Bana and Ahmad Ridha, Nabi Muhammad diperintahkan Allah swt :" Fa dzakkir, innama anta mudzakkir" Ayatko acok kito danga waktu sholat bajama'ah.
A.A. From: Ahmad Ridha Sent: Monday, February 04, 2013 4:03 PM To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Puteri Indonesia dari Sumbar.....nah loh....ala ka Pak Darwin, maaf, mohon agar tidak melebar ke mana-mana. Saya setuju bahwa ada banyak masalah di luar masalah ini. Namun, tidak ada yang membicarakan masalah husnul khatimah. Tidak ada juga yang mengatakan bahwa sumber penyakit masyarakat hanya perilaku dan cara berpakaian perempuan. Mohon untuk tidak melemparkan red herring dan strawman. Kembali saja ke inti permasalahannya bahwa cara berpakaian telah diatur dalam agama yang diyakini orang Minang. Apakah sesuai pakaian "wakil Sumatera Barat" tersebut? Benar bahwa fenomena ini bukan hal baru. Pertanyaannya, apakah orang Minang akan mendiamkannya sehingga dianggap normal? Ataukah ada yang perlu diperbuat, setidaknya mengingatkan akan hal tersebut? Masalah "urus saja dirimu" seperti dikatakan Pak Eri, kita perlu ingat bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk mengingatkan muslim lainnya dengan baik sebagai bukti kecintaan terhadap sesama muslim. Setidak-tidaknya hati seorang muslim harus membenci suatu kejelekan. Jika seorang muslim tidak melakukan kewajiban tersebut, tentulah ia menjerumuskan dirinya sendiri. Jika nasihat diabaikan, tentulah itu kembali kepada hidayah Allah. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Semoga Allah Ta'aala memberikan ampunan dan petunjuk kepada kita semua. NB: mengenai kewajiban mengingatkan, cukup menarik untuk dibaca al-Qur'an surat al-A'raaf 7.163 - 165 dan tafsirnya. Juga lihat surat al-Anfaal 8.25. Wassalaam, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) 2013/2/3 Darwin Bahar <[email protected]> Setahu saya ALLAH SWT juga memerintahkan kepada orang-orang beriman—laki-laki dan perempuan—untuk “menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan”. Yang ingin saya katakan di sini ialah, dalam membahas berbagai isu yang muncul di masyarakat, termasuk kasus Puteri Indonesia dari Sumbar ini, kita sering terjebak pada anggapan yang menurut saya yang daif ini tidak tepat, yakni bahwa sumber utama berbagai penyakit masyarakat seakan-akan hanya disebabkan perilaku dan cara perempuan berpakaian semata. Padahal kalau soal cara berpakaian, tidak perlu jauh-jauh ke kontes Miss Universe yang akan diikuti si Upik itu nanti. Lihat saja siaran iklan dan show musik yang disiarkan berbagai televisi nasional. Selain itu kita juga juga sering abai pada proses pendewasaan dan pembelajaran. Si Upik Wulandhari masih belia sekali. Kecuali ALLAH berkehendak lain, perjalanan hidupnya masih panjang Adakah di antara kita yang berani memastikan bahwa kita pasti akan husnul khatimah, sedangkan Wulandhari tidak? Sejauh menyangkut diri saya yang sudah ‘bau tanah’ ini, saya sama sekali tidak berani, karena yakin seyakin-yakinnya, bahwa hidayah adalah merupakan rahasia dan kekuasaan ALLAH SWT Mohon maaf Wallahualam bissawab Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 69+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok [Dengan penglihatan di ruangan kurang dari tiga persen, penggemar acara berita dan sepakbola di televisi, khususnya jika Manchester United (MU) yang main] === Re: [R@ntau-Net] Puteri Indonesia dari Sumbar.....nah loh....ala ka Sun Feb 3, 2013 6:17 am (PST) . Posted by: "Ahmad Ridha" Setahu saya, Allah telah mengatur bagian tubuh manusia yang boleh ditampakkan di publik dan yang tidak boleh. Tidaklah perlu mengatakan orang mengkhayal porno atau bernafsu syaithan atau malaikat. Wassalaam, --- Ahmad Ridha -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
