Pak Darwin Bahar nan ambo hormati,

Persoalannya bukan cara perempuan berpakaian pak..... . Tetapi dia yang menjadi 
thread ini mewakili Sumatera Barat di Kontes yang jelas jelas ada syarat dan 
ketentuannya. Berani buka-bukaan untuk menunjukkan aurat !
Lalu dia akan disebut sebagai Puteri Sumatera Barat ?. 
Siapa manusia yang ada di Sumatera Barat Itu ?.
Apa yang menjadi landasan hidup penduduk Sumatera Barat ? 
Apa filosofi adat yang dianutnya ?

Kalaulah bapak dan ibunya membiarkan puterinya mengikuti kontes apapun tidak 
menjadi persoalan. Silahkan mendunia ! Siapapapun orangnya.
Tetapi.... .., karena menyangkut Sumatera Barat lah maka SEMUANYA kita ikut 
memperbincangkannya.....

Saya tahu begitu banyak media massa menunjukkan perempuan berbusana minim. Itu 
bukan menjadi urusan kita menggunjingkannya karena ia berada di diluar Sumatera 
barat... 

Kalau sekiranya puteri yang belia ini (istilah pak Darwin) konsisten seperti 
Puteri Aceh.... Heemmmm.. pasti ribuan jempol diacungkan padanya. Meski ia 
kalah di ajang Puteri Indonesia itu.  Saya yakin nilai komersilnya pasti akan 
meningkat dimasa depannya. Minimal jadi profil Wardah yang pemilik perempuan 
minang.

Silahkan Pak Darwin cermati ini : 
http://id.omg.yahoo.com/news/puteri-aceh-janji-tetap-kenakan-jilbab-041416172.html


Maafin ambo pak... ambo biasonyo indak sato sato kalau berpolemik. Tapi nan 
kali ko iyo lain dek tapangaruah mancalik nan iko :

Bagaimana menggelitik alam rasa kito tatkala mendengar dan melihat ratapan lagu 
ini  : http://www.youtube.com/watch?v=FWXYpJSauZA


Wassalam,

3vy Nizhamul
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)





________________________________
 Dari: Darwin Bahar <[email protected]>
Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]> 
Cc: [email protected] 
Dikirim: Minggu, 3 Februari 2013 22:35
Judul: Re: [R@ntau-Net] Puteri Indonesia dari Sumbar.....nah loh....ala ka
 

Setahu saya ALLAH SWT juga memerintahkan kepada orang-orang beriman—laki-laki 
dan perempuan—untuk “menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan”.
Yang ingin saya katakan di sini ialah, dalam membahas berbagai isu yang muncul 
di masyarakat, termasuk kasus Puteri Indonesia dari Sumbar ini,  kita sering 
terjebak pada anggapan yang menurut saya yang daif ini tidak tepat, yakni bahwa 
sumber utama berbagai penyakit masyarakat seakan-akan hanya disebabkan perilaku 
dan cara perempuan berpakaian semata.
Padahal kalau soal cara berpakaian, tidak perlu jauh-jauh ke kontes Miss 
Universe yang akan diikuti si Upik itu nanti. Lihat saja siaran iklan dan show 
musik yang disiarkan berbagai televisi nasional. 
Selain itu kita juga juga sering abai pada proses pendewasaan dan pembelajaran. 
Si Upik Wulandhari masih belia sekali. Kecuali  ALLAH berkehendak lain, 
perjalanan hidupnya masih panjang  Adakah di antara kita yang berani memastikan 
bahwa kita pasti akan husnul khatimah, sedangkan Wulandhari tidak?
Sejauh menyangkut diri saya yang sudah ‘bau tanah’ ini, saya sama sekali tidak 
berani, karena yakin seyakin-yakinnya, bahwa hidayah adalah merupakan rahasia 
dan kekuasaan ALLAH SWT
Mohon maaf
Wallahualam bissawab 
Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 69+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok
[Dengan penglihatan di ruangan kurang dari tiga persen, penggemar acara berita 
dan sepakbola di televisi, khususnya jika Manchester United (MU) yang main]
===
Re: [R@ntau-Net] Puteri Indonesia dari Sumbar.....nah loh....ala ka 
Sun Feb 3, 2013 6:17 am (PST) . Posted by: 
"Ahmad Ridha" 
Setahu saya, Allah telah mengatur bagian tubuh manusia yang boleh
ditampakkan di publik dan yang tidak boleh. Tidaklah perlu mengatakan orang
mengkhayal porno atau bernafsu syaithan atau malaikat.
Wassalaam,
---
Ahmad Ridha
On Feb 3, 2013 7:49 PM, "Eri Baheram" [email protected]> wrote:
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke