Pak Kurnia jo dunsanak,

 

Kiniko nan bisa ambo lakukan adolah hanyo baru maaminkan doa Pak Kurnia.
Amin ya Allah, Amin ya Mujibassailin.

Batam nan tahun lalu masih bisa ngebut pagi-pagi, tahun ko indak bisa laih,
alah mulai macet di tiok lampu merah tarutamo jalur utama pas jam sibuk.

 

Iyo taraso bana bedanyo kenikmatan indak macet tu katiko awak sadang
dikapuang macet. Antah apo nan kadisabuik rasonyo kalo indak pandai
maaliah-aliahkan perhatian.

 

Wassalam

Rina, 35, Batam

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Chalik, Kurnia(JKT-SSD)
Sent: Monday, February 04, 2013 2:33 PM
To: [email protected]
Subject: RE: Re: [R@ntau-Net] Bls: Re: Roadshow MPKAS maliek Railbus KA
Bandara dan menghadiri peresmian Janjang Koto Gadang (23 - 27 Januari 2013).

 

Alhamdulilah,terimakasih banyak sanak Nanang atas appresiasi dan sumbang
sarannya,

 

Betul sekali Sanak Nanang, tantangan transportasi di Indonesia hari demi
hari terasa semakin berat saja,tidak cuma monopoli Kota Jakarta saja
sebetulnya saat ini,kemacetan hebat sudah merambat ke daerah2 juga
sebetulnya saat ini di Indonesia,dengan tingkat pertumbuhan jumlah kendaraan
yang tidak terkendali seperti saat ini di Indonesia (data tahun 2011 :
Penjualan mobil baru +/- 900ribu unit/tahun dan penjualan motor baru 8 juta
unit/tahun),telah membuat kota2 di Indonesia saat ini sudah masuk dalam
perangkap kemacetan hebat sesungguhnya.

 

Seberapa pun jumlah jalan raya yang baru dibangun oleh Pemerintah dengan
mengorbankan ribuan/jutaan hektar sawah2/kebun2 kita dibuat,pada akhirnya
itu semua tidak akan pernah sanggup untuk menampung jutaan jumlah kendaraan
baru yang terus diproduksi setiap tahunnya.

 

Saat ini, APBN untuk subsidi BBM terus membengkak setiap tahunnya,jalanan
makin macet hebat dan waktu kita banyak terbuang sia-sia di Jalanan setiap
harinya saat ini,efisiensi hidup makin berkurang,dsb,boleh jadi ini semua
mengindikasikan Quality of life dari bangsa kita mengalami penurunan
sebetulnya.

 

Kemacetan hebat inilah yang ingin kita antisipasi terjadi di Sumatera Barat
dengan cara merevitalisasi Perkereta Apian di Sumatera Barat saat ini dengan
harapan kesemrawutan lalu lintas dan kemacetan hebat di Jakarta saat ini
jangan sampai menular ke kota2 di Sumatera Barat nantinya,insyaAllah.

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke