Sanak Zul
15 Febr 58, ketika itu kami sekeluarga bersalam-salaman ibu dan bapak
mencium saya kerna hari itu genap 11 tahun umur saya
sehingga peristiwa di proklamirkannya PRRI tak pernah lupa dari ingatan
3 haru kemudian kami berlarian masuk lubang kerna kami tinggal tak jauh dari
sender RRI yg di Bom Bardir
salam teriring do'a
k. Suheimi
zul amry piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Berawal di Sungai Dareh dan berakhir di Solok
Jangan sekali kali melupakan sejarah , itulah amanat yang pernah di
sampaikan oleh Presiden pertama RI Bung Karno yang disingkat
menjadi " Jas Merah ". Untuk mengenang peristiwa PRRI th 1958 (50
tahun) yang lalu saya ingin mencoba sedikit mengenang kembali
kilas balik tentang peristiwa tersebut tentunya berdasarkan buku
buku yang pernah saya baca dan apa yang saya alami dan saya lihat
kala itu . Banyak sudah buku - buku yang telah ditulis tentang
peristiwa tersebut baik oleh penulis luar negeri maupun dalam
negeri . Tujuan tulisan ini bukan untuk mengungkit - ngungkit masa
lalu tapi hanya sekedar mengambil sedikit hikmah dari peritiwa yang
pernah terjadi
Pemantapan perjuangan PRRI sebetulnya dimulai dalam suatu pertemuan
dua hari di bulan Januari 1958 pada sebuah pesanggarahan ditepi
sungai Batanghari di nagari Sungai Dareh Kabupaten Sawah Lunto
Sijunjung . Dalam pertemuan tersebut hadir beberapa tokoh sipil dan
militer yang kemudian dibelakang hari kita kenal sebagai pemimpin
PRRI . Dalam pertemuan Sungai Dareh tersebut telah disepakai dan
berhasil menyusun personalia dan pembagian tugas untuk masing
anggota dan menunjuk Letkol Ahmad Husein sebagai Ketua Dewan
Perjuangan , Bagi sanak palanta mungkin ada yang tidak tahu dimana
nagari Sungai Dareh tersebut berada , baiklah akan saya ceritakan
sedikit tentang nagari tersebut . Bagi saya pribadi negari Pulau
Punjung dan Sungai Dareh punya kenangan yang sulit dilupakan sebab
sampai umur 10 tahun saya menghabiskan masa kecil di negari ini .
Dan hampir saja arus sungai dareh yang terkenal deras itu nyaris
merenggut nyawa saya sewaktu belajar berenang dan untung ada
seseorang yang menolong saya dan Alhamdulillah Tuhan masih
melindungi . Hampir seluruh pelosok nagari kecil tersebut saya
hapal dan pernah menjelajahinya termasuk pesanggrahan tempat
pertemuan PRRI saya tahu lokasinya berada kira 500 meter agak kehulu
nagari Sungai Dareh , agak kehilir sedikit ada penjara dan rumah
sakit serta pabrik penggilingan karet punya pengusaha oto bis HZN .
Maka tak heran kalau setiap pulang kampung saya usahakan sejenak
untuk mengunjungi negeri ini sambil bernostalgia akan masa lalu .
Sebagai tindak lanjut pertemuan Sungai Dareh Pada tanggal 10
Februari 1958 Letkol Ahmad Husein sebagai Ketua Dewan Perjuangan
mengeluarkan ultimatum agar Kabinet Juanda mengembalikan mandat dan
sebagai pengganti ditunjuk Mohammad Hatta dan Sri Sultan
Hamengkubowono IX sebagai formatur kabinet . Oleh pemerintah pusat
di Jakarta ultimatum Dewan Perjuangan PRRI ini dianggap sebagai
perlawanan antara daerah terhadap pusat . Maka pada tgl 11 Februari
1958 Pemerintah Pusat memberhentikan dengan tidak hormat / memecat
Letkol Ahmad Husen , Kolonel ZA Lubis , Kolonel Dahlan Djambek dan
Kolonel Simbolon dari tentara dan mengeluarkan perintah penagkapan
atas diri yang bersangkutan .
Tanggal 15 Februari 1958 Letkol Ahmad Husen mendeklerasikan
terbentuknya Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia ( PRRI )
yang berkedudukan di Bukittinggi dan menunjuk serta melantik Mr
Syafrudin Prawiranegara sebagai PM .
Pada tanggal 22 Februari 1958 sepekan setelah deklarasi dimulai
pengeboman terhadap beberapa kota di Sumatera Barat dan yang menjadi
sasaran utama adalah pemancar - pemancar radio yang dikuasai PRRI
yang ada dikota Padang dan Bukittinggi namun saya heran juga kota
Solok yang tidak punya pemancar radio juga ikut di Bom dan yang
menjadi sasaran adalah tangsi tentara dan polisi yang bersebelahan
dengan SMP I Solok serta stasiun kereta api . Kalau tak salah hari
itu adalah hari kedua Idul Fitri , saya bisa saksikan dari kampuang
saya Saok Laweh yang berjarak 3 km dari Solok pesawat - pesawat AURI
menukik nukik dan dari ekornya mengeluarkan tembakan mitraliur yang
menyemburkan api . Lama juga pengeboman ini terjadi , mungkin
setelah pasai dan tidak ada perlawanan dari bawah pesawat terbang
tersebut terbang lagi kearah utara mencari sasaran baru .
Pada tanggal 16 Maret 1958 dengan mengerahkan kekuatan penuh laut
dan udara maka kota Padang jatuh ketangan pusat dan selanjutnya
menyusul Pelabuhan Teluk Bayur . Setelah Padang dan Teluk Bayur
dikuasai tentara pusat target selanjutnya adalah daerah pedalaman
seperti Padang Panjang dan Solok yang diserang dari dua jurusan .
Kalau dilihat rentang waktu sejak pendaratan di Padang 16 Maret dan
dikuasainya kota Solok pada tanggal 29 April 1958 yang hampir
sebulan lebih , maka dapat diduga telah terjadi perlawanan sengit
antara pihak PRRI dengan tentara Pusat di daerah Indarung , Lubuak
Peraku , Lubuk Selasih , Ladang Padi dan Guguak , Talang , Cupak
yang merupakan killing field dan basis perlawan PRRI kala itu .
Sehari setelah Solok dikuasai dari dua arah maka terjadi kepanikan
dan suasana yang mencekam. , Nagari Saok Laweh yang tadinya sepi
menjadi ramai dan menjadi tempat pelarian pemuda - pemuda dari kota
Solok yang takut ditangkap tentara . Saat itu saya masih berumur 11
th dan dapat merasakan bagaimana seru dan dahsyatnya peperangan yang
sebenarnya . Desingan peluru dan bunyi tembakan tiada henti hampir
terjadi 24 jam penuh , sekali kali ditingkah dengan semburan kembang
api untuk mengecoh perhatian lawan.. Karena jauh hari sesuai anjuran
urang- urang tuo dan pak wali negari setiap rumah harus
mempersiapkan lubang perlindungan dibawah rumah gadang . Dan untuk
mencari aman hampir setiap malam saya dan beberapa orang ramai ramai
tidur didalam lubang tersebut . Dua hari setelah Kota Solok
dikuasai , pada hari ketiga guna menguji kekuatan lawan sehabis
sholat isya tentara pusat menembakkan mortir secara membabi buta dan
tak jelas apa sasarannya kesegala penjuru dan kami ramai ramai lari
berhamburan kedalam lubang perlindungan untuk menghindari pecahan
mortir . Setelah Solok target berikutnya adalah Ombilin , Batu
Sangkar ,Padangpanjang berhasil direbut pusat . Tanggal 4 Mei 1958
Kota Bukittinggi jatuh ketangan tentara pusat disusul Payakumbuh
tanggal 20 Mei 1958. Dengan telah jatuhnya semua kota - kota besar
ketangan pusat maka secara defakto hampir seluruh daerah perkotaan
telah dikuasai pusat . Sekarang perjuangan PPRI beralih kedaerah
pinggiran dan melancarkan perang gerilya .
Entah secara kebetulan atau tidak jatuhnya kota Solok pada 29 April
1958 tanggalnya bersamaan dengan kembalinya pimpinan PPRI Letkol
Ahmad Husen beserta pasukannya kepangkuan ibu pertiwi pada tanggal
29 Mei th 1961 juga di Solok dalam suatu apel kesetiaan dilapangan
Merdeka Solok yang persis berada dibelakang SMP I dan saya kala itu
sudah duduk dibangku kelas 1 SMP sempat juga menyaksikan dari jauh
acara yang bersejarah dan mengharukan tersebut , kenapa mengharukan
karena banyak anggota yang sudah tidak dapat kembali dan bertemu
dgn ibu yang sebenarnya yang sedangkan menunggu harap harap cemas
dipinggir lapangan disebabkan putra tercinta sudah hilang tak tahu
rimbanya.
Denpasar , 15 Mei 2008
Wassalam , zul amry piliang ( 60 + 6 bln ).
Sumber :
-Memenuhi panggilan Tugas - Dr A.H Nasution jilid 4 Penerbit PT.
Gunung Agung 1984.
- PRRI Permesta , Starategi Membangun Tanpa Komunis , R.Z Leirissa
Grafiti Pers th 1997.
-Pengalaman pribadi
--- In [EMAIL PROTECTED], Hambo Ciek wrote:
>
> Maa Rang Lapau nan Basamo,
>
> Ambo caliak surek-surek kaba online di Padang atau Pakanbaru indak
tampak doh dek ambo nan mancoretkan tanggal 10 Februari 2008 ko
manganangkan kito ka maso 50 tahun nan lalu. Iyo,,barangkali bak
kecek urang, ingatan masyarakat terlalu pendek, lakeh palupo.
>
> Cuma takana di ambo wakatu ambo maso mudo tanggal ko mambuek
Sejarah untuak Indonesia dan mangakibatkan Persitiwa Sejarah untuak
Kampuang Awak. Hari itulah "Ultimatum Dewan Banteng" di Padang" ka
Pamarentah Pusek di Jakarta. Limo hari sasudah tu, tanggal 15
Februari 1958 pengumuman badirinyo Pemerintah Revolusioner Republik
Indonesia (PRRI).
>
> Saminggu sasudah itu, 22 Februari 1958, tampak di ambo tigo
kapatabang mancogok dari arah Kotobaru di Selatan antaro Gunuang
Marapi jo Singgalang manuju ka arah kami nan sadang Istirahat Kuliah
di Gedung B-I Sejarah Bukittinggi, di Jalan Kayuramang, di bulakang
Istana Wakil Presiden Hatta. Gaduang B-I Sejarah tu sarato Gaduang
Pangadilan Negeri Bukittinggi indak ado lai kini, lah diganti jo
Hotel Novotel, kabanyo lah batuka namo jadi Hotell Hill,. Salah satu
Kapatabang tu babelok ka kida kami di Ateh Ngarai, mangarah ka
Timur. Sudah tu badabua-dabua bom di Sender Radio di Simpang Limau
di lokasi Hotel Pusako kini ko. Kapatabang nan aduo lai malinteh di
ateh kapalo kami, mararau bunyinyo. Tampak di ambo anak-anak sikola
barauangan pulang di Jalan Kayu Ramang tu, dan kawan-kawan ambo
tiarap, bahkan ado kawan padusi nan tapanca karaia bagai, galak-
galak rusuah dakek ambo.
>
> Sudah tu, bagulimanglah Kampuang Awak, dengan macam-macam
pengalaman daerah nan tampaknyo takalimbun dalam ingatan masyarakat.
>
> Sakitu lah dahulu. Sekedar satu cungkilan sejarah.
>
> Salam,
> -- Sjamsir Sjarif
>
>
>
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca dan dipahami! Lihat
di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur dan Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG!!! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
- Anggota yg posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg
bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen akan mengikuti peratiran yang
berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahul
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---