Innalillahiwainnailairajiun. Ikut berduka. Semoga polisi segera dapat menangkap para penjahat yang menyebabkan almarhumah memutuskan meloncat dari angkot itu. Dan Pemerintah perlu menegur pimpinan RS Pluit yg tidak berperikemanusiaan itu. Wassalam, SB. Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: Syafruddin Syaiyar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 10 Feb 2013 17:16:57 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Anita Azward mahasiswi UI asa Bukitinggi korban kejahatan di angkot Innalilahi wainailaihi rojiun. Turut berduka cita atas kepergian adiak sa-alumni sma3 bkt Anisa (Icha). Semoga Almarhumah diampuni segala dosanya, di lapangkan kuburnya, diterima semua amal ibadahnya dan mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima ketentuan Ilahi ini dengan tabah dan sabar, Amiin.. Terlepas dari ajal dan maut adalah ketentuan Ilahi, tapi cara kepergian Anisa yang tragis sudah sepatutnya mendapat perhatian kita semua. Kalau memang jatuhnya Anisa karena adanya tindak kejahatan di Angkot tiada lain keinginan kita pihak yang berwajib dapat menangkap sesiapa yang bertanggung jawab dan memberikan keadilan pada almarhum Anisa.. Dan satu hal lagi yang mengusik rasa kemanusian kita adalah prilaku dari rumah sakit Pluit yang menolak melakukan tindakan operasi pada Korban karena belum tersedia uang 12 juta saat itu (cuplikan berita dari kompas dibawah).. adalah sangat sangat ngak manusiawi.. diluar batas kode etik kemanusian dan kedokteran yang mengabaikan korban dalam keadaaan emergensi... Di negara yang beradab rumah sakit yang seperti ini dapat dicabut izin operasinya dan dokter yang bertanggung jawab dapat dituntut secara hukum.. tapi entahlah di negara kita yang segala sesuatunya diukur dengan duit.. Untuk Pak dokter dan ahli hukum yang banyak di palanta.. maaf batanyo ambo ciek...apokah dalam keadaan emergensi faktor uang alias pitih masih jadi bahan pertimbangan utama untuk mengambil tindakan terhadap pasien.. karena faktor waktu akan sangat berperan atas keselamatan pasien emergensi.. telat mengambil tindakan dapat mengakibatkan fatalitas pada pasien.....Apakah ini dapat dituntut melalaikan tanggung jawab ??.. Sekedar ingin tahu.. *Cuplikan berita Kompas..* *Dua polisi, sopir bajaj, dan sopir angkot yang dinaiki Icha kemudian membawanya ke RS Pluit, tapi pihak rumah sakit tidak mau melakukan tindakan operasi, karena pihak keluarga tidak memiliki dana Rp 12 juta saat itu, seperti yang diminta pihak rumah sakit. Icha akhirnya dibawa ke RS Koja. Kemudian korban dirawat hingga akhirnya meninggal Minggu (10/2/2013) sekitar pukul 03.WIB 30 di RS Koja. Saat ini, jenazah Icha masih berada di Kamar Mayat RS Koja* Wass Sfd, KL, Malaysia. 2013/2/10 <[email protected]> > ninalillahi wainailaihi rojiun, Tadi subuah Anisa Azward mahasiswi UI Ilmu Keperawatan semester IV > meninggal dunia di RS Koja akibat luko ratak di kapalo nan dialami Anita > setelah jatuah dari angkot hari Rabu sore di kawasan Jembatan Lima Jakarta > Barat. Anisa nan alumni SMA 3 Bukittinggi diduga keras melompat dari angkot > U 10 dari stasiun kota manuju kerumah tantenya di Pademangan Jakarta Utara, > setelah melihat angkotnya tidak meliwati jalur biasa Anisa menilpon > tantenya yang langsung menyuruh Anisa turun dari angkot dan akan dijemput, > setelah babarapo lamo tante Anisa menghubungi HP Anita lagi tapi nan > manjawek polisi nan mangecekkan Anisa luko parah di kapalo setelah jatuah > dari angkot. Sempat dirawat di RS Pluit dan kudian dirujuk ka RS Koja. > Kawan2 alumni SMA 3 Bukittinggi nan mandapek kaba dari hari Rabu tu lah > lansuang turun tangan mangumpua kan dana untuak biaya perawatan dan > mengurus pemberangkatan jenazah ke Bukittinggi sesuai dengan permintaan > orang tua Anisa. > Semoga Allah mengampuni semua kesalahan Anisa (Ica) dan dilipat gandakan > amal ibadah nya oleh Allah SWT, Aamiin > > Wassalam > Tan Ameh (54+) > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
