Terimakasih banyak atas do'anya Adinda Rina,
Semoga Allah SWT akan meng'ijabah do'a ini,dan menyelamatkan bangsa ini dari 
kemubaziran waktu dan kemubaziran BBM setiap harinya karena bermacet2 ria di 
jalanan setiap harinya,karena dalam pandangan agama kita kemubaziran itu 
sesungguhnya adalah temannya syetan" Almubazirun ikhwanul syetan".

Wasalam,
Kurnia

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Rina Permadi
Sent: Monday, February 04, 2013 2:44 PM
To: [email protected]
Subject: RE: Re: [R@ntau-Net] Bls: Re: Roadshow MPKAS maliek Railbus KA Bandara 
dan menghadiri peresmian Janjang Koto Gadang (23 - 27 Januari 2013).

Pak Kurnia jo dunsanak,

Kiniko nan bisa ambo lakukan adolah hanyo baru maaminkan doa Pak Kurnia. Amin 
ya Allah, Amin ya Mujibassailin...
Batam nan tahun lalu masih bisa ngebut pagi-pagi, tahun ko indak bisa laih, 
alah mulai macet di tiok lampu merah tarutamo jalur utama pas jam sibuk.

Iyo taraso bana bedanyo kenikmatan indak macet tu katiko awak sadang dikapuang 
macet. Antah apo nan kadisabuik rasonyo kalo indak pandai maaliah-aliahkan 
perhatian.

Wassalam
Rina, 35, Batam

From: [email protected]<mailto:[email protected]> 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Chalik, Kurnia(JKT-SSD)
Sent: Monday, February 04, 2013 2:33 PM
To: [email protected]<mailto:[email protected]>
Subject: RE: Re: [R@ntau-Net] Bls: Re: Roadshow MPKAS maliek Railbus KA Bandara 
dan menghadiri peresmian Janjang Koto Gadang (23 - 27 Januari 2013).

Alhamdulilah,terimakasih banyak sanak Nanang atas appresiasi dan sumbang 
sarannya,

Betul sekali Sanak Nanang, tantangan transportasi di Indonesia hari demi hari 
terasa semakin berat saja,tidak cuma monopoli Kota Jakarta saja sebetulnya saat 
ini,kemacetan hebat sudah merambat ke daerah2 juga sebetulnya saat ini di 
Indonesia,dengan tingkat pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak terkendali 
seperti saat ini di Indonesia (data tahun 2011 : Penjualan mobil baru +/- 
900ribu unit/tahun dan penjualan motor baru 8 juta unit/tahun),telah membuat 
kota2 di Indonesia saat ini sudah masuk dalam perangkap kemacetan hebat 
sesungguhnya.

Seberapa pun jumlah jalan raya yang baru dibangun oleh Pemerintah dengan 
mengorbankan ribuan/jutaan hektar sawah2/kebun2 kita dibuat,pada akhirnya itu 
semua tidak akan pernah sanggup untuk menampung jutaan jumlah kendaraan baru 
yang terus diproduksi setiap tahunnya.

Saat ini, APBN untuk subsidi BBM terus membengkak setiap tahunnya,jalanan makin 
macet hebat dan waktu kita banyak terbuang sia-sia di Jalanan setiap harinya 
saat ini,efisiensi hidup makin berkurang,dsb,boleh jadi ini semua 
mengindikasikan Quality of life dari bangsa kita mengalami penurunan sebetulnya.

Kemacetan hebat inilah yang ingin kita antisipasi terjadi di Sumatera Barat 
dengan cara merevitalisasi Perkereta Apian di Sumatera Barat saat ini dengan 
harapan kesemrawutan lalu lintas dan kemacetan hebat di Jakarta saat ini jangan 
sampai menular ke kota2 di Sumatera Barat nantinya,insyaAllah.
--
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti 
[email protected]<mailto:[email protected]> .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke