Gubernur Kukuh tak Ada Penyimpangan

- Polisi masih Pelajari Kasus | - Jefrinal Siap Bicara bila Diminta Polisi

Padang Ekspres • Kamis, 28/02/2013 11:23 WIB • TIM PADEK • 266 klik

[image: -]

*Padang, Padek*—Polemik soal ban­tuan untuk safari dakwah PKS dalam pos 
bantuan sosial (bansos) pada Biro Bina Sosial Setprov Sumbar, masih terus 
bergulir. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menilai komentar dan tindakan 
sejumlah pihak soal bantuan yang sudah dicoret itu mengada-ada.

“Bantuan itu diusulkan masuk Pergub (Peraturan Gubernur), bukan Perda 
(APBD). Di perda hanya dalam jumlah anggaran keseluruhan. Saat ditemui, 
langsung saya coret dan geser ke yang lain. Karena dalam pergub boleh 
digeser, Mendagri juga sudah menjelaskan,” tegas Irwan Prayitno, kemarin 
(27/2).

Sehari sebelumnya, mantan wakil ketua DPRD Sumbar Masful mela­porkan Ketua 
Tim Anggaran Peme­rintah Daerah (TAPD) yang juga Sek­retaris Provinsi 
Sumbar Ali As­mar, dan Sekretaris TAPD Bur­hanud­din ke Polda Sumbar. 
Menurut Masful, kedua pe­jabat itu telah melanggar aturan, karena bansos 
tidak boleh digunakan untuk bantuan partai politik (parpol). Di pihak lain, 
DPRD pun sedang mengancang-ancang akan membentuk panitia khusus (pansus) 
menyelidiki ma­salah itu.

Menanggapi hal itu, Irwan me­nga­ta­kan, “Sekarang persoalannya di mana? 
Kriminalnya di mana? Dari bukti-bukti yang ada, ini murni ke­salahan Kepala 
Biro Binsos se­belum­nya. Dia sudah diberi sanksi.

Lalu penganggaran yang keliru itu kita alihkan. Ini sesuai aturan,” jelas 
Irwan.

Gubernur yang juga anggota Dewan Syuro PKS ini kembali merujuk kronologi 
kekeliruan masuknya anggaran bantuan safari dakwah tersebut. Pertama, surat 
atau proposal itu masuk tanggal 20 Desember 2012, dikirim lewat pos. Ini 
tak lazim. Di surat tak ada tujuan ke siapa. “Kalau benar dari PKS, pasti 
mereka (pengirim) tujukan ke saya. Sedang yang lain saja ke saya. Setelah 
saya cek, proposal itu ternyata bukan dari PKS,” ujar Irwan.

Kedua, setelah dari Biro Umum, surat/proposal masuk ke Biro Binsos. Di 
sini, Jefrinal yang ketika itu Kabiro langsung membahas, dan menyetujui. 
Angka yang diusulkan persis seperti angka anggaran biaya yang dimohonkan 
bantuan, yakni Rp 1.941.250.000. Kata Irwan, ini sangat aneh. Tanpa ada 
disposisi Sekprov dan Gu­bernur, anggaran itu lalu di­usulkan masuk Pergub 
pelak­sana dari Perda APBD 2013, melalui Dinas Pengelolaan Ke­ua­ngan 
Daerah (DPKD). “Dia lalai atau abai. Sudah jelas tak boleh oleh aturan, 
tetap diusul­kan. Dan itu tanpa persetujuan Sekprov dan Gubernur. Semua 
kelalaian itu diakui sendiri oleh Jefrinal kepada pemeriksa dari 
Inspektorat,” kata Irwan.

Setelah pencopotan dari Kabiro Binsos sesuai reko­men­dasi Inspektorat, 
Jefrinal me­ngirim surat ke Mendagri. Di surat itu, Jefrinal menyebutkan 
pengusulan anggaran tersebut telah disetujui oleh pimpinan (Sekprov dan 
Gubernur). Pada­hal dalam keterangannya ke Inspektorat, sebagaimana 
lapo­ran hasil pemeriksaan Inspekto­rat yang ditandatanganinya, Jefrinal 
mengaku tak mem­peroleh disposisi Sekprov dan Gubernur dalam pengusulan 
anggaran itu. 

 *salangkoknyo klik: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=40961*

apo sabananyo ko?? konspirasi lo liak?? bak iko dunia politik, dak 
mambangun bangsa doh, manandehan rakyaik, jatuah manjatuahan.. jauah lai ka 
jadi negara maju..


wassalam,




st. eF Al Zain Sikumbang
Kuala Lumpur

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke