Adidunsanak di Palanta! Sabalun Tiger-Mandala menjalani rute Padang-Singapura, Pak Wagub Sumbar lah duduak sameja jo Dirut Garuda, Emirsyah Syatar di kantua Garuda Senayan City. Kabatulan ambo ikut hadir.
Kesepakatan waktu itu, Garuda siap melayani rute tersebut asal Pemda Sumbar mau memberikan subsidi agak setahun, sampai jalur ko stabil. Pak Wagub, Wabup Tanah Datar dan Wako Sawahlunto waktu itu menyatakan siap. Ambo ndak tahu apokoh daerah lain mau atau indak. Pak Wagub MK bersedia dengan alasan, jangan dilihat berapa pengunjung yg datang dalam setahun itu dan dibandingkan dengan subsidi nan diagiahkan, tetapi lihatkan efek kunjungan setelah jalur ini bisa jadi jalur gemuk melalui pelayanan dan promosi garuda serta promosi Wisata Sumatra Barat. Salah satu paket yg akan dikembangkan bersama oleh garuda waktu itu adalalah program main golf di Malibo Anai sekali seminggu. Ambo kiro mungkin ado Pemda nan bapikia ulang, kalau garuda diagiah subsidi, jangan_jangan nan bulak baliak Padang-Singapura tu urang awak se isinyo. Tapi, salah satu halangan tak bisa memberikan subsidi adalah Edaran Mendagri. Pitih kalua APBD tu harus jaleh wujudnyo, tamasuak untuk bansos. Kembali soal potensi wisata, rang awakko ibarai sibisu barasian. Rumah nampak, bajalan sagan. Co caliak promosi lewat Tour de Singkarak nan cukup besar. Tapi, bagitu TdS usai, aparat dinas kepawisataan lalok lo. Jadi, nunggu proyek sajo. Sangenek dari ambo Salam Syaf/Bogor Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 31 Mar 2013 03:40:53 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Penutupan Jalur Singapura – Padang, --> Mimpi aktifkan Bandara2 Kecil di Sumbar Pada acara ITB Berlin awal beberapa minggu yang lalu di jerman, ada diskusi kecil kecilan dengan salah satu delegasi sumbar. Maaf saya lupa nama beliau. Yang ingat hanya beliau urang Sianok. Tapi beliau ketua fraksi Golkar di DPRD Sumbar. Juga ada bapak Walikota Sawahlunto bersama kepala dinas pariwisata nya. Ada ide untuk mengajak duduk bersama urang awak nan benar benar "bakureh" di dunia pariwisata. Perlu didengar apa keluhan dan masukan tentang pengembangan pariwisata Sumbar. Karena mereka yang selama ini menjual Sumbar dengan paket paket wisatanya. Seperti sanak Yulhendri dari Medan. Dimana setiap manggaleh ke Eropa dua sampai empat kali setahun selalu ada brosur sumatera barat dengan rumah bagonjong dan jam gadangnya. Atau sanak Edwin nan urang Batusangka yang jadi ketua Asita Jogja. Dan banyak yang lain lagi dan cukup berhasil di bisnis ini. Setentang tidak terbang lagi Tiger atau Mandala lansung PDG-SIN-PDG yang jelas persoalan utama semata mata masalah jumlah isian penumpang yang jauh dibawah angka aman. Saat ada info rencana penutupan saya sempat mempertanyakan hal ini kepada pak Made comersial manager Mandala. Jawaban hampir sama. Berat pak. Setuju dengan saran pak Adrianof, dan kita perlu fokus ke hal hal yang mungkin dikerjakan. Tanpa menutup peluang yang ada. Salam, Ibnu - urang Kamang Ibnu - urang Kamang </div> Sent from my BlackBerry® smartphone provided by mobily -----Original Message----- From: Andrinof A Chaniago <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 31 Mar 2013 09:39:59 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Penutupan Jalur Singapura – Padang, --> Mimpi aktifkan Bandara2 Kecil di Sumbar Kenapa tidak tuntaskan masalah dihentikannya penerbangan Mandala Padang - Singapore dulu? Selalu menjalar jauh kemana-mana tetapi untuk sesuatu yang meraba-raba? Menurut saya, tanpa wisata maksiat, jumlah wisman ke Sumbar itu berpotensi dinaikan dari cuma sekitar 100 ribu per tahun menjadi 500 ribu orang. Lama-lama mungkin sekali bisa dinaikkan menjadi satu setengah juta. Hitungan sederhananya, hanya dengan mengambil 2,5% wisman yang mau berkunjung ke Malaysia dan Singapore. Ingat saja, jumlah total wisman ke kedua negara ini sekarang per tahun sudah hampir 40 juta orang. Sedangkan KL dan Singapore itu tidak sampai 1 jam penerbangan dari Padang. Karena itu, sekitar separuh atau lebih, wisman ke Sumbar paling mungkin datang lewat Singapore. Berapa potensi kenaikan PDRB dengan kenaikan jumlah wisman antara 500 ribu hingga 1,5 juta itu? Kurang lebih Rp 1,5 triliun! Potensi daerah-daerah destinasi wisata di Sumbar jelas: khas, alami dan kaya dengan kondisi alami eksotik. Masalahnya tinggal di manajemen pemerintahan. Terima kasih. Andrinof 2013/3/31 <[email protected]> > > > Sanak sapalanta nan dimuliakan > > Sabananyo sanangnyo > > Pemda setempat, panggia sajo Sekolah Penerbangan utk mambuek sakolahnyo di > daerah tsb. Tantu mrk akan mambuek sagalonyo nan bakaitan jo Penerbangan di > daerah tsb. > > Soal trayek penerbangan lah kaji manurun tu mah. > > Iko bocoran nan ambo dapek dari mantan Bupati Dhamasraya > > Sangenek, > > > > Wassalam, > anwardjambak 44+, > mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), > > "Maminteh Sabalun Hanyuik....!!! > > Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
