Untuak paisi nan masih kosong: Mungkin rancak lo dalam kompetisi sepakbola nasional nanti, diagiah bana uniform Tim Sumatra Barat jo sarawa gadang lapang murah taroroh sakali-sakali. Kok mamang tantu Tim Gadang Sawawa tu lah dapek pujaan nasional. Kok kalah, iyolah, dapek Gala Tim Gadang Sarawa ... :) -- Nyit
--- In [email protected], andi.jepe@... wrote: > > Pak Darwin, Pak Saaf, Pak TR dan Dunsanak Palanta RN > > Terima kasih atas berbagi cerita Pak Darwin serta motivasi dan semangatnya, > pengalaman malang melintang Bpk sangat berharga sekali bagi yang muda2, saya > sendiri sudah 20 tahunan mengalami hal-hal seperti ini dalam kondisi yang > terbatas sebagai seorang forester > > Mengenai Tim Terpadu "Gadang Sarawa" jika tidak sampai ke lokasi, entahlah > apa dan bagaimana sikap Gubernur terhadap tim ini yang pulang atau kembali > begitu saja tanpa. Ada hasil..kita tunggu beritanya. > > Berpijak pada pengalaman Bpk yang melakukan assessment terhadap proyek yang > kerjakan mengambil inisiatif kalau istilah kita ini "jalankan kincia-kincia" > memang harus begitu dan seharusnya Tim Terpadu melakukannya seperti itu > > ini dilapangan dengan situasi yang serba sulit dan harus bertindak cepat, > jalankan kincia-kincia, cari akal, berpikir cepat dan taktis dan harus sampai > ke TKP dengan segala cara, pasti ada jalan, logikanya sederhana saja semua > yang terlibat dalam carut marut ilegal minning di TKP tersebut bisa berada > disana tentunya ada jalan menuju kesana. > > Kalau saya berandai-andai berpijak pada pengalaman Bapak, seandainya Bapak > jadi Gubernur pasti akan marah besar teradap Tim Terpadu yang Bapak bentuk > melalui sebuah SK yang Bapak tanda tangani sebab saya pikir Tim Terpadu bukan > sembarangan orang melibatkan beberapa disiplin ilmu dan instansi terkait yang > paling mendasar di Tim tsb pasti ada orang teknis yang bisa membaca semua > jenis peta, GPS dan program2 soft ware pendukung yang bisa diintegrasi > (dipadu serasikan, di plotkan, dsb) sehingga bisa membaca situasi lapangan > dan akses menuju kesana,sesuai tujuan dan misi yang akan dilaksanakan > > banyak jalan dan cara saya pernah mengalami kejadian tersebut ketika survey > di daerah seoutaran disana yang masuk perbatasan Riau, Jambi dan Sumbar, dari > wilayah Riau saya tidak bisa menuju TKP karena jalan putus dan atau sangat > berat tidak bisa dengan mobil off road, lalu saya buka segala macam peta, > saya putar arah masuk saya ke wilayah Sumbar via kilirinjao terus ke simpang > Sikabau ? Masuk ke perbatasan Jambi (S batang hari) cari info ada pelayangan > yang bisa menyeberangi mobil tinggal bayar, masuk saya di sebuah Desa > wailayah jambi, buka â„"Ä…gȋ̊ peta tanya masyarakat dan ada jalan akhirnya > saya sampai di daerah tujuan untuk saya survey yaitu di daerah Lubuk Kandis > seputar Bukit Batabuah (suku Talang Mamak) usahakan semaksimal dimana mobil 4 > WD bisa sampai, disana bermandah bisa tenda (flying camp), bisa sewa rumah > masyarakat atau pondok2 kosong pokoknya ada jalan jika "kincia-kincia jalan" > selanjutnya jalan kaki pergi pagi pulang sore. > > Kalau "mau manja" tinggal bawa badan kaki dan tangan melenggang saja, upah > tenaga harian dengan upah/gaji harian 2 kali lipat dari yang berlaku membawa > segala keperluan logistik dan barang2 yang perlu di bawa ke TKP > > Apa yang tidak akan selesai dengan Uang karena sudah direncanakan dan > dibekali menuju suatu tempat yang sulit sekalipun, > > Tapi ya itu tadi Pak kita-kita belum tahu sejauh mana "ketek gadang sarawa > Tim ini" jika ini "sudah terkondisi" permasalahan bukan gadang sarawa > â„"Ä…gȋ̊ , tapi bagaimana "sarawa gadang tim ini tentunya saku2nyo > gadang-gadang juo bisa bisa barisi padek hehehhehe" > > kalau begitu kita tunggu saja reaksi Gubernur > > Lalu sedikit tentang Bola yang kelihatannya Pak Darwin penikmat sepakbola > yang berada pada level dan standar tinggi > > Betul tahun 1988 itu Olimpiade Pak, Brasil Medali Emas > > 2 tahun selanjutnya (1990) itu Piala Dunia di Itali dimana Jerman juara > dengan gol tunggal penalti bek tangguhh Jerman saat itu Andreas Brehme, Der > Panzer menghempaskan Tim Tanggo Argentina dimana 4 tahun sebelumnya (1986) PD > diMexico, Argentina berhasil menekuk Jerman Barat dengan skor 3-2 sebuah > Final PD yang terbaik dalam sejarahnya saya sejak 1986 ( ini mulai era > televisi siaran lansung awalnya TVRI) sampai Piala Dunia terakhir 2010 di > Afsel selalu menonton Final secara live di televisi dan saya punya catatan > dan tulisan seputar dimana posisi saya ini ringkasannya > > 1986-Mexico > Nonton sama teman2 Asrama IPB > > 1990- Itali > Nonton di Muko-Muko Bengkulu Utara di Mess PU dengan parabola > > 1994-USA > Nonton di Pekanbaru, rumah saudara sepupu pacar saya yang sekarang jadi istri > saya hehehe > > 1998- Perancis > > Nonton bareng di camp mahato Riau sama staf saya, kebetulan saya jadi Site > Manager > > > 2002-Jepang dan Korea > > Nonton di Padang, dirumah saja karena istri saya baranak ketek,(anak ke 3 > umur 3 bulan) > > 2006-Jerman > > Nonton bareng sama kawan-kawan di Mess NGO di Sinabang Simeulue, pas piala > dunia sebelum final Itali-Perancis anak ke 4 saya lahir 23 Juni 2006 (sempat > pulang ke Pku dan menemani istri bersalin di RS Awal Bros Pku) tgl dan bulan > lahir anak ke 4 saya persis dengan pemain pujaan saya Zindadine Zidane > (23/6/72) anak saya laki2 satu-satunya saya kasih nama Zidane :-) (ada > tulisan tersendiri) > > 2010-Afsel > > Nonton bareng sama Istri di Hotel Pangeran Pekanbaru, sekeluarga saya boyong > nginap di Hotel tsb hehehehhe > > > 2014- Brasil > > ..... (Masih kosong Pak :-) > > > Wass-Jepe > @Barong Tongkok-Kubar > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Darwin Bahar" <darwinb@...> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 25 Mar 2013 04:16:06 > To: 'Palanta Rantaunet'<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Cc: <darwin_bahar@...> > Subject: Re: [R@ntau-Net] Tim-Maaf-Gadang Sarawa > > Kisah yang menarik Jepe, alam memang guru yang sangat baik bagi pembentukkan > pribadi arifâ€"sesuai dengan ajaran tetua kita, “alam takambang menjadi > guru†, serta kesukaran-kesukaran yang dihadapi akan membentuk pribadi > tangguh: “Jangan takut dek ombak besar, riak nan tanang membawa karam†. > Berada di alam terbuka juga sarana yang baik dalam penguatan iman, betapa > kecil dan betapa tergantungnya kita kepada kekuasaan dan kasih sayang Sang > Khalik > > Mudah-mudahan kisah ini dapat menginspirasi anak-anak muda di Palanta ini, > baik yang berlatar belakang pendidikan eksakta seperti Jepe, lebih-lebih yang > berlatar belakang pendidikan ilmu sosial seperti saya. > Sekuantitatif-kuantitatifnya Ekonomika, ia tetap ilmu sosial, menyangkut > manusia yang perilakunya tidak mudah dikontrol dan diprediksi, hanya > berdasarkan teori-teori belaka. > > Karya-karya mukibat “Mak Kusie†, mustahil dihasilkan oleh orang yang > kerjanya hanya duduk di belakang meja saja. > > Satantangan Tim Gadang sarawa :), saya ingin menggaris bawahi apa yang Jepe > tulis: > > “TIM GADANG SARAWA baik secara tersurat jika dibandingkan tim survey saya > yang pakai sarawa kolor cincuik saja secara tersirat (sindirin) memang tidak > bernyali atau memang telah terkondisi. Dearah2 seperti itu jika sebenar-benar > Tim sudah ada perhitungan sebelum berangkat dengan membaca situasi dan segala > jenis peta yang dibawa harus berjalan kaki dan menginap ditempat dimana ada > kesulitan yg didapat dalam perjalanan dengan segala kondisi yang terbatas†> > Apa pun niatnya, kinerja Tim ini menunjukkan, bahwa mereka pergi ke lapangan > sama sekali tanpa perhitungan dan perencanaan yang memadai. Akhirnya arang > habis besi binasa, minyak habis goreng tak lamak, anggaran habis, hasil nol > bedar. Hanya karena rasa malu yang sudah defisit, hal tersebut dianggap > sesuatu yang wajar-wajar saja. > > BTW, seingat saya memang Brasil yang memperoleh medali emas Olimpiade Seoul > 1988. Der Panzer, yang waktu itu masih mewakili separuh Jerman (Jerman Barat) > menjadi juara dua tahun kemudian di Italia, melalui gol hasil tendangan > penalti Andreas Brehme, setelah mengalahkan juara bertahan Maradona dkk, yang > empat tahun sebelumnya mengalahkan mereka di final, kalau tidak salah di > Meksiko > > WaLlâhu a‘lam bi as-sawâb > > Wassalam, HDB SBK (L, 69+) > > === > > Re: [R@ntau-Net] Tim-Maaf-Gadang Sarawa > Sat Mar 23, 2013 11:48 pm (PDT) . Posted by: > Bpk Darwin Bahar N.A.H > > Kisah Bpk sungguh membuka dan menyentuh kembali kenangan lama saya ketika > saya baru tamat tahun 1988, sebagai young forester semangat sedang > menggebu-gebu saya memang tidak pikir-pikir â„“Ä…gȋ̊ketika > diajak sebagai tenaga di konsultan (part time) untuk survey tata batas di > sebuah HPH Sulawesi Tengah, dari Bogor awal perjalanan saya memulai > petualangan nyata memasuki rimba belantara selama 23 hari tanpa terputus > merintis dan berjalan serta membuat flying camp di hutan sulawesi tengah yang > khas dengan kayu/pohon Ebonynya > > ---dipotong--- > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
