Angku Muljadi di Jaruman, sarato Sanak Sa Palanta nan Ambo Hormati; Sato saya sakaki.
Masalah skandal Kapa Tuo eks Jaruman Timur ini pernah diangkat ke permukaan oleh beberapa media nasional, antara lain oleh MBM TEMPO, yang membuat Presiden Suharto marah besar dan berujung dengan dibreidelnya media-media tersebut oleh Pemerintah Orde Baru. Tapi kita tahu cerita Habibie di Indonesia bukan hanya tinta kelam Kapa Tuo (plus bau KKN di masa Pemerintahannya), beliau juga menorehkan tinta emas dalam dunia perpolitikan dan sosial di Indonesia. Yang pertama-tama, adalah Pak Habibie—melalui pendirian ICMI di awal tahun 90-an—secara langsung dan tidak langsung melepaskan belenggu represi terhadap Umat Islam selama hampir 20 tahun. Orang seusia saya yang mempunyai akar Islam yang kuat hampir pasti merasakan hal ini. Ketika itu untuk melakukan pengajian di rumah-rumah saja perlu izin RT/RW. Belum lagi provokasi-provokasi berdarah seperti Peristiwa Tanjung Priok dan Peristiwa Lampung. Untuk Peristiwa Tanjung Priok ini, bahkan sanak kita Jusfiq Hadjar St Marajo Lelo “mencarut-maruti” Mendiang Jendral LBM yang dianggapnya bertanggung jawab terhadap peristiwa pelanggaran HAM berat tersebut. Dalam kaitan ini, jasa Pak Habibie yang memberikan kesempatan luas dan beasiswa bagi sarjana-sarjana beragama Islam untuk melanjutkan studi ke LN, tentu tidak dapat dilupakan. Ada suatu masa, di mana ketika Dep Keuangan dipimpin oleh Menteri JBS, dari 10 pegawai Dep Keu yang dikirim ke LN, hanya dua yang beragama Islam (!) Kedua adalah Pak Habibie yang membuka keran demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia. Kebebasan pers yang sampai hari ini masih dinikmati masyarakat Indonesia, IMHO, tidak dapat dipisahkan dari apa yang dilakukan Pak Habibie di masa pemerintahannya. Ketiga, di masa pemerintahannya, Pak Habibie juga berhasil mengatasi hyperinflasi di Indonesia di tahun sebelumnya dari 70 persen-an menjadi sekitar 12 persen-an. Keempat, keberaniannya melakukan terobosan dengan memberikan kebebasan kepada masyarakat Timor Timur melalui referendum untuk tetap bergabung atau memisahkan diri dengan NKRI. Walaupun hasil referendum, yakni lepasnya Timor Timur dari NKRI, diratapi oleh sebagian orang, kalau kita setia pada cita-cita proklamasi dan mukadimah Konstitusi RI, tidak ada yang perlu disesali. Apa lagi kita tahu bergabungnya Timor Timur ke NKRI lebih banyak bersifat akal-akalan politik dan militer. Malah secara pribadi—melihat kondisi masyarakat Papua sampai saat ini (dulu saya pernah 4 kali ke sana)—saya lebih suka Papua lepas saja dari Indonesia. UUD Otonomi Daerah yang pertama, yakni UU 22 dan 25 Tahun 1999, juga merupakan produk Pemerintahannya Habibie Dan last but not least, Pak Habibie telah mengajarkan etika berpolitik yang tinggi. Setelah laporan pertanggungjawabannya ditolak MPR hasil Pemilu 1999, dia menolak dicalonkan kembali oleh Golkar. WaLlâhu a‘lam bi as-sawâb Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 69+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok ==== Aw: Re: Re: [R@ntau-Net] Salahgunakan Ambulans Sun Mar 24, 2013 2:06 am (PDT) . Posted by: "Muljadi Ali Basjah" Ass.W.W. Yth. Pak Taufik Rasyid. Kaba2nyo, Kapa Tuo ntun, memang nan ado alat pemanas, indak ado AirkonCingdisonnyo doo. Salain Macan Ompong/Harimau Tuo nan indak batariang, batukuak puloo topingnyo jo Sampah Kijok2/ Alias Lampu Hiro-/Fuku-shima. Kabanyo Tariang/Jajinyo babali pulo dari nagari Obami Obama, tadanga siaran "Radio Dengkul" Indak talok ambo magaiah pandangan doo P'Taufik, dek Angku nan bisa mancaliak/memandang Lampu Fukushima ntun, dari jarak dakek dan bisa pulo manonton Filem nan baru2 iko di-takok2 uok Para Dunsanak sia Bintang pandampiang Aktor Utamanyo. Wassalam. P'Taufik rang 4-Angkek, Muljadi Ali Basjah. Gesendet: Sonntag, 24. März 2013 um 09:51 Uhr Von: [email protected] An: [email protected] Betreff: Re: Aw: Re: [R@ntau-Net] Salahgunakan Ambulans Angku Mulyadi di Juruman -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
