Nakan Nafii [*]; Padanan pernyataan Kotler tersebut yang saya pahami ialah, jangan coba menjual apa yang bisa dibikin, tetapi cobalah bikin yang bisa dijual. Sementara pesan yang saya tangkap dari dari pernyataan Kotler tersebut ialah, dalam melontarkan sebuah gagasan tidak cukup hanya dilandaskan kepada ‘raso’ saja, tetapi juga perlu dikaji dengan ‘pareso’. Menurut hemat saya, ini merupakan penyebab utama mengapa sejumlah gagasan-gagasan besar yang akhirnya menguap begitu saja karena tidak ada pihak yang tertarik untuk mengadopsi atau mengimplementasikannya.
BTW, pernyataan Kotler tersebut saya baca sudah lama sekali, kalau tidak salah dalam buku Kotler “Principles of Marketing”. Maknanya tinggal di bawah sadar saya, tetapi teks aslinya tidak. Karena itu sangat mungkin sekali teks aslinya dalam bahasa Inggris tidak persis sama dengan yang saya kutip. Wassalam, HDB SBK (L, 69+) [*] mohon maaf kalau salah mengeja nama -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, February 21, 2013 12:11 PM To: Darwin Bahar; Palanta Rantaunet Cc: [email protected] Subject: re:[R@ntau-Net] Kutipan Hari Ini Jan bali apo nan bisa di buek,cubo lah mambuek a nan bisa di bali iyo ko artinyo pak ? ---------- ------Original message------ From: Darwin Bahar <[email protected]> To: "Palanta Rantaunet" <[email protected]> Cc: <[email protected]> Date: Thursday, February 21, 2013 12:04:00 AM GMT+0700 Subject: [R@ntau-Net] Kutipan Hari Ini Do not try to sell what you can make, but try to make what you can sell Philip Kotler Wassalam, HDB SBK (L, 69+), Depok -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
