Innalillahiwainnailairajiun. Ikut berduka dan prihatin sekali dengan kejadian nan berulang kali ini. Terasa bahwa Pemerintah belum 'hadir' juga dalam menangani hal-hal seperti ini. Wassalam, Masrur Siddik, >71 di Bandung
2013/2/10 Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> > ** > Innalillahiwainnailairajiun. Ikut berduka. Semoga polisi segera dapat > menangkap para penjahat yang menyebabkan almarhumah memutuskan meloncat > dari angkot itu. Dan Pemerintah perlu menegur pimpinan RS Pluit yg tidak > berperikemanusiaan itu. > Wassalam, > SB. > Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. > ------------------------------ > *From: * Syafruddin Syaiyar <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 10 Feb 2013 17:16:57 +0800 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Anita Azward mahasiswi UI asa Bukitinggi > korban kejahatan di angkot > > Innalilahi wainailaihi rojiun. > > Turut berduka cita atas kepergian adiak sa-alumni sma3 bkt Anisa (Icha). > Semoga Almarhumah diampuni segala dosanya, di lapangkan kuburnya, diterima > semua amal ibadahnya dan mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya. > Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima ketentuan Ilahi ini > dengan tabah dan sabar, Amiin.. > > Terlepas dari ajal dan maut adalah ketentuan Ilahi, tapi cara kepergian > Anisa yang tragis sudah sepatutnya mendapat perhatian kita semua. Kalau > memang jatuhnya Anisa karena adanya tindak kejahatan di Angkot tiada lain > keinginan kita pihak yang berwajib dapat menangkap sesiapa yang bertanggung > jawab dan memberikan keadilan pada almarhum Anisa.. > > Dan satu hal lagi yang mengusik rasa kemanusian kita adalah prilaku dari > rumah sakit Pluit yang menolak melakukan tindakan operasi pada Korban > karena belum tersedia uang 12 juta saat itu (cuplikan berita dari kompas > dibawah).. adalah sangat sangat ngak manusiawi.. diluar batas kode etik > kemanusian dan kedokteran yang mengabaikan korban dalam keadaaan > emergensi... Di negara yang beradab rumah sakit yang seperti ini dapat > dicabut izin operasinya dan dokter yang bertanggung jawab dapat dituntut > secara hukum.. tapi entahlah di negara kita yang segala sesuatunya diukur > dengan duit.. > > Untuk Pak dokter dan ahli hukum yang banyak di palanta.. maaf batanyo ambo > ciek...apokah dalam keadaan emergensi faktor uang alias pitih masih jadi > bahan pertimbangan utama untuk mengambil tindakan terhadap pasien.. karena > faktor waktu akan sangat berperan atas keselamatan pasien emergensi.. telat > mengambil tindakan dapat mengakibatkan fatalitas pada pasien.....Apakah ini > dapat dituntut melalaikan tanggung jawab ??.. Sekedar ingin tahu.. > > *Cuplikan berita Kompas..* > > *Dua polisi, sopir bajaj, dan sopir angkot yang dinaiki Icha kemudian > membawanya ke RS Pluit, tapi pihak rumah sakit tidak mau melakukan tindakan > operasi, karena pihak keluarga tidak memiliki dana Rp 12 juta saat itu, > seperti yang diminta pihak rumah sakit. Icha akhirnya dibawa ke RS Koja. > Kemudian korban dirawat hingga akhirnya meninggal Minggu (10/2/2013) > sekitar pukul 03.WIB 30 di RS Koja. Saat ini, jenazah Icha masih berada di > Kamar Mayat RS Koja* > > Wass > Sfd, KL, Malaysia. > > 2013/2/10 <[email protected]> > >> ninalillahi wainailaihi rojiun, > > Tadi subuah Anisa Azward mahasiswi UI Ilmu Keperawatan semester IV >> meninggal dunia di RS Koja akibat luko ratak di kapalo nan dialami Anita >> setelah jatuah dari angkot hari Rabu sore di kawasan Jembatan Lima Jakarta >> Barat. Anisa nan alumni SMA 3 Bukittinggi diduga keras melompat dari angkot >> U 10 dari stasiun kota manuju kerumah tantenya di Pademangan Jakarta Utara, >> setelah melihat angkotnya tidak meliwati jalur biasa Anisa menilpon >> tantenya yang langsung menyuruh Anisa turun dari angkot dan akan dijemput, >> setelah babarapo lamo tante Anisa menghubungi HP Anita lagi tapi nan >> manjawek polisi nan mangecekkan Anisa luko parah di kapalo setelah jatuah >> dari angkot. Sempat dirawat di RS Pluit dan kudian dirujuk ka RS Koja. >> Kawan2 alumni SMA 3 Bukittinggi nan mandapek kaba dari hari Rabu tu lah >> lansuang turun tangan mangumpua kan dana untuak biaya perawatan dan >> mengurus pemberangkatan jenazah ke Bukittinggi sesuai dengan permintaan >> orang tua Anisa. >> Semoga Allah mengampuni semua kesalahan Anisa (Ica) dan dilipat gandakan >> amal ibadah nya oleh Allah SWT, Aamiin >> >> Wassalam >> Tan Ameh (54+) >> >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
