wass
>>
>>Hanifah
>>
>>
>>
>>
>>
>>Pada 19 Januari 2013 06.25, Akmal Nasery Basral <[email protected]> menulis:
>>
>>Mokasih Ajo Sur. 
>>>Kalau untuak keperluan kampus atau resensi, ambo cubo minta penerbit kirim 
>>>ka Ajo. Tolong kirim alamat japri yo.
>>>
>>>
>>>Salam,
>>>
>>>
>>>ANB
>>>
>>>Pada Sabtu, 19 Januari 2013, Lies Suryadi menulis:
>>>
>>>
>>>Tahniah ateh tabiknyo buku Buya Mas'oed Abdin jo Uda Akmal. Mudah2an 
>>>manambah body of knowledge mengenai Indonesia. Dek awak jauah co iko, awak 
>>>manunggu sajolah buku ko dipajang di KITLV Leiden. Kok elok paruntuangan, 
>>>capek awak dapek mambaconyo. Taragak nak maresensi.
>>>> 
>>>>Salam,
>>>>Suryadi
>>>>
>>>>
>>>>Dari: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
>>>>Kepada: "[email protected]" <[email protected]> 
>>>>Dikirim: Jumat, 18 Januari 2013 4:43
>>>>Judul: [R@ntau-Net] (OOT) Novel tentang kehidupan Buya Hamka, edar Feb 2013
>>>>
>>>>
>>>>Rang Dapua dan sanak sapalanta nan budiman,
>>>>mohon izin promo saketek.
>>>>Semoga indak masuak kategori spam.
>>>>
>>>>
>>>>Wassalam,
>>>>
>>>>
>>>>ANB
>>>>Cibubur
>>>>
>>>>
>>>>* * *
>>>>
>>>>"Novel Tadarus Cinta Buya Pujangga karya Akmal Nasery Basral ini tersajikan 
>>>>dengan bahasa yang sejalan dengan karya Prof Dr. Buya Hamka, Di Bawah 
>>>>Lindungan Ka'bah, Tenggelamnya Kapal Vanderwijk, dan Magdalena. Enak 
>>>>dibaca, terasa seperti dialog dengan Prof Dr. Buya Hamka sendiri ketika 
>>>>masih menjadi Kaum Muda yang merindukan perubahan adat yang menjerat 
>>>>kemajuan."  
>>>> 
>>>>Prof. Ahmad Mansur Suryanegara, Sejarawan Muslim, penulis "Api Sejarah"
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>* * *
>>>>
>>>>
>>>>Tadarus Cinta Buya Pujangga adalah buku pertama dari dwilogi tentang 
>>>>kehidupan Buya Hamka, mengisahkan periode 30 tahun pertama (1908-1938) 
>>>>seorang anak dan remaja bernama Malik yang kerap berselisih paham dan 
>>>>membangkang pendapat orang tuanya, 
>>>>terutama sang ayah Haji Rasul yang merupakan ulama terkemuka pada zamannya. 
>>>>Namun Malik adalah juga seorang remaja romantis yang rajin menulis "surat 
>>>>cinta" bagi kawan-kawan perempuannya.
>>>>Malik kemudi
-- 
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> 
> 
>
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke