Sumber berita:
http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=21063:gempa-marapi-dan-talang-batuk&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

[dicopy seluruhnya tanpa izin Haluan untuk kepentingan umum dimaklumi bersama] 

-- MakNgah
Sjamsir Sjarif 
Santa Cruz, California, Feb 7, 2013

Gempa, Marapi dan Talang `Batuk'
Jumat, 08 Februari 2013 03:04

PADANG, HALUAN — Gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) yang mengguncang 
pesisir barat Sumatera, Kamis (7/2) pukul 05.12 WIB mengejutkan warga. Gempa 
yang berpusat di 1.51 LS - 100.18 BT, 56 kilometer Barat Daya Pesisir Selatan 
(Pessel) Sumatera Barat dengan kedalaman 10 kilometer, tidak hanya terasa di 
Pessel dan Padang, tapi juga Solok, Padang Panjang bahkan Riau.

Guncangan gempa yang cukup kuat itu bertepatan dengan ma­suknya waktu salat 
Subuh. Di Pessel, Padang, Solok dan daerah sekitarnya, warga yang sedang tidur 
berhamburan keluar rumah begitu dengan warga yang telah berada di masjid juga 
beranjak keluar masjid. Sebagian warga juga ada yang bertahan di dalam rumah. 
Karena gempa hanya tiga detik, warga pun tak keluar. Sebagian warga juga ada 
yang terlelap dan paginya mengaku tak tahu adanya gempa.

"Meski hanya terjadi beberapa de­tik, namun sempat membuat war­ga panik hingga 
berhamburan keluar rumah," kata Indra, salah seorang warga Cupak, Kabupaten 
Solok.

Haris Prima (26), warga Padang Baru, tidak panik ketika gempa terjadi.  Dia 
mengaku sudah terbiasa dengan gempa. Biasanya setelah terjadi goncangan gempa, 
dia men­cari tahu dimana pusat terjadinya gempa. Jika sudah dapat informasi, 
dan mengin­fokan pula ke rekan-rekan yang lain, dia kembali ke rutinitas biasa. 
Ha­nya jika gempa besar, dan ada aba-aba ancaman tsunami yang mem­buatnya lari 
menyelamatkan diri.

Supriyanto, Manager Program Mercy Corps Indonesia meng­khawatirkan masyarakat 
lengah, karena saking terbiasanya dengan gempa.

Sebagian warga Provinsi Riau juga dikagetkan dengan guncangan gempa. Beberapa 
warga Kota Pekan­baru-Riau juga merasakan hal yang sama. Ketika merasa gempa, 
mereka sangat yakin jika gempa tersebut berpusat di Sumbar.

Gempa ini memang dirasakan di seluruh daerah di Sumbar. Untuk Kota Padang 
dirasakan hingga skala IV MMI, Painan, Padangpanjang dan Pariaman dirasakan 
hingga skala III MMI, sementara untuk daerah lainnya juga dirasakan antara II 
hingga III MMI.

Dua Gunung Kepulkan Asap Hitam

Sementara itu, setelah gun­cangan gempa yang terjadi kemarin, aktifitas Gunung 
Talang di Solok dan Gunung Marapi di Tanah Datar dan Agam mengalami 
peningkatan. Seperti yang dikatakan oleh Penga­mat Gunung Talang, Daliva 
Marjusi. "Pengaruh gempa berdampak pada aktifitas gunung talang, dalam waktu 1 
jam saja, gunung talang sempat mengeluarkan letusan asap berwarna kecoklatan 
hampir setinggi 500 meter lebih," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi ini masih terus terjadi, gempa susulan 
dari letusan dangkal gunung talang masih terus terjadi. Meski demikian, 
lanjutnya, status gunung api tersebut masih dalam level waspada dan masih belum 
ditingkatkan ke level yang lebih tingi. Hingga berita ini diturunkan, aktifitas 
masyarakat di Kabupaten Solok sudah mulai berjalan normal.

Meski kepulan asap itu muncul setelah beberapa menit terjadinya gempa, namun 
Warseno, selaku Petugas Pos Pengamatan Marapi dari Pusat Vulkanologi dan 
Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bukit­tinggi, belum bisa memastikan apa­kah 
kepulan asap gunung itu meru­pakan dampak dari gempa di Pessel.

Warseno menjelaskan, selama Januari 2013, aktivitas Gunung Marapi masih stabil 
dengan 24 kali aktivitas, diantaranya 6 kali gempa vulkanik dangkal (vb), 9 
kali gempa vulkanik dalam (va), 3 kali letusan, 1 kali hembusan  dan 6 kali 
gempa tremor.

Sedangkan aktivitas Marapi selama Pebruari 2013 per-6 Pebruari 2013, telah 
terjadi 11 kali aktivitas, diantaranya 4 kali gempa vulka­nologi dangkal, 1 
kali gempa vulkanologi dalam dan 6 kali gempa tremor. Selama enam hari Pebruari 
2013 itu, belum terjadi letusan dan hembusan di Gunung Marapi.

Sementara itu Koordinator Pusat Data Logistik dan Ope­rasional (Pusdalops) BPBD 
Sumbar, Ade Edward mendapat laporan dari pengamat Gunung Talang, bahwa letusan 
terjadi setelah gempa di Pessel. Letusan gunung setinggi 2.597 mdpl itu, juga 
memicu ratusan gempa tektonik. Data BMKG menyebutkan terjadi 635 kali gempa 
tektonik jarak jauh dan dekat serta gempa tremor.

Pakar Kegempaan, Badrul Mus­tafa Kemal mengatakan letusan Gunung Talang tidak 
ada hubu­ngannya dengan gempa yang terjadi pagi kemarin. "Itu terjadi secara 
kebetulan saja. Sebab patahannya berbeda. Karena gunung tersebut aktif ya bisa 
meletus kapan saja," katanya ketika dimintai pendapat.

Badrul mengingatkan, gempa yang terjadi di Pessel tersebut berasal dari patahan 
selat Menta­wai yang berupa patahan mendatar dan tidak menyebabkan tsunami. 
Patahan itu katanya tidak berhu­bungan sama sekali dengan mele­tusnya gunung 
api di Kabu­paten Solok. (h/wan/hel/cw-sal)


--- In [email protected], "sjamsir_sjarif"  wrote:
>
> Kini dihoiyaknyo pulo dakek Sibolga:
> 
> Gempabumi Terkini Mag ≥ 5.0 SR
> 07 Februari 2013 07:41:33 WIB
>       [5,3 SR]
> 
> Lokasi : 1.45 LU-98.82 BT
> Kedalaman : 84 Km
> 29 km Tenggara SIBOLGA-SUMUT
> tidak berpotensi TSUNAMI
> Selengkapnya
> Gempabumi Dirasakan
> 07/02/2013-07:41:33 WIB
> Tanggal       5.3 SR
> Kedalaman     84 Km
> Lokasi        1.45 LU 98.82 BT
> Keterangan
> Pusat gempa berada di darat 29 km tenggara Sibolga
> Dirasakan (MMI):
> II Padang Sidempuan, 
> 
> http://www.bmkg.go.id/bmkg_pusat/Geofisika/Gempabumi_Terkini.bmkg
> 
> -- MakNgah
> --- In [email protected], "sjamsir_sjarif"  wrote:
> >
> >  Kamis, 07/02/2013 06:01 WIB
> > Gempa 5,6 SR di Pesisir Selatan Sumbar Terasa Hingga Kota Padang
> > Sukma Indah Permana - detikNews
> > (ilustrasi-AFP)
> > Jakarta - - Gempa berkekuatan 5,6 SR (BMKG) atau 5,5 SR (USGS) mengguncang 
> > barat daya Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Gempa ini dirasakan hingga Kota 
> > Padang.
> > 
> > "Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan hingga Kota Padang selama 
> > sekitar 6 detik. Masyarakat merasakan gempa cukup kuat selama 3 detik," 
> > ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, 
> > Kamis (7/2/2013).
> > 
> > Gempa yang terjadi pada pukul 05.12 WIB ini berpusat di 1.51 LS,100.18 BT 
> > (56 km Barat Daya Pesisir Selatan-Sumbar), berada di laut, kedalaman 10 Km.
> > 
> > "Guncangan peta terkini menunjukkan berintensitas ringan hingga sedang atau 
> > skala IV MMI. BPBD Sumbar dan BPBD Pesisir Selatan melakukan pemantauan di 
> > lapangan. Hingga saat ini belum ada kerusakan. Aktivitas masyarakat 
> > normal," lanjutnya.
> > 
> > (sip/fjr)
> > Sumber:
> > http://news.detik.com/read/2013/02/07/060150/2163358/10/gempa-56-sr-di-pesisir-selatan-sumbar-terasa-hingga-kota-padang?n991101605
> > 
> > --- In [email protected], "sjamsir_sjarif"  wrote:
> > >
> > > Hoyak-hoyak gampo dakek Padang sabanto ko.
> > > 
> > > http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eventpage/usc000f2p0#summary
> > > 
> > > http://geofon.gfz-potsdam.de/eqinfo/event.php?id=gfz2013cpmb
> > > 
> > > http://www.bmkg.go.id/bmkg_pusat/Geofisika/Gempabumi_Terkini.bmkg
> > > 
> > > 07 Februari 2013 05:12:18 WIB [5,6 SR]
> > > Lokasi : 1.51 LS-100.18 BT
> > > Kedalaman : 10 Km
> > > 07-Feb-13 05:12:18 WIB    1.51 LS - 100.18 BT 10 Km tidak berpotensi 
> > > TSUNAMI
> > > Pusat gempa berada pada
> > > 56 km BaratDaya PSISIRSELATAN-SUMBAR , 68 km BaratDaya KOTA-PADANG-SUMBAR 
> > > , 92 km BaratDaya KAB-SOLOK-SUMBAR , 62 km BaratDaya PADANG-SUMBAR , 897 
> > > km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA
> > > 
> > > 
> > > -- MakNgah
> > > Sjamsir Sjarif
> > > Feb 06, 2013 3:30 PST


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke