Kanda Saaf sarato Sanak Sa Palanta nan Ambo Hormati;

Apa yang Kanda Saaf kemukakan itu tampaknya didukung oleh sejumlah ahli.
salah satunya  ahli Indonesia terkemuka dari AS Prof William R Lidle di
Harian Kompas 19/03/13  (Venezuela, Brasil dan Indonesia), yang
memperbandingkan Indonesia dengan Brasil, yang mengutip Bank Dunia mempunyai
perekonomiannya tergolong maju dan stabil / ekonomi terkaya ketujuh di
dunia, dan menyimpulkan, bahwa posisi Indonesia sebagai negara terbesar di
Asia Tenggara dan terbesar ketiga di dunia, tidak banyak berbeda dengan
Brasil yang merupakan negara terbesar di Amerika Latin, sehingga tingkat
keberhasilan Brasil tidak sulit dicapai di Indonesia asal masyarakat pintar
memilih pemerintahan yang tepat.        

Tentang angka pertumbuhan yang sekitar  6% itu yang sering
dibangga-banggakan sebagai keberhasilan Pemerintahan SBY-Boediono itu kan
merupakan "windfall profit.

A Prasetyantoko (Kompas Rabu, 22 Februari 2012), mengutip publikasi Bank
Pembangunan Asia (2010) berjudul Asia 2050: Realizing the Asian Century,
menunjukkan terjadinya perubahan lanskap pertumbuhan global di mana
episentrum akan berpindah dari negara-negara maju ke kawasan Asia.
Pusat-pusat keuangan akan bergesar ke Asia, ditandai dengan membanjirnya
likuiditas ke kawasan tersebut. Dengan demikian, perekonomian Asia akan
maju, bahkan tanpa perlu kerja keras pemerintah sekalipun.

semoga bangsa ini bisa bertahan dengan baik sampai 2014, dan tidak salah
pilih pemimpin lagi pada Pilpres di tahun tersebut

Wassalam, HDB SBK (L, 69+), Depok  

 

--- In [email protected], "Dr Saafroedin Bahar"
<saafroedin.bahar@...> wrote:

> 

> Sanak Darwin Bahar, Pemerintah kita tentu saja tidak mau menampilkan
ranking HDI Indonesia yg demikian jeblog. Yang selalu dibangga-banggakan
rezim SBY ini adalah angka pertumbuhan ekonomi makro yang hanya kurang lebih
6% itu, yang sama sekali tak ada maknanya bagi Rakyat. Carilah calon
presiden yang lebih berfihak kepada kepentingan Bangsa ini. Momennya tahun
depan.

> Wassalam,

> SB.

> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke